Pernah Gelar Syukuran Kemenangan Lawan Ahok, Ini Dia 8 Fakta Soal Normalisasi di Bidara Cina. Yang nomor 3 Jilat Ludah Sendiri!



Beritaterheboh.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan akan meneruskan proyek sodetan Kali Ciliwung yang terhambat karena lahan di Bidara Cina ditempati warga. Warga setuju proyek lanjut, namun dengan syarat.

Syarat itu adalah kompensasi yang layak untuk warga, termasuk tempat tinggal pengganti yang layak.


Ketua RT 8 RW 2 Bidara Cina Widyastuti mengatakan ada 16 RW di wilayah Bidara Cina. Dikatakannya saat itu warga Bidara Cina melakukan aksi demo menolak proyek sodetan Ciliwung. Aksi demo warga itu terkait penggantian rumah milik warga yang belum menemui titik temu dengan Pemprov.


"Jadi kan warga banyak yang punya sertifikat, tapi ya jadi ketimpangan katanya ada tanah Pemprov dan lain-lain. Selagi belum bisa diselesaikan mana hak-hak warga agar diterima dulu, dalam artian rumahnya diganti dengan sesuai, ya warga pasti mau," kata Widyastuti saat ditemui di lokasi, Jumat (9/2/2018).


1. Walau kalah di PTUN Ahok tetap akan menggusur dan juga memikirkan soal kompensasi sehingga soal kompensasi yang layak sudah sejak dulu dipikirkan pemrov DKI






Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyatakan, Pemerintah DKI Jakarta tetap membongkar lahan warga yang terkena proyek sodetan Sungai Ciliwung ke Kanal Banjir Timur itu, meski pemerintah provinsi selaku termohon kalah gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) oleh warga Bidara Cina.

Ahok bersandar pada Undang-undang Pengadaan Tanah yang mengatur bahwa lahan warga bisa dibongkar asal demi kepentingan negara.

"Kita ada UU Pengadaan Tanah, kalau ada kepentingan negara dan kepentingan umum yang tidak bisa dipindahkan, maka kami akan menggunakan harga pasar tanah tersebut," kata Ahok di RPTRA Rasamala, Menteng Dalam, Jakarta Selatan, Jumat (29/4/2016).

Nantinya, lahan warga yang dibebaskan dengan membayar ganti rugi pembelian tanah sesuai harga pasar. Bila warga tidak mau, Pemprov DKI akan menempuh upaya hukum.

2.  Yusril Ihza Mahendra adalah kuasa hukum warga bidara cina 

https://news.detik.com/berita/d-3199028/yusril-soal-kemenangan-warga-bidara-cina-contoh-pemda-salah-dari-sisi-hukum


Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) mengabulkan gugatan warga Bidara Cina atas penetapan lokasi inlet sodetan Kali Ciliwung arah Kanal Banjir Timur oleh Pemprov DKI Jakarta. Yusril Ihza Mahendra selaku kuasa hukum warga Bidara Cina mengatakan kemenangan ini sekaligus menunjukkan bahwa Pemprov DKI di bawah Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bisa juga salah. 




3. Anies  Baswedan semasa kampanye selalu berjanji tidak akan menggusur





4. Karena janji kampanye tidak akan menggusur akhirnya Ahok kalah di TPS Bidara Cina hanya 8922 suara sementara Anies-Sandi 15632 suara



5. Anies Baswedan akhirnya akan menggusur juga
https://www.merdeka.com/jakarta/anies-mau-komunikasi-langsung-dengan-warga-soal-normalisasi-sungai.html
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan enggan berbicara kepada media terkait proyek sodetan sungai Ciliwung. Dalam hal normalisasi sungai ini, Anies ingin langsung berdiskusi dengan warga untuk mencegah simpang siur informasi.

"Saya tidak akan berkomunikasi dengan warga lewat media, kenapa? Saya ingin menghormati warga. Biarkan warga mendengar rencana kita langsung dari kami bukan dengan baca dari media," kata Anies di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (11/2/).


"Tanpa mengurangi rasa hormat saya pada teman-teman tapi ini kepatutannya, sehingga warga pun tidak simpang siur baca dari a baca dari b," lanjutnya.


Meski tak membeberkan rinci, Anies ingin proyek sodetan ini dapat berjalan dengan baik. Anies juga mengaku telah berdialog dengan warga. Mantan Mendikbud ini ingin membuka mulut bila kedua belah pihak menemukan titik terang soal program pengelolaan air ini.

Jika nanti lahan tersebut diambil Pemprov DKI, kemungkinan warga tak akan mendapatkan ganti rugi. "Kita cari tahu (ganti rugi atau tidak) karena mereka sudah tinggal di situ dalam jangka waktu yang lama," pungkasnya.

6. Sandi Minta Warga Rela Lepaskan Lahan untuk Sodetan Ciliwung

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180209092552-20-274998/sandi-minta-warga-rela-lepaskan-lahan-untuk-sodetan-ciliwung

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menginginkan percepatan pembangunan Sodetan Kali Ciliwung di daerah Bidara Cina, tepatnya di dekat Jalan Otto Iskandardinata, Jakarta Timur. Kawasan itu menjadi salah satu wilayah di daerah Jakarta yang dilintasi oleh aliran sungai Ciliwung. 

Sandi menyebut tak ada yang boleh bersikap egois untuk mempercepat pembangunan itu. Sebab kata dia, Sodetan Kali Ciliwung ini dibuat untuk fasilitas publik yang bisa dinikmati oleh semua masyarakat. 

"Kami ingin ada percepatan. Kita (warga) enggak boleh egois juga, pengendalian banjir ini sangat terbantu dengan sodetan ini. Jadi perlu ada kerjasama," kata Sandi di Balai Kota, Jakarta, Jumat (9/2).
Lihat juga: Anies Klaim Warga Bidara Cina Setuju Pembebasan Lahan
Sandi mengaku akan mengadakan mediasi dengan warga setempat untuk meminta pembebasan lahan secara keseluruhan. Mediasi akan dilakukan Sandi setelah mengkaji status kepemilikan lahan yang ada di sana. 

"Bahwa ada beberapa lahan yang milik Pemprov DKI tapi masih diduduki warga, ada juga yang milik privat dan masih diduduki warga," kata dia. 

"Kami masih cari format, bagaimana masyarakat (Bidara Cina) bisa setuju dan merelakan tanah itu untuk dibuat sebuah fasilitas yang bisa dinikmati publik," lanjutnya.

7. Yusril Hadiri Syukuran Kemenangan Warga Bidaracina Lawan Ahok
http://news.liputan6.com/read/2498670/yusril-hadiri-syukuran-kemenangan-warga-bidaracina-lawan-ahok
Berbalut kemeja putih dan celana hitam, Yusril dibuntuti warga berkeliling gang senggol di kawasan Bidaracina itu. Sambil terus menyapa warga, dia berdesakan gang demi gang.

"Bang Yusril sini mampir ngopi dulu. Donat ini ada donat," sapa salah seorang warga.

Warga Bidaracina, Cawang, Jakarta Timur, memenangkan gugatan terkait penerbitan Surat Keputusan Gubernur Nomor 2779 Tahun 2015 tentang lokasi sodetan Kali Ciliwung di PTUN.

Surat Keputusan (SK) Gubernur tentang Perubahan atas Keputusan Gubernur Nomor 81 Tahun 2014 tersebut berisi Penetapan Lokasi Pembangunan Inlet Sodetan Kali Ciliwung menuju Kanal Banjir Timur (KBT).

Dalam putusan di persidangan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) tersebut, menyatakan SK yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan ditandatangani Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama atau Ahok itu batal.

Diserbu Ibu-ibu

Yusril mendatangi kawasan Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Timur. Ia diundang warga untuk menghadiri syukuran, sekaligus mendapat pernyataan bahwa warga Bidaracina mendukungnya menjadi calon Gubernur DKI.

Yusril pun diserbu oleh warga Bidaracina. Namun ternyata, para ibu tampak sangat menggebu berebut mendekati Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu.

Dengan ponsel di tangan, ibu-ibu berebut jabat tangan dan berfoto selfie. "Abang berenti dulu. Saya mau foto. Arah sini bang," suara para ibu bersahut-sahutan.

Yusril pun menanggapi dan berfoto. Seorang ibu bahkan sudah mempersiapkan tongsis dan mengajak Yusril merapat. Terlihat si ibu sangat puas dengan hasil jepretannya.

Setelah itu, Yusril blusukan ke rumah warga. Jalan sempit mengantar Yusril menuju gang demi gang. Yusril menyempatkan diri meninjau bantaran kali Ciliwung yang terdampak banjir.

"Inilah suasana rakyat kita. Duduk bersila, berdiri gendong bayi. Berpakaian seadanya. Inilah wajah bangsa Indonesia. Sebagian serba kekurangan, sebagian sudah kaya. Melihat kampung kita ini. Rapat. Ingin kita melihat hidup warga damai. Sedih kalau melihat warga akan digusur," tutur Yusril.


8. Anies Sebut Warga Bidara Cina Setuju Dinormalisasi
http://megapolitan.kompas.com/read/2018/02/07/18060631/anies-sebut-warga-bidara-cina-setuju-dinormalisasi
Akhirnya mau tidak mau warga harus setuju juga. Bagaimana tidak, sebelumnya menentang Ahok dan mengeluk-elukan Anies-Sandi kini tidak ada jalan lain kecuali setuju dengan yang sudah menjadi pilihannya.



Beritaterheboh.com


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pernah Gelar Syukuran Kemenangan Lawan Ahok, Ini Dia 8 Fakta Soal Normalisasi di Bidara Cina. Yang nomor 3 Jilat Ludah Sendiri!"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.