Jokowi Disebut Sebagai Santri Oleh KH Ma'ruf Amin, Anak Buah SBY & Timses Prabowo-Sandi Kompak Protes


Beritaterheboh.com - Ucapan KH. Ma'ruf Amin yang menyebut Joko Widodo sebagai santri Situbondo mendapat cibiran dari Ketua Divisi Advokasi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean.

Tak sampai di situ, Ferdinand juga menertawakan ucapan wakil presiden nomor urut 02 tersebut.

"Hahaha... Saya harus tertawa dan menertawakan semua kondisi ini," kata Ferdinand kepada Kricom di Jakarta, Selasa (13/11/2018).

Ferdinand hingga saat ini juga merasa belum pernah mendengar gagasan-gagasan dalam kontestasi politik tanpa adanya narasi lucu-lucuan yang tak perlu.

"Saya belum melihat dan belum mendengar dari Ma'ruf Amin, bangsa ini mau diapakan 5 tahun ke depan bila dia dengan Jokowi terpilih," sambung Caleg Partai Demokrat Dapil Jawa Barat ini.

Begitu juga dengan Jokowi yang menurutnya masih nihil narasi kebangsaan tentang mau ke mana republik ini.


"Tapi justru surplus dengan gimmick lucu, norak, dan kampungan seperti naik sepeda, naik motor, dan lain lain itu sepeti narasi sontoloyo dan genderuwo. Capres, cawapres apa ini?" sesal Ferdinand.

Terkait Ma'ruf Amin yang menyatakan Jokowi adalah Santri, Ferdinand menyebut bahwa pernyataan mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia tersebut sebagai bagian dari politisasi simbol-simbol agama.

"Ironisnya, justru ulama yang jadi wakil dan santri jadi jualan," ucapnya.

"Ini politik tak sehat dan saya pikir Ma'ruf Amin berlebihan dan cenderung bermuatan ketidakjujuran jika menyatakan Jokowi adalah santri. Mana ada santri enggak fasih mengeja Alfatihah?" tutup Ferdinand.



Sementara itu Juru debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sodik Mudjahid berkomentar soal Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi yang disebut sebagai santri.

Menurutnya yang lebih pantas disebut santri adalah Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno.

Sodik menjelaskan, Sandiaga lebih cocok dianggap sebagai santri ketimbang Jokowi berdasarkan penilaiannya sejarah, serta latar belakang keluarga.

“Kalau jujur, melihat sejarahnya, melihat keluarganya, rasanya lebih cocok Sandiaga disebut santri. Karena lahir dari keluarga yang dekat dengan Islam dan aktivis Islam,” jelas Sodik di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Selasa (13/11/2018).

Melihat semua orang bisa dinobatkan sebagai santri, membuat Sodik mengungkapkan mesti ada batasan dalam menyematkan predikat santri kepada seseorang.

Pasalnya, dirinya masih mengingat banyak yang protes Sandiaga disebut santri oleh Wakil Ketua Majelis Syura PKS Hidayat Nur Wahid.

Batasan baru yang dimaksud Sodik ialah, seseorang yang disebut santri bukan hanya menguasai ilmu agama, belajar di pesantren, bahkan mampu membaca kitab kuning.

Namun, seseorang yang bisa disebut santri juga adalah yang terbiasa dengan budaya Islam, hingga memiliki akhlak-akhlak sesuai dengan ajaran agama Islam.

Untuk diketahui, pernyataan bahwa Jokowi pernah menjadi santri di pondok pesantren di Situbondo, Jawa Timur, diungkap oleh Maruf Amin saat menghadiri acara doa bersama dengan ribuan santri dan ulama di Lebak, Banten.

Pernyataan serupa kembali diucapkan Maruf Amin di kediamannya di Menteng, Jakarta, Selasa. Maruf mengatakan Jokowi adalah santri setelah mendengar cerita dari salah satu kiai di Situbondo.

Menurut kiai tersebut, Jokowi memang tidak belajar di pesantren, namun mendapatkan ilmu agama. Maruf sendiri mengetahui Jokowi sebagai santri saat dia bertemu dengan sejumlah kiai di Sukorejo.

Dalam pertemuan itu, terungkap dari para kiai bahwa Jokowi ternyata santri di Situbondo dan belajar agama di Ponpes KH As'ad Samsul Ali.(suara.com/kricom.id)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jokowi Disebut Sebagai Santri Oleh KH Ma'ruf Amin, Anak Buah SBY & Timses Prabowo-Sandi Kompak Protes"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.