Ben Kasyafani Tulis Balasan untuk Curhatan Marshanda, Isinya Bikin Ikut Nyesek


Beritaterheboh.com - Akun Instagram Marshanda menjadi sorotan publik.

Hal itu dikarenakan sebuah unggahan yang menunjukkan potret mantan istri Ben Kasyafani itu bersama sang anak, Sienna Ameerah Kasyafani.


Dalam unggahannya itu, wanita yang akrab disapa Chacha itu terlihat menuliskan caption yang menunjukkan kegalauannya.

Marshanda terlihat menuliskan mengenai ungkapan hatinya yang merasa ‘kehilangan’ Sienna.


Menurutnya, ia merasa kehilangan Sienna karena penyakit yang dideritanya

Marshanda juga mengaku dirinya sedang merindukan Sienna.


Caca mengungkapkan kesedihannya karena tidak bisa tinggal bersama anak semata wayangnya itu.

Hal itu, kata Caca, tak lain lantaran penyakit mental yang ia alami sejak beberapa tahun yang lalu.


Seperti diketahui, sebelum menikah dengan Ben Caca dikabarkan menderita penyakit kejiwaan bipolar disorder.

Penyakit itu mulai dialami Caca pada tahun 2009 dan sempat membuat publik heboh.

Setelah itu, Caca kemudian menjalin hubungan dengan Ben Kasyafani setelah berpacaran dengan Baim Wong.

Hubungan cintanya tersebut berlabuh di pelaminan pada Sabtu, 2 April 2011, pada pukul 11.25 di Hotel Sofyan Betawi, Menteng, Jakarta Pusat.

Dari pernikahan tersebut mereka dikaruniai seorang putri yang diberi nama Sienna Ameera Kasyafani pada Selasa, 22 Januari 2013, bahkan Caca pun memutuskan berhijab.

Namun, keduanya akhirnya resmi bercerai pada 25 November 2014, dan Caca kembali membuka hijabnya.

Ben akhirnya mengakhiri masa dudanya setelah ia menikahi Nesyana Ayu Nabila di Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan pada Sabtu, 30 Juli 2016.


Putri mereka pun tinggal bersama Ben dan istri barunya tersebut.

Nah baru-baru ini, Caca memposting tulisan panjang soal anaknya dan penyakitnya tersebut.

Caca mengaku merasa kehilangan putri kecilnya itu dan sangat bersedih.

Curhatnya ditulis dalam bahasa Inggris, kurang lebih begini artinya:
-Part 1 of 1- . What can I do I am guilty Of losing you. . What can i do I am guilty Not blaming my illness but that is my weakness. . I got lost. And nobody wins when they tried to save me from falling. I had to fall. Says God. . And until today I cant see why I had to. Cause it got me losing you. . I am guilty and I am ashamed. People talk about me behind my back. Saying I can’t bear sanity. I can’t bear life. Because I am ill. . And now what should I do. When all I can think about is the thought of losing you. My daughter. . And I miss you, everyday. And I cry for you, everyday. I am lost. And in this case I am lost forever. . I can only hope and pray for miracle. I dont even believe that I still deserve the feeling of hope. I’ve made too big of a mistake. . I am left with questions and tears. I saw people around me. Being allowed to be with their children. Pushing me far away from the right self-concept I am supposed to have about myself. Pushing me far away from seeing myself as a capable human being. Capable of being a mother. . I have lost. I’ve lost you and I lost everything. And I‘ve forgotten how to have hope. Tried to understand this chapter of life. And I can’t understand a thing. The inner wisdom I usually find in me, is in silence. . God help me. I am lost. I am ashamed. What are You trying to tell me? I am lost. And everybody talks behind my back. About how it is normal for me to lose. How it makes sense. . So I just try to bear with the thought of living with my worst self. The incapable human. The inadequate parent. The one nobody can trust. And carry on. And carry on. And carry on. . . #motivation #honesty #vulnerabilityispower #vulnerabilityisstrength #positivity #empowerment #marshedpoem #marshedQuote #enlightenement #motivationandpositivity #innerstrength #innerpeace #intellectualhearts
A post shared by ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ MARSHANDA (@marshanda99) on
.
Apa yang dapat saya lakukan
aku berdosa
Kehilanganmu.
.
Apa yang dapat saya lakukan
aku berdosa
Tidak menyalahkan penyakit saya tetapi itu adalah kelemahan saya.
.
Saya tersesat.
Dan tidak ada yang menang ketika mereka mencoba menyelamatkan saya dari jatuh.
Saya harus jatuh. Kata Tuhan.
.
Dan sampai hari ini saya tidak bisa melihat mengapa saya harus melakukannya.
Karena itu membuat saya kehilangan Anda.


.
Saya bersalah dan saya malu.
Orang-orang membicarakan saya di belakang saya.
Mengatakan saya tidak tahan dengan kewarasan.
Saya tidak tahan hidup.
Karena saya sakit.
.
Dan sekarang apa yang harus saya lakukan.
Ketika semua yang aku bisa pikirkan adalah pikiran kehilanganmu.
Anak perempuanku.
.
Dan aku merindukanmu, setiap hari.
Dan saya menangis untuk Anda, setiap hari.
Saya tersesat. Dan dalam hal ini saya hilang selamanya.
.
Saya hanya bisa berharap dan berdoa untuk keajaiban.
Saya bahkan tidak percaya bahwa saya masih pantas merasakan harapan.
Saya telah membuat kesalahan yang terlalu besar.
.
Saya ditinggalkan dengan pertanyaan dan air mata.
Saya melihat orang-orang di sekitar saya.
Diijinkan bersama anak-anak mereka.
Mendorong saya jauh dari konsep diri yang seharusnya saya miliki tentang diri saya sendiri.
Mendorongku jauh dari melihat diriku sebagai manusia yang cakap. Mampu menjadi seorang ibu.
.
Saya kehilangan.
Saya telah kehilangan Anda dan saya kehilangan segalanya.
Dan saya lupa bagaimana memiliki harapan.
Mencoba memahami bab kehidupan ini.
Dan saya tidak bisa mengerti apa-apa.
Kebijaksanaan batin yang biasanya saya temukan dalam diri saya, adalah diam.


.
Tuhan tolong saya.
Saya tersesat.
Saya malu.
Apa yang Anda coba katakan padaku?
Saya tersesat.
Dan semua orang berbicara di belakang saya.
Tentang bagaimana normal bagiku untuk kalah.
Bagaimana itu masuk akal.
.
Jadi saya hanya berusaha bertahan dengan pikiran hidup dengan diri saya yang terburuk.
Manusia yang tidak mampu. Orang tua yang tidak memadai. Yang tidak bisa dipercaya siapa pun.
Dan lanjutkan.
Dan lanjutkan.
Dan lanjutkan."


-Part 2 of 2- . The caption on my last post (right before this one), is not shared only because I miss my daughter who doesn’t live with me since my divorce three years ago. But I also want to share a writing that‘s written with honesty dan vulnerability. . I posted it not only to share my honest expression, but also with a genuine hope that some of you will feel relieved and inspired, karena tau bahwa ada orang lain diluar sana yang juga struggle karena akibat-akibat dari memiliki mental illness. . Hope some of you can relate to this and give others like us some strength, empowerment, and love. Apapun masalah yg teman-teman sedang hadapi in life, I hope you realize that we can fall down and cry. But, we have the strength to get up and fight again to have happiness and love again in our lives. Find the way.. dont stop fighting, and carry on. No matter how hard it is. Carry on. . #VulnerabilityTakesCourage #VulnerabilityAddsStrentghWhenAcknowledged #IfYoureStrugglingYoureNotAlone #CarryOn #YouMayFallButYouHaveToGetBackUpAgain . . #motivation #honesty #vulnerabilityispower #vulnerabilityisstrength #positivity #empowerment #marshedpoem #marshedQuote #enlightenement #motivationandpositivity #innerstrength #innerpeace #intellectualhearts
A post shared by ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ MARSHANDA (@marshanda99) on

-Bagian 2 dari 2-
.
Tulisan di pos terakhir saya (tepat sebelum ini), tidak dibagikan hanya karena saya merindukan putri saya yang tidak tinggal bersama saya sejak perceraian saya tiga tahun lalu. Tetapi saya juga ingin berbagi tulisan yang ditulis dengan kejujuran dan kerentanan.
.
Saya diposting tidak hanya untuk berbagi ekspresi jujur ​​saya, tetapi juga dengan harapan yang tulus bahwa beberapa dari Anda akan merasa lega dan terinspirasi, karena ada orang lain yang juga berjuang karena memiliki penyakit mental.
.
Semoga sebagian dari Anda dapat memahami hal ini dan memberi orang lain seperti kami kekuatan, pemberdayaan, dan cinta. Jika ada masalah yang dialami teman-teman sedang hadapi dalam hidup, saya harap Anda menyadari bahwa kita dapat jatuh dan menangis. Tetapi, kita memiliki kekuatan untuk bangkit dan bertempur lagi untuk memiliki kebahagiaan dan cinta lagi dalam hidup kita. Temukan jalannya .. jangan berhenti berkelahi, dan lanjutkan. Tidak peduli betapa sulitnya itu. Lanjut."


Menaggapi curhat sedih Marshanda di Instagram tersebut, Ben Kasyafani tak tinggal diam.

Melalui akun Instagramnya sendiri, Senin (16/4/2018), ia mengunggah postingan balasan untuk Marshanda.

Berikut isi postingannya:

Assalamualaikum wr wb, Dear Caca @marshanda99 , membaca tulisan kamu, aku sangat berempati dengan perasaan kamu, dan terbayang betul yang kamu rasakan, terima kasih sama kamu karna dr tulisan ini kami jadi jauh lebih mengerti perjuangan batin kamu menjalani ini semua, kadang memang menjadi pertanyaan kenapa ini bisa terjadi, dan apa maksudnya,.. tapi tidak selalu pertanyaan itu bisa terjawab, yang jelas allah selalu menginginkan kita semua melewati susah dan senang dalam hidup untuk menjadi manusia yang lebih baik, aku pun melihat kamu yang bersedih dan rindu kpd sienna, dan sienna pun juga sebaliknya, sienna sering aku dan ines ajak diskusi dan mendengar bagaimana perasaannya ke kamu, dia bilang “aku sayang ibu” “aku kangen ibu” dan “aku bangga sama ibu” dan kami selalu menemani dia, mengenalkan dia dan menikmati perasaan itu setiap obrolan itu terjadi. Meihat itu bukan sebuah perasaan yang mudah untuk aku. Banyak hal yang sudah terjadi dlm perjalanan hidup sienna yang didalamnya juga ada kita, yang orang tidak perlu tahu, hanya kita yang tahu, dan kita sudah berdamai dengan masa lalu, buat aku, tidak apa2 orang berbicara kurang baik tentang keputusan yg terpaksa kita ambil, tanpa memahami apa yg sebenernya terjadi, karena Buat aku dan juga yakin kamu, yang menjadi prioritas adalah bagaimana sienna anak cantik kita ini, bisa bertumbuh dan kembang secara sehat jasmani dan rohaninya, tapi hanya kita sebagai orang tua yang tau apa yang paling terbaik untuk sienna, walau kita kadang harus menempuh jalan yang tidak mudah, believe me, no one will win this time.. only sienna... Part 1 (Cont’d)
A post shared by Ben Kasyafani (@benkasyafani) on
"Assalamualaikum wr wb, Dear Caca @marshanda99 , membaca tulisan kamu, aku sangat berempati dengan perasaan kamu, dan terbayang betul yang kamu rasakan, terima kasih sama kamu karna dr tulisan ini kami jadi jauh lebih mengerti perjuangan batin kamu menjalani ini semua, kadang memang menjadi pertanyaan kenapa ini bisa terjadi, dan apa maksudnya,..

tapi tidak selalu pertanyaan itu bisa terjawab, yang jelas allah selalu menginginkan kita semua melewati susah dan senang dalam hidup untuk menjadi manusia yang lebih baik,

aku pun melihat kamu yang bersedih dan rindu kpd sienna, dan sienna pun juga sebaliknya,

sienna sering aku dan ines ajak diskusi dan mendengar bagaimana perasaannya ke kamu, dia bilang “aku sayang ibu” “aku kangen ibu” dan “aku bangga sama ibu”

dan kami selalu menemani dia, mengenalkan dia dan menikmati perasaan itu setiap obrolan itu terjadi.

Meihat itu bukan sebuah perasaan yang mudah untuk aku.

Banyak hal yang sudah terjadi dlm perjalanan hidup sienna yang didalamnya juga ada kita, yang orang tidak perlu tahu, hanya kita yang tahu, dan kita sudah berdamai dengan masa lalu,

buat aku, tidak apa2 orang berbicara kurang baik tentang keputusan yg terpaksa kita ambil, tanpa memahami apa yg sebenernya terjadi,

karena Buat aku dan juga yakin kamu, yang menjadi prioritas adalah bagaimana sienna anak cantik kita ini, bisa bertumbuh dan kembang secara sehat jasmani dan rohaninya,

tapi hanya kita sebagai orang tua yang tau apa yang paling terbaik untuk sienna,

walau kita kadang harus menempuh jalan yang tidak mudah, believe me, no one will win this time.. only sienna... Part 1 (Cont’d),"


"(Cont’d)

Sienna bisa menjadi seperti sekarang sehat, pintar, cerdas, cantik, hebat, aku dan @nesyanabila selalu bangga bilang ke sienna dan juga ke orang lain karna sienna adalah anak dari andriani marshanda,

dan semua hal baik dari sienna karna sosok kamu ca, kita selalu mengajarkan sienna untuk selalu sayang, hormat, taat kepada “ibu marshanda” (karna sienna selalu sebut spt itu dr kecil).

Maaf kalo ada hal dari kami yang membuat kamu bersedih, kami pun bersedih ca, u’re part of sienna’s life, so u’re part of us.

setelah ini kita akan saling membantu untuk sienna bisa punya waktu yang lebih banyak lagi bersama kamu, seperti yang kita nt diskusikan ya.

Aku dan @nesyanabila dan sienna selalu mendoakan hal yang baik untuk kamu,

Semoga bisa membuat kamu merasa lebih baik.

We always support you ca.. barokallah.. wassalamualaikum wr wb ca..

Us,

Ben dan Ines," tulis Ben.

Postingan itu mengundang banyak rasa haru dari netizen.

"Sediihhh bgt bacanyaaaaaa @benkasyafani @marshanda99,"

"Ya Allah Ben bacanya kok mewek gini,"

"Haruuuu bacanyaa papa nya hebatt,"

"bacanya.., sll bijak gini ya @benkasyafani Jaga hati @marshanda99 Luangkan waktu lbih byk buat caca sama siena krn mngkin itu memotivasi dia unk sembuh, sll kuat ya ca @marshanda99 Byk fans yg dukung kamu 😂😇🙏

(Cont’d) Sienna bisa menjadi seperti sekarang sehat, pintar, cerdas, cantik, hebat, aku dan @nesyanabila selalu bangga bilang ke sienna dan juga ke orang lain karna sienna adalah anak dari andriani marshanda, dan semua hal baik dari sienna karna sosok kamu ca, kita selalu mengajarkan sienna untuk selalu sayang, hormat, taat kepada “ibu marshanda” (karna sienna selalu sebut spt itu dr kecil). Maaf kalo ada hal dari kami yang membuat kamu bersedih, kami pun bersedih ca, u’re part of sienna’s life, so u’re part of us. setelah ini kita akan saling membantu untuk sienna bisa punya waktu yang lebih banyak lagi bersama kamu, dan membimbing sienna jadi anak baik, pintar, solehah dan cerdas seperti dalam doa kita, sesuai yang kita rencanakan. Aku dan @nesyanabila dan sienna selalu mendoakan hal yang baik untuk kamu, Semoga bisa membuat kamu merasa lebih baik. We always support you ca.. barokallah.. wassalamualaikum wr wb ca.. 🙂 Kami, Ben, ines dan sienna @marshanda99 Part 2
A post shared by Ben Kasyafani (@benkasyafani) on
 (Tribunnews.com)





Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ben Kasyafani Tulis Balasan untuk Curhatan Marshanda, Isinya Bikin Ikut Nyesek"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.