Sempat Jadi Perdebatan, Jenazah Rudolf Petrus Korban Lion Air JT610 Akhirnya Dimakamkam di Minut


Beritaterheboh.com -  Ibadah pemakaman Rudolf Petrus Sayers, korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610, bakal berlangsung di Perum Greenville Vila Matungkas, Sabtu (10/11) siang.

Gabriella Katuuk Sayers, sang anak, kepada Tribun Manado via WA Sabtu pagi menyatakan, keluarga berencana terbang dari Jakarta pukul 9.40 wita dam akan tiba sekitar pukul 14.00 Wita.

"Acara akan dilanjutkan dengan ibadah pemakaman," kata dia.

Bella mengucapkan rasa syukurnya atas bisanya sang ayah dimakamkan di Minut. 

Sebelumnya terjadi polemik tentang jenazah sang ayah antara keluarga Bella dengan pihak istri yang mengaku istri ke dua dan kelima Petrus. 

"Terima kasih atas dukungannya selama ini hingga kami bisa tegar melewati semua ini, " kata dia.


Sebelumnya, pascakematian Petrus Rudolf Sayers bersama jatuhnya Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karang, Senin (29/10) terungkap bahwa Petrus memiliki lima istri. 

Gabriella mengatakan ibunya, Yuke Meiske Pelealu, merasakan kejanggalan saat meminta informasi pada Lion Air, keluarganya menilai Lion Air kurang transparan.

Saat penyerahan peti jenazah, kata Gabriella, keluarganya belum memegang surat kematian ayahnya. Pihak keluarga istri pertama belum melihat isi dari surat kematian Petrus. Pasalnya jenazah masih diperebutkan antara dua kubu, pihak istri pertama yaitu Yuke Meiske Pelealu vs pihak istri kedua sampai kelima menjadi satu kubu, diwakili istri kelima yaitu Levina. 

Istri kedua sampai istri kelima menjadi satu kubu berusaha mengambil jenazah Petrus Sayers dan uang duka Lion Air.

Namun kemudian setelah semua dokumen asli diperiksa, pihak istri pertama kemudian mendapat ijin dari Lion Air untuk amembawa pulang jenazah korban dan mendapat uang santunan dari Lion Air.


Sementara itu Yuke Pelealu istri Almarhum Rudolf Sayerz mengakui sempat kesulitan mengurus kelengkapan berkas di Jakarta.


"Saya bersama anak anak melakukan upaya semaksimal mungkin membawa berkas termasuk Akte Nikah dan Kartu Keluarga, banyak kesulitan apalagi ada pengakuan dari beberapa pihak yang mengklaim sebagai istri sah, syukur semuanya boleh berakhir baik,saya boleh membawa kembali jenazah suami saya," ucap Yuke.


Saat Wartawan mengunjungi rumah duka di desa Matungkas, Jumat (9/11/2018) terpantau Bangsal Duka sudah siap dan juga banyak karangan bunga sebagai bentuk ucapan belasungkawa dari sejumlah pihak termasuk pemerintah desa Matungkas.(Tagar.id/RRI.co.id)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sempat Jadi Perdebatan, Jenazah Rudolf Petrus Korban Lion Air JT610 Akhirnya Dimakamkam di Minut"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.