Admin Fans Page " Generasi Muda NU" Dikabarkan Tertangkap & Minta Maaf Kepada FPI Di Polsek Kembangan, Ternyata Ini Fakta Yang Sebenarnya


Beritaterheboh.com - Sebelumnya Situs Hoax faktaterkini.com merilis berita asbun ( asal bunyi) yang menyebut bahwa admin fans page " generasi muda NU" Zain Asyuja'i ditangkap oleh laskar FPI dan dipaksa untuk meminta maaf kepada FPI dan rizieq shihab di kantor polsek kembangan jakarta barat

" Hari ini, Sabtu (26/5) telah dilakukan pertemuan DPW FPI Jakarta Barat dan Kapolsek Kembangan dengan penghina ulama Zain Asyuja'i admin fanpage Generasi Muda NU di polsek Kembangan, Jakarta Barat.

Setelah menuai kecaman keras umat Islam akibat postingannya "20 Ulama penyebar paham Radikal / Wahhabisme", Zain Asyuja'i yang berprofesi sebagai tukang nasi goreng di Kembangan ini akhirnya ketakutan dan menyerahkan diri.


 Zain pemilik akun Moch Zain ini mengaku menyesali apa yang telah dilakukan, dan memohon dibukakan pintu maaf atas kekeliruan dan kekhilafan, dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya."  Demikian isi berita yang dimuat oleh situs faktaterkini.com sabtu 26 mei 2018

Berita tersebut akhirnya menjadi viral setelah di share oleh akun @Intel_FPI

" Mengaku salah, dan Minta Maaf, Alhamdulillah " tulis akun @Intel_FPI


Ternyata setelah ditelusuri lebih lanjut, kebenaran berita diatas yang dimuat di situs faktaterkini.com sangat diragukan dan dipastikan palsu 100 %

Adapun keterangan yang benar adalah sebagai berikut:

SILATURAHMI ORMAS ISLAM BERSAMA KAPOLSEK KEMBANGAN DAN KASAT INTELKAM POLRES METRO JAKARTA BARAT

Pada hari Sabtu tanggal 26 Mei 2018, telah berlangsung Giat Silaturahmi Ormas Islam bersama Kapolsek Kembangan Kompol Supriyadi.SH.MH dan Kasat Intelkam Polres Metro Jakarta Barat AKBP Yuniar Ariefianto SH, SIK.

Adapun Ormas Islam yang hadir dalam Kegiatan tersebut adalah FPI dan Gerakan Pemuda Anshor ( NU ), perwakilan kedua ormas di undang oleh Kapolsek Kembangan dan Kasat Intelkam

DALAM RANGKA Silaturahmi serta sebagai bentuk upaya Polsek Kembangan dan Jajaran Polres Metro Jakarta Barat mensosialisasikan gerakan anti Hoax dan antisipasi kerawanan yang dapat timbul di Tahun Politik 2019 mendatang.

Adapun perwakilan yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain :

1. ALFANNY
( Ketua GP Anshor Jakbar ).

2. AKHMAD UBAYDILLAH
( GP Anshor Jakbar )

3. RAIJAK SHI
( Ketua GP Anshor Kembangan ).

4. Ust AGUS MAULANA
( Ketua Bidang Organisasi DPD
FPI JAKARTA ).

5. Ust WAWAN
( Sekretaris DPW FPI Jakbar ).

6. SYAHRUDIN
( Ketua FPI Kec Kembangan ).

7. H. ISMAIL
( Ketua Dewan Syuro DPW
FPI Jakbar ).

Kapolsek Kembangan dan Kasat Intelkam menyampaikan beberapa Pesan Kamtibmas kepada para masing masing perwakilan Ormas agar senantiasa menjaga Ukhuwah Islamiah serta jangan melakukan tindakan Sweeping saat Bulan suci Ramadhan, khususnya di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat, Kasat Intelkam juga mendelegasikan Gerakan Anti Hoax kepada Perwakilan Ormas Islam dan jangan mudah percaya berita Hoax yang saat ini marak beredar di Masyarakat.

Dengan adanya pertemuan tersebut diharapkan kepada perwakilan masing masing ormas Islam dapat mengikuti Arahan yang diberikan Kapolsek Kembangan dan Kasat Intelkam, agar tidak melakukan Aksi sweeping, Penyebaran Isu Hoax, dan tetap menjaga Ukhuwah Islamiah antar sesama.

Demikian dilaporkan
KAPOLSEK KEMBANGAN
KOMPOL SUPRIADI,SH,MH


beraninews.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Admin Fans Page " Generasi Muda NU" Dikabarkan Tertangkap & Minta Maaf Kepada FPI Di Polsek Kembangan, Ternyata Ini Fakta Yang Sebenarnya"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.