Sebut Intelijen Kecolongan Soal Bom Surabaya, 3 Cuitan Roy Suryo Kena Skakmat Netizen!


Beritaterheboh.com - Anggota Komisi I DPR-RI Roy Suryo ikut berkomentar tentang teror bom di Surabaya. Menurutnya, kejadian ini harusnya tak terjadi jika intelijen tidak kecolongan dan bertindak lebih aktif.

Lewat cuitan di Twitter yang dikirimkan olehnya ke detikINET, Minggu (13/5/2018), Roy mendesak para intelijen agar lebih aktif lagi, sehingga kasus pengeboman tiga gereja di Surabaya bisa dihindari. Apalagi, kata dia, intelijen punya teknologi untuk deteksi dini.






Menurut mantan Menteri Pemuda dan Olahraga ini, secara teknologi sebenarnya intelijen Indonesia punya kemampuan untuk mencegah serangan terorisme.








Tak lupa Roy juga menyampaikan turut menyampaikan duka atas kejadian serangan bom di Surabaya, khususnya kepada para korban dan keluarga yang turut mengalami kejadian ini.

. .
. .
. .
. .
. .
. .


Sementara itu  Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta DPR mempercepat revisi UU Antiterorisme. Tujuannya agar Polri bisa lebih cepat menindak teroris.

"Revisi jangan terlalu lama, susah satu tahun lebih," kata Kapolri dalam konferensi pers di RS Bhayangkara Surabaya, Minggu (13/5/2018).

Baca juga: Pernyataan Lengkap Jokowi soal Teror Bom Gereja di Surabaya

Kapolri menuturkan sejumlah pasal membuat Polri sulit bergerak. Ia mencontohkan teroris baru bisa ditindak jika sudah terbukti melakukan tindak teror.

"Kita tidak bisa melakukan apa-apa, hanya 7 hari menahan mereka, menginterview, setelah dilepas kita intai. Tapi setelah dilepas mereka kita intai juga menghindar," katanya.

Karena itu Kapolri berharap UU Antiterorisme segera diselesaikan. Kalau tak bisa diselesaikan dalam waktu dekat, ia berharap Presiden mengambil sikap.

"Undang-undang agar dilakukan cepat revisi, bila perlu Perppu dari Bapak Presiden terima kasih," pungkasnya.(detik.com)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sebut Intelijen Kecolongan Soal Bom Surabaya, 3 Cuitan Roy Suryo Kena Skakmat Netizen!"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.