Cerita Rumah Mewah Rp 20 M Bos Abu Tours Tak Berpenghuni dan Modus Menipu Jemaahnya Bikin Geleng-geleng!


Beritaterheboh.com - Rumah mewah yang dibangun bos Abu Tours, Hamzah Mamba di Jalan Tanggul Daeng Patompo, Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate, Makassar ternyata hanya dijadikan aset milik, Hamzah Mamba.

Rumah mewah seluas 800 meter persegi, dengan sebuah kolam renang, terbilang lengkap, namun Hamzah Mamba tak menjadikan rumah ini sebagai tempat tinggal.


Dari pantauan detikcom, rumah ini dibiarkan kosong dan dijaga oleh seorang satpam di pos jaga. Hal ini juga dibenarkan Ketua RT 001, RW 002 Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate Makassar, Mariati.

Menurut dia, Hamzah Mamba jarang terlihat bahkan tak pernah sama sekali berkunjung ke rumah mewah miliknya. Ia hanya datang untuk membeli rumah, dan tahan kosong kemudian tak terlihat lagi.


"Jarang dan tak pernah terlihat, kalau yang besar itu rumahnya dia. Tiga tahun lalu sama dengan lahan kosong itu," ucap Mariati, Sabtu (31/3/2018).

Lebih lanjut, Mariati menjelaskan jika Hamzah Mamba tak menghuni rumah mewah ini, dan hanya diisi oleh satpam dan sejumlah anak-anak.


"Duluan itu rumah mewah ada, baru tanah kosong. Kalau yang jaga boleh lihat sendiri toh, ada satpam dan biasa anak-anak kecil nginap," jelasnya.

Tak jauh beda dengan tetangga Hamzah Mamba, Ibu 50 tahun ini bercerita bahwa, Hamzah Mamba tak pernah terlihat selama tinggal di Tanggul Patompo, namun untuk rumah mewah ini sangat luas.

"Saya tak pernah lihat dia selama saya tinggal di sini. Tapi kalau mau tahu luasnya, coba mutar ke belakang, sangat luas itu, mungkin 800 meter persegi," imbuh warga yang tak mau disebut namanya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani mengatakan rumah mewah milik Hamzah Mamba di kawasan Jalan Tanggul Patompo bisa ditaksir di atas Rp 20 miliar. Harga itu sesuai dengan nilai jual tanah dan bangunan karena berada di Kota Makassar.

"Kalau di Tanggul Patompo itu bisa diatas Rp 20 Miliyar, sesuai dengan harga tanah dan bangunan di Kota Makassar," kata Dicky di Hotel Sheraton, Jalan Landak Baru, pada Rabu (29/3).

Kini, Kepolisian Polda Sulsel terus menelusuri aset milik Bos Abu Tours, Hamzah Mamba, terkait raibnya Rp 1,4 triliun milik jemaah umrah yang belum berangkat. Selain usaha travel, polisi terus menelusuri aset lain milik Abu Hamzah Mamba yang diduga memiliki banyak usaha.


 

Polisi Sita Rumah Mewah, Apartemen, dan Tanah Bos Abu Tours

Tim Polda Sulawesi Selatan kembali menyita aset milik bos agen perjalanan umrah Abu Tours, Hamzah Mamba. Penyitaan dilakukan terkait kasus dugaan penipuan perjalanan umrah dan pencucian uang.

Aset yang disita adalah 2 rumah mewah, 2 apartemen, 4 gudang, hingga sebidang tanah kosong milik Hamzah Mamba.

Pantauan detikcom, ada tiga penyidik Polda Sulsel yang memasang plang penyitaan pada aset Hamzah Mamba. Penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Krimsus) Polda Sulsel AKP Hendra mengatakan penyitaan ini merupakan tindak lanjut dari penyitaan sebelumnya.


Modus Pancing Jemaah Ala Abu Tours: Dikasih 'Enak' Dulu

Abu Tours bagai pinang dibelah dua dengan First Travel. Keduanya sama-sama menggelapkan uang calon jemaah umrah dan pada akhirnya terungkap uang tersebut digunakan masing-masing pemilik perusahaan biro perjalanan ibadah umrah itu untuk bergaya hidup mewah.

Polisi mengatakan modus kejahatan Abu Tours mirip-mirip First Travel: para korban diiming-imingi umrah dengan harga ekonomis. Tetapi bedanya, Abu Tours tidak mengendorse artis sebagai alat pemupuk kepercayaan para korbannya.


"Dia (Abu Tours) pancing dulu (korbannya). Begini, misalnya ada 10 jemaah, dia kasih umrah murah misalnya Rp 15 juta, tapi fasilitasnya super mewah seperti (umrah kelas) bintang 5," kata Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Dicky Sondani kepada detikcom, Jumat (30/3/2018). 

Kenyataannya, kata Dicky, uang Rp 15 juta tak bisa untuk membiayai perjalanan umrah. Dia menghitung kalau biaya pesawat pulang pergi Indonesia-Arab Saudi saja sudah memakan belasan juta, belum termasuk biaya hotel dan kegiatan umrah di Arab.


"Kalau Rp 15 juta itu saja sudah tidak mungkin bisa berangkat. Karena ongkos ke sana saja Rp 12 sampai Rp 13 juta. Itu logikanya," ujar Dicky.

Dicky mengungkapkan Hamzah Mamba, pemilik Abu Tours, sengaja mewujudkan hal tak masuk akal itu untuk memancing ketertarikan dan kepercayaan masyarakat. Pelaku telah memprediksi cerita umrah dengan harga ekonomis tetapi fasilitas mewah itu akan menyebar dari mulut ke mulut.


"Cara dia itu orang dikasih enak dulu, otomatis mereka senang dan mereka cerita ke kampungnya. 10 orang ini misalnya akan cerita ke mana-mana dan akhirnya masyarakat berbondong-bondong (daftarkan diri ke Abu Tours)," terang Dicky.

Dicky kemudian menerangkan tindak lanjut kepolisian terhadap kasus penggelapan dana calon jemaah umrah ini adalah mengejar aset-aset milik Hamzah Mamba. Harapan kepolissian, jika aset-aset terkumpul dan pengadilan memutuskan aset-aset tersebut dilelang, masyarakat yang merugi dapat menerima gantinya.(detik.com)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cerita Rumah Mewah Rp 20 M Bos Abu Tours Tak Berpenghuni dan Modus Menipu Jemaahnya Bikin Geleng-geleng!"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.