Sri Bintang Pamungkas Juluki Amien Rais Pengkhianat Reformasi, Alasannya Bikin Netizen Terkaget-kaget!


Beritaterheboh.com - Aktivis Sri Bintang Pamungkas menilai, Amien Rais sebagai pengkhianat reformasi.

Pasalnya, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut dinilai tidak konsisten dalam memperjuangankan reformasi.

Hal tersebut disampaikan Sri Bintang dalam acara diskusi bertajuk 'Peringati Lengsernya Soeharto, Amien Rais Bapak Reformasi?'.


"Kalau saya (bilang), Amien Rais itu pengkhianat," kata Sribintang, di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (7/5).

Sementara itu, Aktivis 98, Wahab Talaohu menilai, Amien Rais sebagai brutus reformasi pasalnya Amien Rais tidak konsiten.

Bahkan, sejak tahun 1998 para aktivis pun telah menolak Amien Rais.

"Amien Rais brutus reformasi, kami menolak karena sikapnya tidak konsisten. Amien Rais tidak bersikap saat teman-teman kami dipukul dan dipenjara," katanya.

Sementara itu, Aktivis 1998 Faizal Assegaf menilai Amien Rais tak layak sebagai Bapak Reformasi namun yang tepat adalah Sri Bintang Pamungkas lantaran telah memperjuangkan reformasi dan selalu konsisten.

"Bagi saya justru yang bapak reformasi itu pak Sri Bintang Pamungkas. Kemana-mana masih mau jalan kaki. Terlalu idealismenya pak SBP suka timbulkan anomali dan pro kontra. Kalau Pak Amien Rais itu manifestasi setannya reformasi," ujarnya.

Sri Bintang cs Serang Amien Rais soal Reformasi: Dia Pengkhianat


 Aktivis '98, pelaku sejarah reformasi, salah satunya Sri Bintang Pamungkas, mengkritik Amien Rais terkait beberapa pernyataannya akhir-akhir ini. Soal Amien, Sri Bintang menganggap eks Ketua MPR itu bukan bapak reformasi.

"Amien Rais menyimpang. (Bukan bapak reformasi) bisa dibilang begitu," kata Sri Bintang dalam diskusi bertajuk 'Peringati Lengsernya Soeharto, Amien Rais, Bapak Reformasi?' di UP2YU Coffe & Resto Ibis Budget Hotel Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (7/5/2018).


"Amien Rais itu pengkhianat. Dia pernah mengatakan sudah minta maaf kepada ini-itu dia harus meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia tentang kesalahannya melakukan amendemen," sambungnya.

Dalam diskusi tersebut, Sri Bintang lebih banyak mengulas tentang tragedi lengsernya Presiden Soeharto kala itu. Ia mengatakan saat itu Amien mendukung Gus Dur menjadi presiden dan sesudahnya Amien mendukung Megawati.


Aktivis '98 lainnya, Faizal Assegaf, mengatakan Amien Rais ingin menjadi pahlawan. Contohnya, kata Faizal, Amien selalu menyalahkan Presiden Jokowi jika ada masalah, layaknya zaman Soeharto dulu.

"Amien Rais kemudian tampil ingin menjadi pahlawan. Amien Rais seolah-olah menempatkan Jokowi seperti Pak Soeharto. Semua seolah-olah disalahkan ke Pak Jokowi. Saya tak pernah menemukan Pak Amien Rais menyalahkan gubernur, bupati, DPR, DPD, tapi semua disalahkan ke Pak Jokowi," kata Faizal.


Lebih jauh, Faizal lalu mengungkit beberapa sikap Amien di zaman dulu. Dia membandingkannya dengan era saat ini.

"Saat dia mengatakan ada 'partai setan' dan 'partai Tuhan' itu terulang di tahun '99 itu, Pak Amien sudah jadi setan sebenarnya. Pada tahun 1999, Pak Amien itu menghasut umat Islam bahwa umat Islam mengharamkan presidennya perempuan kan? Dan dimenangkan Gus Dur kan," kata Faizal.

Faizal lalu menyebut kepentingan Amien di era kepemimpinan Gus Dur tidak terpenuhi. Amien lalu diceritakan Faizal melengserkan Gus Dur dan dia memilih Megawati menjadi presiden. Alasan itulah yang membuat Faizal berpendapat bahwa Amien Rais tidak konsisten dan tidak cocok dikatakan sebagai bapak reformasi.

Dalam diskusi yang digelar oleh Komunitas Cikini dan Jaringan Aktivitas Reformasi Indonesia (Jari 98) itu, selain Sri Bintang dan Faizal, turut hadir Kapitan Kelibay, peneliti dari Indonesian Public Institute (IPI); Wahab Talaohu, aktivis '98; dan pengamat politik Boni Hargens.

Diskusi ini lebih detail menceritakan tragedi '98. Selain itu, diskusi ini membahas insiden detik-detik lengsernya Presiden Soeharto.(detik.com/Tribunnews.com)



. .
. .
. .
. .

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sri Bintang Pamungkas Juluki Amien Rais Pengkhianat Reformasi, Alasannya Bikin Netizen Terkaget-kaget!"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.