Syukurlah... Akhirnya Spanduk “Tolak Jenazah Pendukung Ahok” Dicopot Warga




Beritaterheboh.com - Polemik soal Spanduk Provokatif yang diprakarsai Timses Anies Baswedan demi raih suara Pilkada sudah tidak melihat etika dan estetika, bahkan juga terjadi penodaan Agama Islam dalam hal ini. Apa pasal? Memandikan Jenazah hukumnya Fardhu Kifayah, dimana hal tersebut adalah Sakral dan diatur dalam Agama Islam. 

Timses Anies sengaja menghembuskan isu ini untuk dapat simpati dari konstituen, tentu saja ingin merebut kantong Ummat Islam dengan pencitraan paling Islami karena sudah bertemu Rizieq FPI, menunggangi Aksi Bela Islam dan Kampanye di Masjid Masjid.



Permainan kotor Anies ini sampai pada level menggunakan Masjid sebagai posko Kampanye yang seolah Bela Islam padahal justru menista Islam dengan menampilkan Islam yang galak dan penuh ancaman-ancaman bagi pemilih Ahok, bahkan menggunakan Ustadz yang FPI untuk menghembuskan isu bahwa baju Kotak Kotak adalah musuh Islam.

Masyarakat Jakarta tidak bodoh, dan hal semacam ini harus dilawan melalui Jalur Hukum yang jelas dan ditegakkan dengan tegas.

Akhirnya….



Luar biasa. Memerlukan waktu 3 hari sejak pelaporan ke Polres Jakut. Negosiasi yang alot dilakukan. Provokasi dan intimidasi terstrukrur oleh DKM Masjid Nurul Hidayah. Setelah terpasang 10 hari lebih akhirnya diturunkan juga. Penurunan yg menghadirkan Kapolsek dan anggota kepolisian dari Polres jakut dgn memakai baju koko tanpa memakai baju dinas….(gerpol.com)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Syukurlah... Akhirnya Spanduk “Tolak Jenazah Pendukung Ahok” Dicopot Warga"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.