Ini Sosok Michael Chia Cahaya, Dokter IGD yang Tak Mau Rekayasa Data Medis Setya Novanto dan Rela Dipecat


Beritaterheboh.com - Sidang kasus dugaan menghalangi penyidikan e-KTP dengan terdakwa dokter Bimanesh, digelar Jumat (23/3/2018).

Setelah sidang tersebut, sosok dokter bernama Michael Chia Cahaya menjadi bahan pembicaraan warganet.

Bukan karena hal buruk yang ia lakukan, tetapi dokter Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Medika Permata Hijau itu, justru melakukan hal mulia.


Ia tak mau merekayasa data medis Setya Novanto.

Dalam sidang kemarin terungkap, Michael rela dipecat, daripada harus membuat suatu kebohongan yang juga melanggar kode etik kedokteran.

Michael tetap menolak meski rawat inap Setya Novanto atas persetujuan direktur rumah sakit.

Hal itu dikatakan Michael saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (23/3/2018).

Michael bersaksi untuk terdakwa dokter Bimanesh Sutarjo. "Sepengetahuan saya, ini sudah disetujui oleh direktur," ujar Michael.


Menurut Michael, pada 16 November 2017, dia diberitahu oleh dokter Alia bahwa akan ada pasien seorang pejabat yang bernama Setya Novanto. Dokter Alia memberitahu bahwa Novanto telah memesan kamar VIP di lantai III RS Medika Permata Hijau.

Selain itu, menurut Michael, dokter Alia menjelaskan bahwa pemesanan kamar sudah disetujui direktur rumah sakit, yakni Prof Hafil Budianto.

Atas informasi tersebut, Michael sudah menduga bahwa meskipun ia menolak membuat diagnosis palsu, skenario akan tetap berjalan.

"Saya bingung, saya dokter IGD, apa pun yang saya lakukan, skenario akan terus berjalan," kata Michael.

Karena menolak permintaan itu, Michael bahkan memilih dipecat ketimbang diintervensi. "Saya bilang, dokter mau pecat saya tidak apa-apa, saya bisa cari kerja lagi," ujar Michael saat menirukan ucapannya kepada dokter Alia yang merupakan atasannya.

Menurut Michael, Fredrich Yunadi, pengacara Setya Novanto, meminta agar dia membuat diagnosis seolah-olah Novanto mengalami luka akibat kecelakaan.

Padahal, saat itu dia belum memeriksa Setya Novanto.

Akhirnya tugasnya diambil alih oleh dokter Bimanesh.

Padahal saat itu, Bimanesh bukanlah dokter jaga IGD.

Begitu tiba di RS, Setnov langsung memasuki kamar VIP 323, yang telah ia pesan sebelumnya melalui direktur RS.

Setelah persidangan itu, apa yang dilakukan Michael pun menuai pujian.

Berikut sederet fakta tentang dokter jujur Michael Chia Cahaya, seperti TribunJogja.com kutip dari berbagai sumber.

1. Lulusan Universitas Trisakti

Michael merampungkan pendidikan kedokterannya dari Universitas Trisakti.

2. Dokter Umum


Ia merupakan dokter umum yang bertugas di IGD RS Medika Permata Hijau.

3. Telah Mengikuti Berbagai Training di Bidang Kedokteran

Michael pernah mengikuti beberapa kegiatan training, di antaranya Simposium Nasional Perkumpulan Menopause Indonesia (PERMI), Pelatihan HIperkes dan Keselamatan Kerja bagi Dokter Perusahaan/Instansi, serta Indonesian Heart Association : Advanced Cardiac Life Support Course.

4. Terdaftar dalam Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI)

Michael terdaftar sebagai anggota IDI dengan NPA 73566.

Ia berasal dari cabang Jakarta Barat.

5. Sempat Mondar-mandir di IGD

Rekaman CCTV yang diputar saat sidang menunjukkan, Michael keluar masuk IGD sebelum Setnov datang.

Saat ditanya jaksa tentang gelagatnya yang mencurigakan itu, Michael mengaku bingung.

Pasalnya, pengacara Setnov yakni Fredrich Yunadi, meminta agar dibuatkan keterangan kecelakaan mobil.


Michael juga bingung karena Setnov sudah memesan kamar melalui direktur RS Medika Permata Hijau, sehingga tahu skenario itu pasti akan berjalan.  Berikut videonya:



Tribunnews.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ini Sosok Michael Chia Cahaya, Dokter IGD yang Tak Mau Rekayasa Data Medis Setya Novanto dan Rela Dipecat"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.