Ketua MUI: Wajib Shalatkan Setiap Jenazah Muslim, Hanya Allah yang Berhak Menghukumi Munafik atau Kafir






Beritaterheboh.com – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Zainut Tauhid Saadi mengatakan wajib bagi orang Islam untuk mensalatkan Muslim yang meninggal meski yang bersangkutan dituduh munafik atau kafir.

“Kita tidak boleh menghukumi seseorang itu munafik atau kafir, yang berhak hanya Allah SWT,” kata Zainut di Jakarta, Sabtu.

Dia juga mengingatkan kepada umat Islam mengurus jenazah hukumnya fardhu kifayah. Maka umat Islam bekewajiban memandikan, mengkafani, mensalatkan dan menguburkan bagi seorang jenazah Muslim.

Fardhu kifayah, kata dia, artinya jika tidak ada seorangpun yang melaksanakannya, dalam konteks ini mengurusi jenazah, maka semua orang yang mukim atau bertempat tinggal di daerah tersebut berdosa.

Menurut dia, sahabat Nabi Muhammad SAW yaitu Umar bin Khattab RA pernah berkata, “dulu ketika Rasulullah masih hidup untuk menilai apakah orang itu munafik atau tidak itu dijawab dengan turunnya wahyu Allah. Tetapi setelah Rasulullah wafat maka untuk menghukumi seseorang itu beriman atau tidak hanya bisa dilihat dari yang tampak lahirnya bukan batinnya.”

Nabi SAW, kata dia, bersabda “kita hanya menghukum apa yang tampak dan Allah SWT yang menghukum apa yang tersimpan di hati.”

Sabda itu, lanjut Zainut, menunjukkan tidak bolehnya memvonnis keyakinan dan kepercayaan orang lain sepanjang orang tersebut masih memperlihatkan ke-Islamannya.

Pesan Zainut tersebut terkait terdapat kabar pengurus masjid yang enggan mensolatkan jenazah Muslim yang menjadi pendukung terdakwa kasus dugaan penistaan agama Islam.

“Memang secara resmi sampai saat ini MUI belum mendapatkan laporan dari masyarakat tentang kejadian ini. Semoga saja hal tersebut tidak benar,” kata dia.

MUI, kata dia, mengimbau kepada semua umat Islam agar bersikap proporsional, tidak melampau batas. Umat Islam harus tetap menjaga persaudaraan. Umat Islam harus saling membantu dan menolong saudara yang terkena musibah itu perbuatan yang sangat terpuji.(antaranews.com)

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Ketua MUI: Wajib Shalatkan Setiap Jenazah Muslim, Hanya Allah yang Berhak Menghukumi Munafik atau Kafir"

  1. Assalamu'alaikum pak Ustadz, saya mau bertanya nih. Jika seseorang yg kita ketahui muslim secara zahir nyata-nyata mendukung pemimpin/calon pemimpin non muslim atau berteman akrab yg saya ketahui dilarang oleh syariat (dihukumi haram), apakah masih ada kewajiban menshalatkannya? Mohon pencerahannya pak Ustadz, jazakallahu khair.

    ReplyDelete

Note: only a member of this blog may post a comment.