Videonya Beda dengan Prabowo soal Politik Uang, Rachel Maryam Ketakutan Buru-buru Klarifikasi Begini


Beritaterheboh.com - Anggota DPR Fraksi Gerindra Rachel Maryam membuat video parodi soal tolak politik. Namun, politikus PDIP Eva Kusuma Sundari mengaku bingung soal perbedaan sikap antara Rachel dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

Sebab, Prabowo pernah berpendapat uang atau sembako politis boleh diterima namun penerimaan itu tak boleh berpengaruh pada pilihan politik saat di bilik suara. Sementara video parodi Rachel mengajarkan untuk menolak uang. Rachel merasa pesan yang ingin disampaikannya tak beda dengan Prabowo.

"Sebetulnya menurut aku, Eva Sundari lebay kalau bilang itu kebijakan yang tak sinkron antara Pak Prabowo dengan saya karena kalau kami pahami betul, video saya menolak politik uang dan Pak prabowo juga 'terima (uang) tapi jangan coblos'. Itu juga sebetulnya dalam rangka menolak politik uang cuma dengan cara yang berbeda," ujar Rachel saat dihubungi, Minggu (24/6/2018).


Rachel mengatakan inti pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat ialah untuk tak mencoblos karena sudah diberikan uang. Menurutnya, suara masyarakat tak dapat dibeli hanya karena diberi uang.

"Intinya itu menolak pembelian suara lewat uang. Artinya kita jangan mau mencoblos hanya karena diiming-imingi atau berterima kasih karena dikasih uang. Tidak seperti itu," tutur dia.

Saat ditanya cara mana yang mesti ditempuh masyarakat jika diberi uang, Rachel menyerahkan hal itu ke masing-masing individu. Dia tak meminta masyarakat mengikuti cara yang ditunjukkannya, tak juga menyuruh masyarakat mengikuti cara Prabowo.


Bernada bercanda, Rachel mengatakan akan membuat video yang menggambarkan cara tolak politik seperti yang diucapkan Prabowo. Dia mengatakan akan membuat video tersebut karena, kata Rachel, tak ada perbedaan pesan yang ingin disampaikannya dengan pesan Prabowo.

"Ya nanti saya buat video diambil uangnnya, coblos yang beda supaya tak dibenturkan dengan Pak Prabowo, nanti saya buat lagi video yang kayak begitu," ujar dia.

"Kami tak mau masyarakat kita direndahkan dengan dibeli masa depannya seharga Rp 100-200 ribu. Intinya statement Pak Prabowo seperti itu. Statement saya di video juga seperti itu. Caranya mau menolak secara frontal atau menerima tapi tak terpengaruh dengan pilihan di bilik suara, itu terserah masing-masing," sambungnya.


Sebelumnya diberitakan Sekretaris Badan Pelatihan dan Pendidikan DPP PDIP Eva Kusuma Sundari mengatakan beda soal sikap tolak politik uang yang ditunjukkan Prabowo dan Rachel sebagai sesuatu yang membingungkan.

"Aku sih melihatnya agak membingungkan karena Rachel Maryam bikin soal pelarangan pembelian suara," kata Sekretaris Badan Pelatihan dan Pendidikan DPP PDIP Eva Kusuma Sundari berkomentar, kepada detikcom, Minggu (24/6/2018).


Selain kontradiksi yang dia rasakan dari Gerindra, dia juga merasa pernyataan Prabowo memuat penyudutan terhadap pelaku politik uang, yakni seolah-olah pelaku politik uang adalah pengguna anggaran negara atau anggaran daerah yang menggunakan duit bangsa Indonesia demi kepentingan politik jangka pendek pribadi.

"Statement Pak Prabowo sangat menyudutkan politisi yang membiayai sendiri kampanyenya, pakai duit sendiri, dan memakai pendekatan operasi sembako murah. Banyak yang melakukan itu dengan biaya sendiri," tutur Eva.(detik.com)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Videonya Beda dengan Prabowo soal Politik Uang, Rachel Maryam Ketakutan Buru-buru Klarifikasi Begini"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.