Menyindir? Fadjroel Rachman: Trotoar Kota Surabaya Lebar Bersih dan Tanpa . . . Ah Sudahlah Nasib Orang Jakarta

 Fadjroel Rachman: Trotoar Kota Surabaya Lebar Bersih dan Tanpa . . . Ah Sudahlah Nasib Orang Jakarta

Beritaterheboh.com - Fadjoel Rachman selaku Komisaris Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk menuliskan cuitannya di akun twitter @fadjroeL, Sabtu (30/12/2017).
 
Dalam cuitannya tersebut, mantan aktivis mahasiswa itu juga melengkapi sebuah unggahan berupa foto trotoar di Surabaya

"Trotoar di Kota Surabaya lebar bersih dan tanpa.... ah sudahlah nasib orang Jakarta. Selamat pagi Surabaya." tulisnya

Netizen yang mengetahui cuitan tersebut sontak membalas

@wahyonokuP: Pagi bang @fadjroeL, Surabaya makin tertata bersih , rapih, PKL diberikan tempat yg layak!

@alun190885: bndingin yg bru berapa bulan sama yg thunan..yaelah bang setidak nya lw tdk suka sama gubernur yg sekarang tp jgn sampai hilang narasi logika akal sehat..lw kritik yg mmbangun lah.

@mamadudut: I love bu risma.. sy warga sby setiap pulang sll kagum sm perubahan2  galak2 bu risma dicintai rek soalnya utk kebaikan,galak mah penting!

@ahdiyat_78: padahal katanya jkt pernah di pimpin orang2 hebat..?

@NurusSolichah: Pagi bang fadjroel,mudah2an jkt jg semkn teratur dan rapih,terutama tnh abangnya kok rasanya complicated banget,dan jg semoga pemimpinnya amanah.

@fayrahman90: Klo politiknya bersih, suasana akan ikut bersih; mulai dari hati, pikiran, agama, juga lingkungan. Selamat pagi Om

@rockdarweis: pagi2 dah nyindir aja pak hehe

@hudanezius: Di Jakarta lebih oke deh bisa jalan sambil shopping manjahh

Diketahui, beberapa waktu yang lalu kawasan Tanah Abang Jakarta Pusat menjadi sorotan lantaran dinilai semrawut karena banyaknya pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di trotoar.

Kemudian, pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini telah berupaya untuk mengatur kesemrawutan tersebut.

Konsep penataan Tanah Abang adalah dengan menutup satu ruas jalan di Jalan Jatibaru Raya yang berdekatan dengan Stasiun Tanah Abang.

Ruas jalan yang ditutup tersebut kemudian digunakan sebagai tempat berdagang oleh Pedagang Kaki Lima (PKL), sedangkan satu ruas jalan lain digunakan untuk jalur bus transjakarta.

Dilansir dari Kompas.com Minggu (24/12/2017), selama berjualan disana, PKL difasilitasi tenda dan diberi waktu berjualan mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB.

Pihaknya mengatakan cara ini diharapkan bisa menjadi solusi atas kesemrawutan Tanah Abang selama ini. Trotoar diharapkan bersih dari PKL, kemacetan hilang, dan ojek online, serta ojek pangkalan lebih tertib dalam mengambil penumpang.

Bahkan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, berdasarkan data yang ia peroleh, penataan kawasan Tanah Abang berdampak positif.

Ia menyebut 3.200 lapangan pekerjaan terbuka akibat penataan ini.

"Tapi awalnya mungkin kami sudah bisa memberikan konfirmasi bahwa sekitar 3.200 lapangan pekerjaan terselamatkan berkat penataan tersebut," ujar Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat, (29/12/2017).

Hari ini, Pemprov DKI Jakarta untuk pertama kalinya memaparkan hasil evaluasinya terkait penataan kawasan Tanah Abang.

Sandi juga menyampaikan, hingga hari ini pengguna transjakarta di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat mencapai angka 13.000 penumpang.

"Hal ini menunjukkan integrasinya berjalan dan yang perilaku yang kami lihat adalah bahwa kesadaran masyarakat untuk mulai mengintegrasikan layanan transportasi massal," kata dia.

Menurut Sandi, penataan Tanah Abang untuk jangka panjang juga akan dilakukan berbasis data dengan fokus penyelesaian masalah pengangguran, kemiskinan, dan ketimpangan.

"Jadi itu yang kita harapkan masyarakat ikut membantu dan menyukseskan program yang berbasis untuk menyelesaikan tiga masalah utama di ibu kota dan di seluruh Indonesia," kata dia.

Sandi mengatakan, pelaksanaan konsep penataan Tanah Abang masih terus dipantau saat ini.

Dia bahkan membuat jadwal khusus evaluasi penataan Tanah Abang melalui data-data Jakarta Smart City.

"Kami akan pantau every week, Friday. Jadi kalau hari Senin itu Road to WTP, hari Jumat nanti kami akan paantau semua penataan yang berbasis data. Jakarta Smart City sudah kita terjunkan dan mereka akan melihat heatmap," ujar Sandiaga di Pondok Aren, Tangerang Selatan, Senin (25/12/2017).

Jakarta Smart City akan memantau pergerakan masyarakat di kawasan Tanah Abang.

Sandiaga puas karena jumlah penumpang bus transjakarta yang wara-wiri di Tanah Abang semakin meningkat.

Meskipun demikian, penataan Tanah Abang ala Anies-Sandi banyak mendapatkan kritik.

Bahkan ada muncul petisi terkait penolakan penataan Tanah Abang.(tribunnews.com)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Menyindir? Fadjroel Rachman: Trotoar Kota Surabaya Lebar Bersih dan Tanpa . . . Ah Sudahlah Nasib Orang Jakarta"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.