Bikin Nyesek! Begini Pengakuan Siswi SMA Wonosobo Yang Buang Bayi di Toilet Bandara Sepinggan Kaltim


Beritaterheboh.com - Siswi SMA berinisial ND (18) tega membuang bayinya yang masih berusia hitungan menit.


Bayi malang itu dibuang ke dalam kloset Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Jumat (19/10) malam.

Kejadian bermula saat pelaku baru saja landing melalui penerbangan Yogyakarta-Balikpapan bersama orangtuanya.

Namun, kejadian ini rupanya tak diketahui orangtua ND. Kepada polisi, mereka mengaku tidak tahu-menahu soal kehamilan anaknya.

Pengakuan orangtua pelaku ini disampaikan Kasat Reskrim Polres Balikpapan, AKP Mahfud Hidayat, Sabtu (20/10) sore.

Dalam jumpa pers dengan para awak media, Mahfud mengatakan, ND merupakan warga Kabupaten Wonosobo, Jateng.


Bersama keluarganya, siswi SMA kelas 3 itu hendak pergi ke Balikpapan untuk berlibur sekaligus mengunjungi kakaknya di Sangatta, Kutim.

ND bersama keluarganya berangkat mengunakan maskapai penerbangan, bernomor seri JT 664, melalui Bandara Adisutjipto, Jogjakarta.

ND berangkat dengan mengenakan pakaian muslimah serba lebar. Namun bukan tanpa maksud.

“Hal ini dilakukan agar kandungan dalam perutnya tidak ada yang mengetahui,” kata Mahfud.


Saat tiba di Bandara SAMS (Sultan Aji Muhammad Sulaiman), ND berpisah dari rombongan.

Melaui CCTV, polisi melihat ND pergi ke toilet A2 di sebelah barat pintu kedatangan bandara seorang diri. “Di toilet itu dia melahirkan sendiri,” jelasnya.

Dia menambahkan, proses melahirkan ND berlangsung sekitar 30 menit. Setelah berhasil keluar, bayinya ditinggal di dalam sebuah kloset di toilet tersebut.

“Di toilet itu juga bayinya dipastikan meninggal dunia,” tambahnya.


Motifnya, terang Mahfud, ND membuang jabang bayinya itu karena malu. Sebab, perempuan yang masih duduk dibangku kelas XII SMA di Wonosobo itu, belum menikah.

“Karena belum punya suami, jadi dia (NB) berusaha menutupi aibnya itu,” terang perwira balok tiga itu.


Kini, ND harus berhadapan dengan hukum untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya.

Polisi menjerat pelajar SMA di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah itu dengan pasal 306 KUHP junto pasal 307 KUHP, tentang penelantaran anak.

“Ancaman penjaranya sembilan tahun ditambah sepertiga, jadi totalnya sekitar dua belas tahun penjara,” tukasnya.

Kronologi

Kasat Reskrim Polres Balikpapan, AKP Mahfud Hidayat membeberkan kronologi penemuan bayi di toilet bandara SAMS.
Menurut Mahfud, bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh petugas Cleaning Service (CS) Bandara SAMS, Hasriani (21) pada Jumat (19/10) sekitar pukul 23.00 Wita.

Saat itu, Hasriani tengah membersihkan toilet A2 di sebelah barat pintu kedatangan bandara. Namun, sebelum Hasriani masuk ke dalam toilet, ia melihat ada ceceran darah di lantai depan pintu masuk toilet tersebut.

Setelah masuk, alangkah terkejutnya Hasriani saat melihat ada sesosok bayi di dalam kloset.


Hasriani lantas bergegas melaporkan temuannya itu kepada Setiawan Nur (25), petugas Avsec Bandara SAMS.

“Kemudian saksi II (Setiawan Nur) melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Bandara (SAMS),” ungkap Mahfud, Sabtu (20/10/2018).

Kemudian, lanjut Mahfud, bayi tersebut baru berhasil dievakuasi sekira pukul 23.38.

“Proses evakuasi sempat sedikit terhambat karena posisi ari-ari bayi menyangkut di dalam kloset,” lanjut perwira balok tiga itu.

Setelah itu, tambah Mahfud, bayi yang diketahui berjenis kelami laki-laki itu dibawa ke Rumah Sakit TNI AU untuk mendapatkan perawatan medis. Namun sayang, nyawa bayi itu tetap tak terselamatkan.

“Setelah dilakukan pemeriksaan di rumah sakit AU, bayi tersebut dinyatakan telah meninggal dunia,” pungkasnya.

Pelaku Ditangkap

Hasil penelusuran polisi melalui CCTV, ND terlihat masuk ke toilet A2 pada Jumat (19/10), sekitar pukul 23.04 Wita.

Kemudian ia keluar pada pukul 23.23. ND kemudian berjalan menuju ke lobi bandara.

“Selanjutnya naik taksi bandara menuju salah satu hotel di Balikpapan,” beber Mahfud.

Setelah mendapat informasi tersebut, lanjut dia, tim gabungan Polda Kaltim bersama Polres Balikpapan dan Polsek Bandara SAMS, segera menuju hotel tersebut pukul 01.00 wita.

Sampai di hotel, polisi lebih dahulu mengonfirmasi mengenai keberadaan ND kepada resepsionis hotel.


Kemudian tim mencocokkan CCTV hotel dengan CCTV bandara yang diduga pelaku pembuangan bayi itu masuk ke lobi dan kamar hotel.

“Ternyata sama. Bahwa diduga pelaku menginap di hotel tersebut di kamar 329,” urai perwira balok tiga di pundak itu.


Setelah bukti-bukti terkumpulkan, polisi langsung menciduk ND di kamar tersebut.

Oleh polisi, terang Mahfud, Nd kemudian dibawa ke Rumah Bhayangkara Balikpapan untuk mrnjalani pemeriksaan, pada pukul 02.40 wita.

“Hasil pemeriksaan membenarkan, yang bersangkutan (ND) baru saja selesai melahirkan,” terangnya.

Pukul 03.30 wita terduga dibawa ke Polres Balikpapan untuk proses lebih lanjut,” pungkasnya.

(sur/pro/one/prokal/pojoksatu)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bikin Nyesek! Begini Pengakuan Siswi SMA Wonosobo Yang Buang Bayi di Toilet Bandara Sepinggan Kaltim"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.