Keterlaluan...!! Belum Jadi Panglima, Jokowi Dan Hadi Tjahjanto Sudah Kena Fitnah PKI

 

Beritaterheboh.com - Mengerikan memang apa yang sudah dihalalkan oleh kubu sebelah untuk melakukan serangan kepada Presiden Jokowi. Hal-hal yang sebenarnya secara etika, moral, dan bahkan agama sebenarnya tidak pantas dilakukan, kini semakin marak dilakukan oleh akun-akun dengan membawa-bawa nama Muslim. 

Seolah-olah mereka sedang membuat pembenaran bahwa mereka bisa melakukan fitnah dan hoaks.

Sudah beberapa dari mereka yang sudah kena cyduk, tetapi tidak juga membuat jera yang lain. Apakah karena ada yang mengamankan mereka setelah kena cyduk?? Apakah setelah kena cyduk mereka akan disejahterakan oleh para kader mereka?? Entahlah, tetapi proses cyduk yang dilakukan tidak mengurangi aksi-aksi fitnah dan hoaks. Bahkan meski sudah berkurang dengan diungkapnya Saracen, tetap saja banyak pembuat dan penyebar hoaks.

Hal ini juga terjadi saat Presiden Jokowi menyerahkan calon tunggal KSAU Hadi Tjahjanto, sebagai Panglima TNI menggantikan Panglima TNI sekarang Gatot Nurmantyo yang akan memasuki masa pensiunnya. Seperti yang sudah-sudah, Presiden Jokowi selalu saja kena fitnah sebagai seorang PKI dan kali ini pun dalam proses pergantian Panglima, Presiden Jokowi masih juga dituduh sebagai PKI.

Entah siapa yang memulai dan siapa yang memutar balikkan serta memberikan konfirmasi sahih bahwa yang ikut PKI 65 adalah TNI AU. Padahal sudah jelas, dalam peristiwa PKI 65, TNI AU dan TNI AL adalah dua angkatan yang tidak ikut serta dalam aksi kudeta yang (diduga) akan dilakukan oleh PKI 65. Kalaulah seandainya benar, negara ini pada tahun 65 akan menjadi sangat kacau.

Bagaimana tidak kacau, TNI AD berperang melawan TNI AU yang dituduh PKI pada saat itu. Padahal dengan passifnya TNI AU, itu membuktikan bahwa mereka tidak ada keterlibatan apapun. Malah TNI AD yang menjadi sebuah gerakan yang diduga adalah untuk mengkudeta Presiden Soekarno pada saat itu.

Tuduhan bahwa Presiden Jokowi adalah PKI dan memilih Panglima TNI dari unsur AU sebagai pembenaran tuduhan Presiden Jokowi adalah seorang PKI adalah sesuatu yang tidak boleh terus dibiarkan. Dan hal ini memang benar-benar sedang diseriusi oleh Dinas Penerangan AU (DispenAU). Melalui akun twitternya, TNI AU sudah mengingatkan para penyebar hoaks dan fitnah untuk bersikap bijak dan tidak meneruskan hoaks dan fitnah yang dilakukan.



Yang paling parah ada juga yang menuduh Panglima TNI sekarang diganti karena Pro Islam. Lah, Panglima TNI Gatot Nurmantyo diganti karena sudah mau pensiun. Dan kalau mau katakan Panglima Gatot Pro Islamnya Rizieq jelaslah bukan. Panglima Gatot saja menyebut model orang kayak Rizieq itu pemecah belah.

Hal-hal seperti ini memang harus ditindak tegas. Dan apa yang sudah dilakukan oleh DispenAU suah sangat tepat. Memberikan peringatan pertama terlebih dahulu sebelum melakukan tindakan hukum lain jika masih saja melakukan tindakan yang sama. Apalagi tahun depan sudah memasuki tahun politik dan fitnah serta hoaks akan semakin massif menyebar di media sosial dan di tengah-tengah masyarakat.

Dan untuk ikut terlibat memerangi hoaks dan fitnah seperti inilah juga yang menjadi salah satu fokus Indovoices. Kami ingin turut serta aktif dalam melawan dan mengklarifikasi hoak dan fitnah yang disebar. 

Karena hal ini jika terus dibiarkan akan menjadi penyebab pecahnya NKRI. Dan sudah ada contoh negara perang saudara hanya gara-gara hoaks dan fitnah.

Karena itu, kami mengundang para pembaca juga terlibat langsung dalam proxy war ini. Bisa terlibat jadi penulis, bisa juga terlibat ikut menshare setiap tulisan yang ada di Indovoices. Dan tentu saja yang paling penting ikut menshare info akurat dan benar ke ruang lingkup pergaulan, tempat tinggal, dan perkerjaan serta sekolah atau kampus. Semua ini penting karena kita harus turut serta dalam mempertahankan NKRI.

Mari terus bersuara dan bergerak, karena diam saat ini bukanlah sebuah pilihan saat negara sedang dalam kegentingan.

Salam NKRI.

(indovoices.com)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Keterlaluan...!! Belum Jadi Panglima, Jokowi Dan Hadi Tjahjanto Sudah Kena Fitnah PKI"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.