Tiara Ayu Fauziah Terbukti Mabuk, Coba Bandingkan Alasannya Tak Ditahan dengan Kondisi Korban


Beritaterheboh.com - Kondisi dua orang yang terlibat kecelakaan di Simpang Harmoni, Jakarta P:usat pada Senin lalu sangat bertolak belakang.

Nama Tiara Ayu Fauziah mendadak diperbincangkan setelah menabrak dorver ojek online Mohamad Nur Irfan hingga kakinya putus.

Tiara Ayu Fauziah yang mengendarai BMW putih sudah ditetapkan sebagai tersangka.


Tak Ditahan

Meski begitu, dirinya tak ditahan oleh oleh Polisi.

"Kami tidak melakukan penahanan kepada yang bersangkutan (Tiara)," ujar Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto seperti dikutip dari Kompas.com.

Tiara dinilai selalu kooperatif dalam memberikan keterangan kepada polisi sampai akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

"Sejauh ini koorperatif. Kasus ini tetap berjalan, kan, laka itu awalnya dari pelanggaran lalu lintas. Kami proses pelanggarannya dan yang bersangkutan kooperatif saat kami mintai keterangan," katanya.


Sejauh ini polisi telah memeriksa sejumlah saksi terkait kecelakaan lalu lintas ini.

Tak menutup kemungkinan Tiara akan kembali dipanggil untuk menjalani pemeriksaan.

"Kalau memang diperlukan dalam penyidikan, kami akan panggil kembali (Tiara)," ujarnya.

Mabuk


Melansir Kompas.com, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra mengatakan, pengendara BMW, Tiara Ayu, dalam kondisi mabuk saat menabrak pengemudi ojek online di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat.

"Yang bersangkutan sudah mengaku mabuk. Lalu kami uji lab juga dan dia negatif narkoba," ujar Halim saat dihubungi Kompas.com, Kamis (12/4/2018).


Menurut dia, kondisi ini membuat Tiara tidak berkonsentrasi dalam berkendara dan menabrak pengendara ojek online hingga terluka parah.

"Apalagi kejadiannya malam hari," katanya.

Tersangka Tulang Punggung Keluarga

Melansir Tribunnews.com, Polisi tak melakukan penahanan terhadap Tiara Ayu Fauzyah (24), pengemudi BMW yang menabrak seorang ojek daring, Moh Nur Irfan (38).

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Halim Pagarra menjelaskan, alasan pihak kepolisian tak melakukan penahanan terhadap Tiara.

Terutama karena ada upaya dari Tiara melakukan mediasi, seperti meminta maaf kepada keluarga korban dan menanggung seluruh pengobatan Irfan yang mengalami patah kaki kiri.



"Kalau tidak terjadi mediasi terhadap keluarga saya tahan," ujar Halim saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (12/4/2018).

Halim menerangkan, selain ada upaya mediasi, polisi juga melihat sisi kemanusiaan. Sebab, Tiara hendak mendampingi orang tuanya yang menderita gagal ginjal, dan diharuskan cuci darah.

"Kita lihat sisi kemanusiaan, bahwa tersangka ini, orang tuanya lagi cuci darah," ujar Halim.

Apalagi, ucap Halim, Tiara merupakan tulang punggung keluarga. Sehingga, harus membiayai pengobatan cuci darah orang tuanya.

"Tersangka juga tulang punggung dari keluarganya. Dan dia bilang ke saya mencari uang untuk kebutuhan cuci darah orang tuanya," ujarnya.

Kondisi korban kritis

Ditulis akun Eris Riswandi, melanjutkan berita tentang driver Ojol yang di tabrak Mobil BMW hingga kakinya putus (beneran putus menjadi 2 bagian, bukan patah) tempo hari,


kondisi korban masih kritis,

saya ingin membantu para rekan Ojol yang lain bahwasan nya jika di antara Nitizen ingin meringangkan beban biaya RS korban bisa menghubungi nomor 0895 345 021 265 (Indra - Gojek)

Atau bisa langsung datang ke RSUD Tarakan, Jakpus. Bisa ketemu anggota keluarga yang ada di sana.

Buat para driver Ojol yang ingin menjenguk bareng bareng bisa koordinasi lewat no hp tadi ya.




(Tribunnews.com)



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tiara Ayu Fauziah Terbukti Mabuk, Coba Bandingkan Alasannya Tak Ditahan dengan Kondisi Korban"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.