Meski Warga Sempat Menolak, AA Gym Tetap Ceramah dalam Rangka Maulid Besok

Suasana di Masjid Jami Al Makmuriah, Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Minggu (8/1/2017) malam


Beritaterheboh.com - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI bersama ulama Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym menggelar tablig akbar di Masjid Al Makmuriah Pulau Pramuka Kepulauan Seribu, hari ini. Meski sempat ada permintaan dari sejumlah warga untuk menunda acara tersebut hingga Pilkada DKI 2017 selesai, acara akan tetap dilangsungkan.

Pantauan Liputan6.com, halaman Masjid Al Makmuriah sudah lengkap dengan tenda dan panggung untuk ulama yang diundang. Sejumlah pekerja juga tampak sedang merapikan jendela masjid agar tidak mengganggu pandangan peserta acara.

Dari spanduk yang terpampang, acara tersebut bertemakan Tadabbur Alquran. Acara akan dilakukan pukul 12.00 WIB usai salat zuhur berjamaah.

Salah satu pengurus masjid, Hajat (64), mengatakan kegiatan tersebut memang akan tetap dilaksanakan. Masyarakat pun menurutnya senang dengan kedatangan tokoh ulama kondang Aa Gym.

"Ya saya sih senang saja ya. Karena yang datang kan ulama. Saya tidak berpikiran buruk apa-apa," tutur Hajat di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Senin (9/1/2017).

Hajat tidak menampik adanya sejumlah warga yang menyatakan keberatan dengan kedatangan sosok tersebut. Terlebih, rombongan yang datang juga merupakan anggota peserta aksi 212 yang menyatakan bahwa salah satu peserta Pilkada DKI yakni Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok telah menistakan agama.

"Kemarin lah ya. Sebelum acara ini memang sempat warga beberapa ada yang mengeluhkan soal acara ini. Aa Gym takutnya malah politik gitu. Warga, ya nggak semua ya, nggak mau lagi ada yang begitu. Apalagi ada yang bilang tersinggung dibilang imannya kurang sama FPI," jelas dia.

Dia mengatakan, sebagian warga Pulau Pramuka yang menolak tidak akan menggelar demo penolakan, apalagi kegiatan tersebut sifatnya spiritual.

"Ya nggak demo. Mereka ya sembunyi-sembunyi saja menyampaikannya. Cuma khawatir saja malah bikin warga beda-beda gitu," ujar Hajat.

"Di sini aman kok. Memang ada warga yang juga bilang ini berbau politik. Nanti ngomongin pemimpin. Tapi nggak rusuh," Hajat menandaskan.
 
Sebelumnya diberitakan Abdullah bin Saidah, perwakilan warga sekaligus orang yang dituakan mengatakan, warga sangat menghormati dan menghargai rencana kedatangan Aa Gym dan rombongan GNPF MUI. 

Namun menurut dia, tablig akbar lebih baik ditunda jika memuat isu penistaan agama.

Abdullah menyatakan, ada beberapa alasan warga terkait permintaan ditundanya tabliq akbar. Pertama, isu penistaan agama dirasa sangat sensitif apalagi penyelenggara tablig akbar ini merupakan penyelenggara beberapa aksi massa anti salah satu seorang kandidat. Kedua, warga Pulau Pramuka hampir 60 persen memiliki ikatan saudara.

"Apa tega melihatnya, karena aspirasi kami berbeda dan isi ceramah tablig akbar berbau politik membuat kami berpecah belah. Warga Pulau sudah tenteram," kata Abdullah, Jakarta Utara, Minggu (8/1/2017).

Dia menyatakan, ceramah tentang agama baik saja buat masyarakat tetapi kenapa digelar bersamaan dengan momentum pilkada. Dia juga tidak mau jika nanti isi tausyiah justru hanya untuk menyudutkan atau terus menjelek- jelekan salah satu pasangan calon.


"Bijaklah, karena kami sudah sejak lama aman dan tenteram. Dan jangan buat kami berpecah belah di antara kami hanya karena kami berbeda pilihan," tegas dia.

Di samping itu dia juga menuturkan, sangat menyesalkan terkait ucapan salah satu saksi dalam sidang Ahok yang tega menyebut warga Kepulauan Seribu kurang iman. Sebab menurut dia, pernyataan itu sudah membuat sebagian warga tersinggung.


Abdullah menambahkan, pihaknya belum mengetahui secara pasti apakah acara itu sudah memiliki izin atau belum. Karena menurut dia, kebanyakan warga Pulau Pramuka tidak tahu rencana tablig akbar tersebut dan masih bertanya-tanya.

"Saya menghormati Aa Gym. Namun kalau belum berizin sebaiknya ditunda dulu," kata dia.

Meski begitu dia menyatakan tablig akbar bisa digelar usai Pilkada DKI Jakarta nanti. Saat ini, kata dia, banyak warga yang bertanya-tanya kenapa tablig akbar digelar dadakan.

"Setelah masa Pilkada DKI selesai silakan saja. Ini kan masa kampanye, bisa jadi orang akan anggap A'a Gym tengah berkampanye apalagi di dalam masjid,  jelas pelanggaran," kata Abdullah.(liputan6.com)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Meski Warga Sempat Menolak, AA Gym Tetap Ceramah dalam Rangka Maulid Besok"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.