Bikin Mupeng! Fakta-fakta Jelang BTP Bebas, Siarkan Kebebasannya di Youtube Hingga Jadi Narasumber di 15 Negara


Beritaterheboh.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok alias BTP dijadwalkan akan bebas empat hari lagi, tepatnya pada tanggal 24 Januari 2019 mendatang.

Ahok harus menjalani vonis dua tahun penjara dalam kasus penodaan agama pada 9 Mei 2017 yang lalu.

Ahok mendapatkan tiga kali remisi selama ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Kini, Ahok diperkirakan akan bebas pada 24 Januari 2019 terhitung sejak tanggal penahanan 9 Mei 2017.


Menurut Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Ham, Ade Kusmanto, Ahok diperkirakan akan bebas pada bulan Januari 2019 mendatang.

"Jika diperhitungkan sejak tanggal penahanan 9 Mei 2017, maka (Ahok) diperkirakan akan bebas pada bulan Januari 2019," ujar Ade.

Berikut fakta-fakta jelang ahok bebas, dikutip Tribunnews.com dari berbagai sumber:

1. Siarkan Detik-detik Kebebasannya di Youtube

Ahok yang akan bebas tanggal 24 Januari 2019 mendatang, meminta Ahoker (sebutan pendukung Ahok) untuk tidak melakukan penyambutan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.
Sebab, kata Ahok, di hari kebebasannya bertepatan dengan hari kerja, yaitu hari Kamis.

Ahok tak ingin di hari kebebasannya malah membuat masyarakat yang akan melakukan aktivitas malah menjadi terganggu.

Karena itu, Ahok membuat akun Youtube bernama Panggil Saya BTP.

Akun Youtube bernama Panggil Saya BTP tersebut akan menyiarkan detik-detik kebebasan Ahok pada 24 Januari 2019 mendatang.

2. Tak Ada Pengamanan Khusus


Mabes Polri mengaku tak ada persiapan pengamanan khusus yang disiapkan pihaknya untuk mengawal Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat dia bebas tanggal 24 Januari 2019 mendatang.

Namun demikian, Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya tetap akan mengantisipasi pengamanan apabila nanti jumlah massa Ahokers yang akan datang menjemput Ahok melonjak.

"Kalau ada yang datang massa banyak akan diamankan oleh Korps Brimob. Cukup dengan ditambah polsek itu," ucap Dedi di Jakarta, Jumat (18/1) lalu.

Apalagi Ahok meminta para pendukungnya untuk tidak perlu datang menjemputnya, baik di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, maupun di Lapas Klas 1 Cipinang Jakarta Timur.


Maka dari itu, pengamanan berlebih nampaknya tak perlu dilakukan.

"Ahok sendiri sudah menyampaikan ke Ahokers, 'enggak usah dijemput, saya mau pulang sendiri, mau happy-happy sendiri', ya sudah," katanya.

3. Dipindahkan Sebelum Bebas


Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan HAM Ade Kusmanto mengatakan pada hari pembebasan 24 Januari 2019, Ahok akan dipindahkan dari tempatnya ditahan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, menuju Lapas Klas 1 Cipinang, Jakarta Timur.

Ahok harus menjalani prosedur tersebut mengingat statusnya adalah tahanan Lapas Klas 1 Cipinang.


"Secara administrasi, kan tanggung jawab tetap di Lapas Klas 1 Cipinang, hanya tempat (Ahok ditahan) saja di Mako Brimob," ujar Ade.

Ade menjelaskan, surat pembebasan Ahok nantinya akan ditandatangani kepala Lapas Klas 1 Cipinang.

Surat tersebut kemudian akan diserahkan kepada Ahok.

4. Akan Menikah


Ahok akan melangsungkan pernikahan pada 15 Februari 2019 mendatang.


Kabar bahagia itu disampaikan oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.

Ia mendengar curhatan Ahok saat mengunjungi mantan Bupati Belitung Timur itu di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, beberapa pekan lalu.

"Saya lihat kondisinya sehat, dan dia juga banyak rencana-rencana untuk bagaimana nanti setelah dia ke luar. Karena dia berpikiran tanggal 15 Februari dia akan melangsungkan pernikahan dengan calonnya," ujar Prasetyo Edi Marsudi saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (18/1/2019).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Ahok dikabarkan tengah dekat dengan seorang polisi wanita (Polwan) berusia 21 tahun yang berasal dari Nganjuk, Jawa Timur.


Bahkan, Ahok telah melamar Polwan berinisial 'P' untuk menjadi istrinya saat berbincang di Mako Brimob.

5. Ayah Bripda Puput Enggan Berkomentar


Rumah Bripda Puput Nastiti Devi di Cimanggis Depok, Jawa Barat. ((Warta Kota/Anggie Lianda Putri))

Jelang bebasnya mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), santer terdengar kabar ia akan segera melangsungkan pernikahan.

Bahkan kabar itu sudah diketahui pihak keluarga Bripda Puput Nastiti Devi yang disebut sebagai kekasih Ahok setelah resmi cerai dari Veronica Tan.

Namun, Teguh Sriyono ayahanda Puput Nastiti Devi masih enggan memberikan komentar terkait kabar penikahan 15 Februari 2019 mendatang.


"Saya belum bisa jawab, nanti tunggu Puput dulu yaa, baru saya bisa beri penjelasan. Soalnya takut salah ngomong," ujar Teguh.

Ia pun mengatakan bahwa Puput Nastiti Devi sedang tidak ada dirumah dan tidak mengetahui kapan pulangnya.

"Saya baru pulang (kerja) juga nih, Puput baru saja pergi, main kayaknya. Soalnya hari Sabtu ini," ucap Teguh.

Ia mengungkapkan kalau Puput Nastiti Devi memang jarang berada dirumah karena menjalankan dinas, bahkan akhir pekan pun Puput lebih sering keluar rumah.


"Jarang dirumah, kalau weekend sih biasa main keluar. Namanya anak muda, masih suka main sama teman-temannya," kata Teguh.

6. Jadi Narasumber di 15 Negara


Setelah bebas, Ahok atau BTP akan hadir menjadi narasumber sebuah seminar di 15 negara.

Salah satu anggota Tim BTP, Ima Mahdiah mengatakan, BTP bakal bicara pengalamannya selama lebih kurang dua tahun ditahan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

"(Bicara) soal pengalaman hidup beliau selama di (Rutan) Mako," ujar Ima.


Selain itu, lanjut dia, BTP juga akan menceritakan pengalamannya selama menjabat di pemerintahan, baik saat menjabat sebagai anggota DPR, Bupati Belitung Timur, maupun gubernur DKI Jakarta.

"Iya ada juga (soal pengalaman di pemerintahan), itu request dari mahasiswa," kata dia.

Hingga kini, BTP sudah menerima undangan menjadi pembicara seminar di 15 negara, mulai dari negara-negara di Asia Tenggara, Jepang, Korea, Inggris, Perancis, hingga negara-negara bagian di Amerika Serikat.

Di negara-negara itu, BTP diundang oleh diaspora, warga negara asing (WNA), maupun universitas.


Banyak juga undangan yang datang dari dalam negeri.

(Tribunnews.com/Whiesa)



Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Fakta-fakta Jelang Ahok Bebas, Siarkan Kebebasannya di Youtube Hingga Jadi Narasumber di 15 Negara, 



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bikin Mupeng! Fakta-fakta Jelang BTP Bebas, Siarkan Kebebasannya di Youtube Hingga Jadi Narasumber di 15 Negara"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.