Dipecat dari Pertamina, Diangkat Anies Jadi Boss Jakpro. Ini Dia Profil Dwi Wahyu Daryoto, Teman Kost-an Sudirman Said


Beritaterheboh.com - Salah seorang direksi PT Pertamina (Persero) yang saat ini tengah menjabat, yakni Dwi Wahyu Daryoto, ternyata tidak lulus asesmen kompetensi bakal calon direktur BUMN.

Berdasarkan dokumen yang diperoleh Eksplorasi.id, asesmen yang dilakukan PPM Manajemen tertanggal 30 November 2014, Dwi Daryoto masuk kategori tidak disarankan untuk dipilih menjadi direktur BUMN.

Dwi Daryoto hanya memeroleh nilai 2,45 dari global standar. Bahkan nilainya jauh dari kategori yang tidak disarankan, yakni 2,64.

Ada empat rekomendasi yang dilakukan PPM Manajemen apakah orang itu layak menjadi calon direksi BUMN atau tidak, yakni sangat disarankan dengan nilai di atas 3,00, disarankan (2,82-2,99), dipertimbangkan (2,64-2,81), dan tidak disarankan (< 2,64).

Hasil penilaian (asesmen) itu ditandatangani oleh Mirta Amaranti selaku kepala Divisi Asesmen SDM PT Binaman Utama tertanggal 1 Desember 2014.

Seperti diketahui, Dwi Daryono saat ini duduk sebagai direktur SDM, Teknologi Informasi dan Umum Pertamina. Dia diangkat berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN No SK-242/MBU/10/2016, tanggal 2 Desember 2016.

Sebelum menjabat sebagai direksi di Pertamina, Dwi Daryoto pernah berkarier sebagai partner di KAP Tanudiredja, Wibisono dan rekan PwC Indonesia.


Dwi Daryoto merupakan lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN ) tahun 1992 dan memeroleh gelar Magister Psikologi Terapan dari Universitas Indonesia (2012).

Sumber Eksplorasi.id mengungkapkan, diangkatnya Dwi Daryoto konon tidak terlepas dari campur tangan Sudirman Said ketika duduk sebagai menteri ESDM. “Dwi Daryoto dan Sudirman Said pernah satu kost-an. Keduanya juga merupakan lulusan STAN,” kata sumber.

Dikonfirmasi, Dwi Daryoto hanya menjawab bahwa sejak diberikan amanah sebagai direksi Pertamina dirinya telah melakukan sejumlah inisiatif.

“Beberapa inisiatif yang saya pimpin antara lain likuidasi Petral, sentralisasi pengadaan non hydro, dan penangan oil losses. Inisiatif-inisiatif itu menghasilkan penghematan secara berkelanjutan sekitar USD 600 juta pada 2015 dan USD 400 juta pada 2016,” kata dia kepada Eksplorasi.id melalui pesan WhatsApp Messenger, Rabu (8/2).

Ditanya bahwa berdasarkan hasil PPM Manajemen dirinya tidak disarankan dan cukup janggal untuk pengangkatan direksi BUMN. Dwi Daryoto tidak menjawab pertanyaan tersebut.

Reporter : HYN

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dipecat dari Pertamina, Diangkat Anies Jadi Boss Jakpro. Ini Dia Profil Dwi Wahyu Daryoto, Teman Kost-an Sudirman Said"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.