Diduga Ada Pencucian Uang Dana Aksi Bela Islam, Polisi Gandeng PPATK untuk Selidiki




Beritaterheboh.com- Mabes Polri menggandeng PPATK dalam dugaan pecucian uang yang menyerempet nama Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Bachtiar Nasir.

"Kita tahu ada penghimpunan dana dari umat ya. Kita sedang pastikan bahwa (ada) penyimpangan penggunaan dana itu yang kita sedang proses. Kita dalami (temuan awal) dalam pemeriksaan," kata Dir Tipideksus Brigjen Agung Setya di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu (8/2).

Menurut jenderal bintang satu ini, pihaknya telah mengantongi banyak bukti namun tidak bisa menyampaikannya pada media. Pelapor dalam kasus ini disebutnya juga banyak.

"Banyak, data dari macam-macam. Dari PPATK juga ada. (Dana itu ke mana saja) ada banyak informasi, nanti kita dalami. (Peran Nasir) nantilah, kita tanyakan dulu kepadanya," imbuhnya.

Nasir sedianya akan diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait yayasan Keadilan Untuk Semua pada Rabu (8/2) namun dia tidak muncul.

Sebagaimana diketahui rekening yayasan tersebut sempat diumumkan kepada publik untuk menerima dana dari umat Islam untuk aksi Bela Islam II pada 4 November dan Bela Islam III pada 2 Desember.

Namun, belakangan Sekretaris Jenderal DPP Front Pembela Islam (FPI) Jakarta Novel Chaidir Hasan mengatakan seruan di medsos untuk memberikan sumbangan terhadap rencana Aksi Bela Islam III palsu.

Novel mengatakan GNPF-MUI tidak membuka rekening donasi untuk aksi Bela Islam III. Pernyataan Novel itu dimuat oleh JPNN.com.

Novel saat itu mengimbau umat Islam berhati-hati dengan adanya oknum yang memanfaatkan momen Aksi Bela Islam untuk mengeruk keuntungan.

Masalahnya, menurut polisi, rekening itu benar ada dan telah ada dana yang masuk yang kemudian diduga disalahgunakan dan uangnya diambil melalui pencucian uang itu.(beritasatu.com)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Diduga Ada Pencucian Uang Dana Aksi Bela Islam, Polisi Gandeng PPATK untuk Selidiki"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.