Curhatan Istri Polisi Ini Viral, Suaminya Pilih Bersama Pelakor dan Terlantarkan 3 Anak Yang Masih Balita!!


Bripka Eddie Naibaho bersama selingkuhannya RS 


Beritaterheboh.com - Friska Siagian, istri Bripka Eddie Naibaho, yang saat ini bertugas di Polres Samosir, mengunggah kisah perselingkuhan suaminya, dengan wanita bersuami RS di akun facebooknya, Jumat (9/2/2018).

Namun Eddie sudah dilaporkan ke Polres Samsosir dan Polda Sumut, masih bertugas seperti biasa.

Padahal Eddie dikabarkan sudah mempunyai anak dari selingkuhannya RS, meski belum resmi bercerai dari Friska.

Tak hanya itu, selama pisah rumah, Eddie tidak memberikan nafkah bagi ketiga anaknya,  Hotman Noel Naibaho (10), Sion Chirstofer Naibaho (8), dan Marcello Dorman Naibaho (6).

Friska, PNS di Puskesmas Lubukpakam dengan runut menceritakan perjalanan cintanya dengan Eddie yang saat itu baru pindah dari Nias ke Polres Deliserdang hingga datangnya sang pelakor dalam rumah tangga mereka.

Friska berharap Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw menghukum Eddie yang telah berzina dan menelantarkan anak-anaknya.

''Seandainya ada kata perceraian dalam agama Kristen maka sudah kulakukan,, Namun ku berpegang teguh pada Janji Tuhanku “TAK ADA PERPISAHAN KECUALI MAUT MEMISAHKAN”. Saya sebagai istri hanya bias mengingatkan Suami agar kembali keajaranMU. Dalam agama saya tidak dibenarkan memiliki istri 2 atau berselingkuh,'' ujar Friska di atas postingannya. 


Friska bersama ketiga anaknya/facebook
Ini curhat lengkap Friska di facebooknya:

Pertemuan kami yang sungguh tak terduga,,, Dia yang merupakan suami saya sekarang ngekost di dekat kapus saya, yang mana pada saat itu saya tingkat I semester 2. Dia mengatakan kalau dia bekerja sebagai sales dan orang bersuku ambon saat kami berkenalan. Saya tidak terlalu ingin tau tentangnya karna tidak tertarik dengannya pada saat itu (orangnya berkulit hitam). Menurut saya dia tidak menarik… tetapi aneh… setiap bertemu dia selalu tegur saya dengan teguran yang berbeda dengan lelaki biasanya… “boru again mau kemana” itu yang kerap panggilanya kesaya karna katanya dia lupa nama saya. Yang paling lucu saya pernah boncengan dengan mama saya dia tergur saya, mama saya kaget kok kamu punya kenalan gitu jelek kali hitam lagi. Hahhahah maklum saya dulu agak pemilih soal teman,,,

Berkali kali kami bertemu kami masih teman biasa. Hingga suatu saat dia berpakaian dinas polisi saya baru yakin kalau dia bertugas sebagai polisi. Dia pindah tugas dari Nias ke Deli Serdang, Tapi tidak ambil pusing saya semakin tidak suka karna dalam benak saya polisi itu” nakal nakal” dan sebab dia sudah bohong katanya sales eh taunya polisi. Saya punya teman pacaran dengan temannya sesama polisi. Teman saya ini jadian dan untuk meranyakannya mereka mengadakan jalan jalan,, dan saya ikut serta dalam perjalanan itu tampa disadari saya semakin dekat dengan sekumpulan lelaki yang pekerjaannya adalah polisi.

Hari demi hari kami sering berkomunikasi hingga saya mengetahui apa alasanya tidak pernah mengatakan profesinya, saya mengenalnya sebagai lelaki yang rendah hati, tidak sombong dan apa adanya. Kedekatan kami dimulai ketika dia sakit dan menelepon saya untuk membelikan sarapan (bubur)masih ingat dengan jelas dibenakku,, “Dek,, kamu kan orang pakam pasti tau beli bubur dimana, saya sakit boleh tolong belikan?” dalam hati siapa yang akan tolong dia sebab dia bercerita dia tak punya family di pakam. Jadi saya datang kekostnya untuk antarkan sarapanya.
Kedekatan hari kehari semakin dekat,, kami sering olah raga bersama baik pagi hari maupun sore. Sering berbagi makanan, sering berpergian bersama dan saling tolong menolong. Sedikit demi sedikit dia mengubah pemikiran saya tentang Polisi bahwa tidak semua “polisi nakal nakal”. Saya tak pernah merasa berpacaran denganya karna tak pernah terucap dari nya atau pun saya bahwa “AKU MENCINTAIMU” namun rasa cinta dan saling memiliki itu tumbuh seiring waktu. Dia abang, teman, dan kadang bisa jadi orang tua bagiku,, itu yang membuatku semakin hari menyukainya…

Hingga aku menyakinkan diriku bahwa dia kekasihku saat dia memiliki rasa Cemburu juga… Saat saya ketauan kenalan dengan seorang lelaki dan jalan bersama baru punya niat udah ketauan… Haha dasar tak punya sifat bisa bohong,,, Saya ditelpon disuruh pulang padahal saya dan kenalan yang baru masih pesan makanan. Wah.. bisa orang pacaran dan cemburuan saya kena marah habis,, hingga kami tak bertemu beberapa hari kalau katanya itu Putus lah. Saya pikir saya tak salah sebab tak pernah dia ungkapkan kalau dia mencintaiku…
Setelah beberapa hari tak bertemu,, ternyata ada rasa rindu dihatiku. Kuberjalan berangkat ke kampus dijalan yang sering kami lalui bersama,,, tampa diduga kita bertemu dan saling menyapa.. ternyata dia sudah menunggu dipersimpangan jalan. Ternyata rasa cinta tak perlu diungkapkan lebih terasa dengan perbuatan…. Aku pun memastikan bahwa dia kekasihku dan tak boleh memiliki perasaan lagi dengan yang lain.

Kita berpacaran namun tidak pernah ada kata Penembakan ataupu Pernyataan Cinta. Aneh tapi asik… Dia kembali menjadi sahabat, abang, saudara dan segalanya bagiku pada saat itu, dia tak pernah sombong dengan pekerjaannya dan dia tak pernah pamer dengan keadaan orang tuanya… Hingga kumemastikan AKU MENCINTAINYA dengan segala keunikannya. Segala cerita hidupku kuisi dan kumasukan dia sebagai pemeran dimulai saat itu. Walaupun orangtuaku menentang keras hubungan itu dikarenakan dia seorang yang bertugas sebagai POLISI.

Awal kehidupan rumah tangga kami sangat bahagia dan saya sangat bersyukur memiliki suami seorang polisi yang baik dan jujur. Dimana saat kami mau berrumah tangga banyak rintangan yang kami lalui bersama, kedua orang tua kami tidak menyetujui pernikahan ini. Saya masih ingat kami berdua bersama melalukan puasa bersama dan doa Rosario agar pernikahan ini berjalan dengan baik. Satu persatu halangan kami lalui bersama dikarenakan kami menikah dilatarbelakangin saling mencintai.

Pada tanggal 20 Mei 2008 kami melaksanakan pernikahan tepatnya di gereja khatolik siogung ogung, dan mendapat restu dari kedua belah pihak keluarga. Pernikahan yang sangat meria baik secara agama, adat dan dimata Negara pernikahan kami adalah pernikahan yang SAH.
Awal pernikahan baru lah aku mengetahui bahwa suamiku memiliki sifat sifat berbeda, dimana perubahan terjadi antara ketika berpacaran dan setelah menikah. Suamiku seorang anak yang sangat berbakti dan patuh terhadap ibunya,,, Aku pun menyukai caranya tersebut , namun disisi lain karena saya adalah menantu yang tidak diinginkan mertua saya selalu bersikap dingin kesaya. Dimana ketika dulu ibu mertua ku menginginkan anaknya menikah dengan paribannya.
Pada tanggal 10 November anak pertama kami lahir… Kebagahian itu pun bertambah dan anak tersebut diberi nama Hotman Noel Naibaho… Saya berpikir ketika anak sudah lahir iu mertu akan menerima saya sebagai menantu.. Yang terjadi pada saat itu… Keluar dari rumah sakit,, sesampainya dirumah Suamiku lebih memilih menjaga ibu dibandingkan saya dan anaknya..Menagis dalam hati namun itulah suami yang kupilih menjadi pasangan hidupku. Tetapi Suamiku sangat menyanyangi anak,, Kebagaian itu berlimpah limpah dikeluarga kecil kami. Setelah kelahiran anak pertama pada Bulan Desember ditahun yang sama dengan kelahiran anak kami yaitu tahun 2008 saya lulus sebagai PNS diSamosir. Kami pun berpisah karena tugas suamiku tugas Di Deli Serdang dan saya bertugas Disamosir. Meskipun kami dipisahkan oleh jarak kami tetap menjaga keharmonisan rumah tangga kami…
Dikarenakan permintaan Suami akhirnya suami saya pindah tugas ke Samosir…. Itu disebabkan suami saya yang sayang terhadap orang tua nya ingin berbakti semasa tuanya. Dimana akhirnya kami berdua memutuskan agar bertugas bersama di Samosir. Hari demi hari kami lalui dengan harapan ibu mertu dapat menyukai saya sebagai menantu,, berbagai cara kami lakukan,,, Dan saya sebagai istri hanya dapat menuruti kehendak suami…
Pada 16 Desember 2010 lahirlah putra Kedua kami yang diberi nama Sion Chirstofer Naibaho…. Keluarga kecilku masih berjalan seperti keluarga lainnya,, berkat melimpah dari Tuhan buat keluarga kecil kami.. Dan Kami memulai usaha kecil yaitu penyedia bahan untuk bangunan (proyek). Sedikit demi sedikit kami mulai menabung buat masa depan anak anak. Walaupun banyak batu kerikil yang menerpa keluarga kecilku itu masih bias kami atasi bersama… disaat bersamaan saat Sion berusia 4 bulan saya mengandung kembali anak ke 3 (angka kegagalan KB).
Saat kehamilan anak ketiga kami memutuskan untuk membeli mobil,,, dimana kami sudah mau memilii anak ketiga,, kalau naik motor sudah tak muat, dan pada saat itu tabungan kami hanya mencukupi untuk membeli mobil bekas, Namun ada permintaan ibu mertua saya agar membeli mobil baru…. Saya pada saat itu Cuma pegawai biasa,, namun untuk dapat menyandang menantu baik,, saya berkata kepada suami sudah gaji saya saja sebagai ajunan untuk ambil mobil itu… akhirnya kami membeli mobil baru…

Apa yang terjadi setelah itu,,, lain dari harapan… Pada tanggal 12 Februari 2012 putra ketiga kami lahir dan diberi nama Marcello Dorman Naibaho… Saya lahiran di Tempat orang tua saya,, memang setiap melahirkan saya diantar suami ke rumah orang tua saya dengan alas an suami saya berdinas sebagai polisi dan tak dapat meninggalkan pekerjaannya. Dan kondisi mertua saya yang sibuk mengurus usahanya.

Menangis selalu, memiliki suami polisi yang tidak pernah mengurus istrinya ketika lahiran dikarenakan pekerjaan. namun apa daya mungkin dia orang yang seperti itu lebih menyangai pekerjaannya dibandingkan dengan istri dan anaknya… Saya mencoba menerima keadaan dan selalu berharap Suamiku akan bisa punya waktu banyak bersama keluarga…. Kembali lagi timbul dalam hati DIA SUAMI PILIHAN SAYA.
Apa yang terjadi???

Pada pertengahan tahun 2012 suami saya bersifat sudah mulai aneh tidak seperti biasa… Suka marah tampa sebab,, Pulang larut malam dan sering tugas keluar kota dengan alasan pekerjaan. Saya tidak begitu curiga dengannya karena saya yakin dengan suamiku,mungkin karena banyaknya beban kerja sehingga dia kelelahan hingga sering marah,Sebagai istri tak lupa mendoakan Suami agar tetap dijalan yang baik… Kecurigaan timbul saat saya membuka laptop suami tersimpan gambar wanita yang sedang berfoto di dalam mobil…
MOBIL yang dibeli dengan harapan baik membawa mala petaka buat keluarga kecilku…. Itu dipergunakan sebagai alat mempermudah perselingkuhannya,, Suamiku sering ke Tarutung ternyata belakangan aku mengetahui bahwa dia menemui seorang mahasiswa yang merupakan selingkuhannya dan masih berstatus istri orang….

Kehancuran rumah tanggaku terjadi ketika orang ketiga ini ada,,,, diawali dengan sebuah pertengkaran antara suamiku dan suami wanita itu (Pelakor). Terbongkarlah semua hubungan suamiku dengan selingkuhannya. Yang ternyata mereka sudah lama berhubungan,ternyata saya istri yang sudah dibohongi, hancur hati pada saat itu. Wanita ini sering meneror saya melalui sms dan mengirim poto poto bersama. Saya cari tau siapa sebenarnya wanita itu,,, Dia seorang Honorer di PEMKAB Samosir dan sambil kuliah disalah satu universitas ditarutung. Suami saya memiliki banyak utang pada saat itu,, mungkin habis buat wanita simpanan ini,,
Suatu hari kuberanikan diri bertemu dengan pelakor, dan mengajak berbicara baik baik. Setelah timbul gossip wanita ini hamil dan anak yang dikandungnya adalah anak suami saya. Saya pun bertanya “Siapa ayah dari anak tersebut?” sungguh tak terduga dia menjawab Tanya suamimu ini anak siapa. Bagai kesambar petir disiang bolong. Tapi saya harus kuat karena anak anak masih kecil kecil. Kembali bertanya ke suami saya.. Dan dia mengakuinya…

Beragam cara diperbuat agar rumah tangga ini bisa utuh,, mulai dari perjanjian tidak berhubungan lagi dengan selingkuhannya,,, Suami saya semakin hari semakina aneh Bahkan yang membuat hati ini semakin hancur bahwa wanita itu hamil hasil hubungannya dengan suami saya (pengakuan itu dari suami dan pelakor) sampai kami pun terus bertengkar, suami pun mulai main pukul,tidak pulang kerumah, dan aku beserta anak anak diusir dari rumah oleh suamiku…
Saya dipukul…hingga kesabaran saya habis.. Saya lari ke kantor polisi dan melapor pada tahun2013. Saya dibawa Visum. Tapi laporan itu tidak langsung diproses dengan harapan suamiku kembali seperti biasa sayang kepada keluarga.

Sebagai istri berusaha sabar dan mencoba bertahan walapun kami terpaksa pindah keperumahan dinas kerja saya,, demi menyelamatkan keluarga dan anak anak masih kecil… Suami saya berkata akan menceraikan saya dan menafkahi ketiga anaknya,, namun sampai saat ini saya masih istrinya yang sah… alhasil sampai sekarang suami dan pelakor tinggal bersama sampai memiliki seorang putri dan tak pernah memberi nafkah ..
Saya hanya bisa menunggu,,, kembali kesabaran saya diuji saya melaporkan kembali ke polisi. Saya beranikan diri untuk melapor, kembalilah terungkit laporan yang lalu. Butuh banyak waktu hingga laporn itu diproses. Dua laporan sekaligus KDRT dan penelantaran,,, laporan itu harus dibuat dengan harapan suamiku akan sadar akan kesalahannya.
Dia membuat beberapa perjanjian… Mulai dari menafkahi anak anak,,,dan pengembalian mobil bapak saya..namun tak satu pun perjanjian itu dilaksanakanya. Tak tau apa yang ada dibenak suamiku ini…


Kembali merasa tak adil saya melapor ke polda pada bulan 3 tahun 2017 lalu. Dengan isinya Kekerasan pisikis.... yang sampai saat ini tidak diproses…
Pada tanggal 1 februari 2018 saya datang ke polda untuk mempertanyakan gimana perjalanan laporan yang saya laporkan… saya bertemu langsung dengan bapak Kapolda,, menceritakan perjalanan laporan saya..
Dan berjanji akan menindak lanjuti laporan saya. Mengapa suami saya yang merupakan polisi dibiarkan berselingkuh dan tak menafkahi anak anaknya.
Seandainya ada kata perceraian dalam agama Kristen maka sudah kulakukan,, Namun ku berpegang teguh pada Janji Tuhanku “TAK ADA PERPISAHAN KECUALI MAUT MEMISAHKAN”. Saya sebagai istri hanya bias mengingatkan Suami agar kembali keajaranMU. Dalam agama saya tidak dibenarkan memiliki istri 2 atau berselingkuh.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Curhatan Istri Polisi Ini Viral, Suaminya Pilih Bersama Pelakor dan Terlantarkan 3 Anak Yang Masih Balita!!"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.