Fahri Hamzah Tercyduk Netizen Sebar Hoax di Twitter Soal Susi Pudjiastuti, Harusnya sih Malu...!


Beritaterheboh.com - ANGGOTA DPR RI Fahri Hamzah, tertangkap basah menyebarkan hoax di media sosial twitter lewat akun pribadinya @fahrihamzah.

Warganet menemukan @fahrihamzah menyebar hoax ketika berusaha membeberkan kesalahan Menteri Susi Pudjiastuti.

Saat itu dalam beberapa cuitannya @fahrihamzah hendak menunjukkan betapa makin sengsaranya nelayan saat susi pudjiastuti menjabat menteri kelautan dan perikanan.

@fahrihamzah bercuti seperti ini : (bagian yang dihitamkan adalah bukti @fahrihamzah menyebar kabar salah alias hoax)

@fahrihamzah :' Saya komentari setelah baca bu. Kalau saya komentari lebih jauh salahnya tambah banyak nanti..'.

@fahrihamzah :Ibu Susi yth, Negara ini besar Perlu pikiran besar. Tapi bangsa ini juga punya kultur, sering terpukau sama orang terkenal. Itulah yang saya lihat sehingga kesalahan ibu Gak ada yg berani cegah. Ketemu lagi presiden yang Gak paham persoalan. Sempurna!


@fahrihamzah :Di tambah lagi, gaya jenggo ibu Susi memang langka (saya dalam banyak hal setuju). Tetapi, kita tetap harus benar, tidak melanggar hukum dan terbuka menerima kritik dan saran. Saya ingin menyampaikan masukan kepada ibu di luar puja puji asal ibu senang.

@fahri hamzah : Ada anak muda dari kampung saya, aktifis nelayan namanya Rusdianto. Kami orang sumbawa tinggal di pesisir jadi kami tahu keadaan nelayan. Rusdianto mengkritik ibu Susi yg merugikan. Eka yan lalu dia menjadi tersangka pencemaran nama baik. Itu tidak baik. Dia nelayan.

@fahrihamzah : Saya sekarang ingin memperdengarkan suara nelayan kepada ibu. Nelayan tambah susah bu, hidup makin sengsara, melaut lebih susah dan mereka menangis. Lalu dengan segenap popularitas itu ibu berjuang untuk siapa? Rusdi bukan siapa2 bu, dia nelayan kecil.


@fahrihamzah : Tapi, gebrakan ibu tentu bikin heboh. Banyak orang terkesima. “Tenggelamkan!” Itu adalah sempurna memenuhi hasrat untuk mengukur kinerja dengan hancurkan! dan habisi! Tangkap! Dan bakar! Dan ibu dipuji termasuk oleh presiden yang gembira menyaksikan itu dengan kasat mata.

@fahrihamzah : Pertama, kesalahan ibu adalah bikin nelayan sengsara. Padahal. Tugas ibu nomor 1 di posisi itu bukan yang lainnya tetapi bikin nelayan hidup bahagia. Ibu boleh punya alasan konservasi, dll sampai ibu dipuji dunia. Seperti sudah ibu nikmati. Hebatlah.



@fahrihamzah : Tetapi ibu perlu tau. Karena kaum kapitalis global maunya kita membersihkan laut kita dengan membatasi rakyat kita sendiri setelah mereka kotori laut kita berabad-abad. Mereka tidak peduli rakyat nelayan tambah miskin. Kemiskinan hanya statistik!


@fahrihamzah : Kedua, tugas ibu bukan menegakkan hukum. Saya sudah baca UU yang sekarang ibu mau ubah. Memang Gak ada dan tidak boleh. Konsep poros maritim itu bukan menyulap menteri kelautan menjadi penegak hukum. Kenapa ibu mengambil pekerjaan polisi dan tentara?


@fahrihamzah : Suatu hari, di istana, saya berbincang dengan ibu dan mengeluhkan para beking pencuri ikan. Orang2 yang ibu sebut termasuk yang dekat dengan pejabat di sekitar rapat kabinet. Ya itulah persoalannya. Pencuri itu ada bekingnya. Dan pejabatnya masih aktif.


@fahrihamzah : Soal keberanian saya anggap ibu Ok punya lah. Tapi ini soal kemiskinan rakyat yang ada dalam kenyataan dan dalam statistik. Ibu ingin konservasi ikan, lalu syarat bagi rakyat untuk menangkap dipersulit padahal rakyat cuman bisa itu karena berabad-abad hidup di situ.


@fahrihamzah : Kalau ikan hanya ditangkap oleh industri besar terus rakyat kecil dilarang menangkap lalu untuk siapa ibu jadi menteri? Sementara ekspor laut kita juga Turun dan rakyat menangis akibat aparat yang menangkapnya padahal turun temurun sudah begitu.


@fahrihamzah : Entahlah, tapi saya pernah bersinggungan sebentar di KKP sebagai konsultan dan mengerti bahwa nelayan kita Perlu pembela. Pesisir laut Indonesia dari dulu adakah kantong kemiskinan. Sekarang juga adalah kantong sampah. Hidup tambah susah dan tidak ada yang membela.



@fahrihamzah : Entahlah, tapi saya pernah bersinggungan sebentar di KKP sebagai konsultan dan mengerti bahwa nelayan kita Perlu pembela. Pesisir laut Indonesia dari dulu adakah kantong kemiskinan. Sekarang juga adalah kantong sampah. Hidup tambah susah dan tidak ada yang membela.


@fahrihamzah : Teori ibu tentang bertambahnya jumlah ikan setelah pertunjukan “ngebom” itu bohong. Gak usah hitung kepala ikan dilaut yang luasnya 75% bumi dan 75% nusantara. Hitung jumlah kepala orang miskin aja kita Gak sanggup. Poros maritim jokowi jadi Gak jelas. Di laut kita binasa.


@fahrihamzah : Maaf bU Susi, Saya juga seperti ibu Gak suka basa basi. Banyak yang saya mengerti sebagai anak pesisir tapi ibu lebih tahu. Hanya kita beda tugas dan beda posisi, tugas ibu eksekutif dan tugas saya legislatif. Percakapan ini anggaplah sebuah kopi siang. Tks. @susipudjiastuti.


Usai cuitan itu, warganet pun mempertanyakan nama Rusdiyanto yang disebut-sebut @fahrihamzah.

Bahkan warganet menelusuri siapa Rusdiyanto,dan akhirnya ketahuan Rusdiyanto bukanlah nelayan seperti yang disebut @fahrihamzah.

Akun @partaisocmed menyebut 'Rusdianto Samawa alias @yanto_2012 alias @chalistarano alias @SagarinoSamawa dlm geng cantrang berperan sbg konsultan media dan buzzer. Dalam operasi jahatnya Rusdianto Samawa ini selalu membawa2 nama Muhammadiyah, tepatnya Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah. pic.twitter.com/LES8wi8PRt'.

Bahkan akun @partaisocmed membeberkan lebih panjang lagi mengenai siapa Rusdiyanto. Pada akhirnya dapat disimpulkan bahwa Rusdiyanto bukan nelayan seperti disebut @fahrihamzah.

Warganet pun berbalik menyerang @fahrihamzah tanpa ampung.

@Alfin_Situngkir menulis '@nrg07 @Fahrihamzah @PartaiSocmed @susipudjiastuti Mantap mba, gini kan bagus. Langsung di counter
Supaya warganet tidak Salah menilai'.

@SiBonekaAyu menulis @Fahrihamzah FH dari tadi tidak menyebutkan nelayan teraebut lebih susah dan menangis karena apa.Tidak berani mengungkapkan fakta bahwa Rusdianto adalah aktivis pendukung CANTRANG. Penggunaan cantrang dilarang karena akan merusak eskosistem laut. Naif.'

Bahkan pada postingan tersebut netizen lainnya juga melampirkan video Rusdianto yang disebut Fahri Hamzah sebagai nelayan.


. .

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Fahri Hamzah Ketangkep Basah Sebar Hoax di Twitter Soal Susi Pudjiastuti, Harusnya sih malu

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Fahri Hamzah Tercyduk Netizen Sebar Hoax di Twitter Soal Susi Pudjiastuti, Harusnya sih Malu...!"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.