Kampret! Sejoli Larang Donasi di Kalianda, “Pokoknya Harus Kena Tsunami Semua”


Beritaterheboh.com -  Video sejoli larang donasi di Kalianda, Lampung Selatan viral di media sosial. Dalam video berdurasi 36 detik itu, pria yang diketahu bernama Kelvin itu meminta teman-temannya tidak memberikan donasi di Kalianda yang diterjang tsunami, Sabtu (22/12) lalu.

Pernyataan kontroversial itu disampaikan Kelvin melalui live Instagram pribadinya @kelvinyudatama.

Saat live, Kelvin tampak bersama seorang wanitaberada di dalam mobil. Kelvin yang menggunakan kemeja berwarna hijau, mengeluarkan ucapan diduga berisi ujaran kebencian.

Kabarnya, video itu diambil di lampu merah di Jalan Dr Susilo, dekat kantor Pemkot Bandar Lampung, tak jauh dari komplek masjid Al-Furqon.

Saat itu, Kelvin dimintai sumbangan oleh relawan peduli bencana yang melakukan penggalangan dana untuk korban tsunami Kalianda. Bukannya, memberikan sumbangan, Kelvin justru mencela para relawan.

“Donasi peduli Kalianda, gua gak mau. Pokoknya Kalianda harus kena tsunami semua. Woi kawan-kawan, jangan pernah donasi di Kalianda ya, biarin aja dia orang rata,” kata Kelvin.


Dalam sekejap, video itu pun langsung viral di media sosial, Kamis, 27 Desember 2018. Tak pelak, sejoli itu dihujat habis-habisan.

“Mentang2 rumah lu mewah gt?seenak mulut jamban lu ngomong,coba rumah lu ambruk kena tsunami, trus gadikasih bantuan? gmna perasaan lu? tolol jan dipelihara, harta lu ga bakal dibawa mati brayy, maap emosi,” komentar @cacaa252.

“Aku ini org lampung kesel jga liat org kyk gitu bayangin kita semua lagi berdukaa mereka juga semua masih sodara kita kenapa org2 pada jahaat,” kata @mianevtika.



“Kalo memang ga mau donasi atau bantu ya setidaknya jangan berbicara seperti itu. Skrg tau salah minta maaf terus kabur bagaimana perasaan org2 yg kau sepelekan?,” tambahnya.

Berikut video sejoli larang donas di Kalianda Lampung yang viral di media sosial:



Pojoksatu.id

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kampret! Sejoli Larang Donasi di Kalianda, “Pokoknya Harus Kena Tsunami Semua”"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.