Ditemukan 0,2 Gram Sabu di Apartemen Arseto Pariadji. Begini Respon Mengejutkan Sang Kakak!



Beritaterheboh.com - Polisi menggeledah apartemen yang ditempati Arseto Pariadji di Kuningan, Jakarta Selatan siang tadi. Di sana, polisi menemukan serbuk diduga sabu.

"(Sabu) ada, (seberat) 0,2 gram," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dhubungi detikcom, Kamis (29/3/2018).

Selain sabu, tim dari Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya juga menemukan barang bukti lainnya seperti plastik klip sisa sabu dan juga bong. "Besok dirilis selengkapnya," lanjutnya.


Sebelumnya, hotel yang ditempati Arseto di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara juga digeledah polisi pada Rabu (28/3) kemarin. Di sana, polisi tidak menemukan narkoba.

Polisi malah menemukan airsoft gun dan senapan angin di mobil Mercedez Benz warna putih milik Arseto. Surat izin kepemilikan airsoft gun itu masih dicek polisi.

Arseto ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ujaran kebencian (hate speech) terhadap kelompok tertentu. Arseto disidik atas dasar laporan dari kelompok tertentu yang di-posting-nya melalui akun Facebook.


Arseto disangka Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 A ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 156 KUHP. Dia diduga telah menyebarluaskan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan SARA.


Arseto dibawa anggota Ditresnarkoba Polda Metro Jaya sejak pukul 11.30 WIB siang tadi, Kamis (29/3/2018). Dia baru tiba di Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada pukul 18.40 WIB.

Pantauan detikcom, Arseto turun dari mobil dengan dikawal polisi. Dia tersenyum saat disapa wartawan.

"Saya sehat 100 persen," jawab Arseto kepada wartawan.

Arseto berjalan cepat melewati wartawan. Dia dibawa ke ruangan penyidik Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebbih lanjut.

Respons Mengejutkan Kakak soal Kasus Arseto Pariadji


Arseto Pariadji mesti berurusan dengan pihak kepolisian terkait kasus penyebaran ujaran kebencian (hate speech). Saat ini Arseto ditahan di Polda Metro Jaya setelah sempat menyerahkan diri ke Mabes Polri, Rabu (28/3) kemarin.

Kasus hate speech Arseto mengemuka ke publik ketika relawan Jokowi Mania (Joman) melaporkan Arseto ke polisi terkait pernyataannya dalam video yang jadi viral soal undangan anak Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun polisi mengatakan penyidikan kasus Arseto bukan karena laporan Joman yang mempersoalkan ucapan Arseto soal undangan mantu Jokowi seharga Rp 25 juta.


"Jadi bukan atas dasar laporan relawan Jokowi, tetapi laporan tanggal 26 Maret yang isinya menyinggung kelompok tertentu," kata Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Roberto Gomgom Pasaribu saat dihubungi detikcom, Kamis (29/3/2018).

Arseto mem-posting status di akun Facebook-nya pada Minggu (25/3). Posting-an itu kemudian dilaporkan kelompok tertentu yang merasa tersinggung karena membandingkannya dengan ajaran Marxisme dan komunisme.


Posting-an Arseto ini dinilai dapat memecah belah. Arseto juga dinilai menyebarkan ujaran kebencian dan menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan SARA. 

Kasus hate speech ini membuka rekam jejak kasus narkoba yang pernah dialaminya. Arseto pernah dibui 10 bulan atas kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu pada 2010 lalu. Hari ini polisi mengecek urine Arseto. Hasilnya, urine Arseto dinyatakan negatif.


Kembali ke soal kasus hate speech Arseto. Polisi menggeledah rumah Arseto di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Di lokasi ini, polisi menemukan sepucuk airsoft gun dan sebuah senapan angin.

Kakak Arseto, Aristo Purboadji, angkat bicara soal adiknya. Anggota DPRD DKI dari Fraksi Gerindra ini meminta Arseto bertobat. 


"Keluarga mengharapkan Arseto bertobat, makin dewasa dan bertanggung jawab," kata Aristo kepada detikcom, Kamis (29/3/2018). 

Aristo sendiri sudah menemui adiknya yang ditahan selama 20 hari ke depan itu. Aristo mengatakan adiknya dalam kondisi baik-baik saja. Dalam kesempatan itu, Aristo sempat memberi nasihat kepada Arseto.


"Kemarin saya sudah kunjungi di Polda. Saya ke Polda sudah bertemu, kasih nasihat. Ya saya minta bertanggung jawab dalam segala perilaku. Termasuk dalam menghadapi kepolisian," kata Aristo saat dihubungi, Kamis (29/3/2018).

Aristo mengatakan pihak keluarga menghormati proses hukum yang berjalan. Pihak keluarga juga berharap Arseto tak lagi mengulangi perbuatan yang merugikan orang lain dan diri sendiri.


"Yang keluarga harapkan, Arseto bertaubatlah, sadar, dan bertanggung jawab. Dan kalau ada perbuatan yang merugikan orang lain, kita sangat sesalkan hal itu," tutur Aristo. (detik.com)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ditemukan 0,2 Gram Sabu di Apartemen Arseto Pariadji. Begini Respon Mengejutkan Sang Kakak! "

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.