Sandiaga Uno Disoraki Warga Karena Jam Karet, Warga Ngeluh Begini




Beritaterheboh.com - Calon Wakil Gubernur Sandiaga Salahuddin Uno disoraki oleh warga saat tiba di Jalan Batu Tumbuh, Kelurahan Kramat Jati, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur pada Rabu (15/3/17) siang.

Bahkan sejumlah warga menyeletuk "jam karet" ke Sandi, karena agenda yang seharusnya persis dimulai pada pukul 11.30 WIB harus tertunda hingga pukuk 13.00 menunggu kehadirannya.

"Capek, panas mas, padahal kita sudah nungguin sejam lebih tapi pak Sandi belum juga datang. Kan kasihan anak di rumah belum dimasakin," ujar Maryam, 47, warga RT03/RW06 Kelurahan Kramat Jati.

Ia mengaku lokasi sosialisasi yang dilakukan di halaman kecil rumah seorang warga dengan hanya lindungan terpal biru tipis tidak mampu menghilangkan terik sinar matahari yang sudah membuat dirinya dan puluhan ibu rumah tangga berkeringat.

"Ya gak apa-apa deh mas, namanya juga kita ingin dengerin visi dan misi dari pak Sandi Uno," katanya.

Sementara itu, Erna, 51, meminta agar Sandi amanah dengan janji-janjinya dan tidak sekedar hanya memberi angin surga bagi masyarakat ibukota.

"Ini saja ngaretnya sudah mau satu setengah jam, semoga nanti kalau sudah jadi Wakil Gubernur tidak ngaret lagi," tuturnya.

Sandiaga mengakui dirinya datang terlambat karena harus menghadiri acara Asosiasi Rekanan Pengadaan Barang & Distribusi Indonesia (ARDIN) di Hotel Sultan Jalan Jenderal Sudirman.

"Mohon maaf bapak dan ibu, saya tadi baru saja menghadiri acara lain bertemu dengan pak Bambang Soesatyo dari Golkar," ujar Sandiaga.

Ia mengaku persoalan kemacetan di depan Pasar Kramat Jati saat dirinya hendak menuju ke lokasi acara juga turut membuat dirinya terhambat dalam proses perjalanan.

"Nanti akan kita tata para PKL supaya bisa masuk ke dalam pasar dan tidak memacetkan jalan, masalah parkir sembarangan di pinggir jalan juga kita cari solusinya," tambahnya.(beritasatu.com)



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sandiaga Uno Disoraki Warga Karena Jam Karet, Warga Ngeluh Begini"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.