Fitnah Lagi, Sebut Musibah Banjir Gowa Bikin Ketahuan Ada TKA. Ternyata Begini Faktanya


Beritaterheboh.com - Beredar info hoaks yang disebar akun anti Jokowi dengan mengambil video demo buruh IMIP, dengan menuliskan caption provokatif, VIRALKAN KAWAN !!!! 
ASING ASENG SUDAH MENJAJAH

HIKMAH DIBALIK MUSIBAH BANJIR YG MELANDA SULAWESI GOWA...CINA MEMBELUDAK KELUAR DARI PERSEMBUNYIAN NYA ... TAPI LAGI2 PIHAK REZIM BILANG INI HOAX INI FITNAH LUAR BIASA... DASAR KECEBONG DUNGU.
PANAS2 DEH LOO BONG

Postingan ini sudah dihapus pemiliknya namun kemudian disebarkan oleh akun2 lainnya juga.
'

FAKTANYA video tersebut adalah aksi demo buruh morowali meminta kenaikan gaji.

Berikut beritanya redaksi lansir dari spn.or.id
https://spn.or.id/mogok-kerja-ribuan-buruh-kawasan-imip-morowali/

Buruh menuntut agar Gubernur Sulawesi Tengah menetapkan UMSK Sektor Pertambangan sebesar 20 persen dari UMK 2019 yang sebelumnya telah direkomendasikan oleh Bupati Morowali

(SPN News) Morowali, Puluhan Serikat Pekerja/Serikat Buruh Kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang tergabung dalam Front Perjuangan Buruh (FPB) Morowali termasuk didalamnya SPN Kabupaten Morowali melakukan aksi mogok kerja, (24/1/2019). Massa buruh mendesak pihak perusahaan dan Gubernur Sulteng untuk segera menetapkan UMSK Morowali 2019 sebesar 20 persen. Aksi mogok kerja tersebut dimulai 24/1/2019 dan direncanakan sampai 27/1/2019 di Kompleks Kantor PT IMIP Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi, Morowali.

Peserta aksi melakukan orasi dan menyampaikan pendapat di depan umum. Ribuan buruh menyerukan agar seluruh buruh di kawasan IMIP melakukan mogok kerja selama belum ditetapkan UMSK sebesar 20 persen. Ketua SPN Kabupaten Morowali Katsaing mengatakan, “Aksi mogok kerja dilakukan dengan alasan gagalnya kesepakatan yang terbangun antara pihak perusahaan, Serikat Pekerja/buruh dengan Dewan Pengupahan Kabupaten Morowali.

Selain itu, juga adanya surat dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Tengah No.561/0151/BIT PHIWANAKER tentang hasil perundingan antara perusahaan, Apindo dengan serikat pekerja tidak mencapai kesepakatan. Sebelumnya perundingan telah dilakukan selama lima kali, namun kesepakatan antara Apindo, Serikat Pekerja/buruh tidak menemui kesepakatan penetapan UMSK Kabupaten Morowali tahun 2019 sebesar 20 persen.

Sebelumnya sudah disepakati semua pihak UMSK 20 persen, namun pihak perusahaan melayangkan surat keberatan kepada Gubernur Sulteng setelah kesepakatan tersebut dituangkan dalam berita acara. Selain itu, perusahaan harus segera membangun seluruh fasilitas yang layak sesuai dengan hak-hak karyawan dan menciptakan penegakan hukum dalam lingkup perusahaan yang adil dan beradab dengan mengedepankan harkat, martabat dan harga diri karyawan.

Ratusan aparat keamanan dari TNI – Polri serta sejumlah security PT IMIP melakukan pengamanan di sejumlah titik dan dipimpin langsung Kapolres Morowali didampingi Kasdim Kodim 1311 Morowali. Akibat aksi mogok kerja ini dan demonstrasi membuat jalan Trans Sulawesi kawasan IMIP macet dan jalan Utama perusahaan diblokade massa. Peserta aksi berhasil menduduki jalan utama PT IMIP sekitar pukul 06.00 pagi hingga mengakibatkan Angkutan material terhenti total.


Namun keadaan sudah kondusif sebagai mana dalam rilis terbaru dilihat redaksi pada CNNIndonesia.com

Polisi Sebut Situasi di Morowali Normal Usai Demo Buruh
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190125090440-20-363687/polisi-sebut-situasi-di-morowali-normal-usai-demo-buruh

 Polisi menyatakan situasi di Morowali Sulawesi Tengah kembali normal setelah aksi mogok ribuan buruh di kawasan industri pertambangan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Desa Bahodopi, Kabupaten Morowali, Kamis (24/1).

"Situasi sudah terkendali, normal," kata Plt. Kabid Humas Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Sulteng) AKBP Hery Murwono kepada CNNIndonesia.com, Jumat (25/1).

Hery mengatakan masyarakat tak perlu terpancing dengan isu-isu di media sosial yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.


Ribuan buruh menggelar aksi mogok untuk mendesak Gubernur Sulteng mengeluarkan keputusan menaikkan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) tahun 2019 sebesar 20 persen. Perusahaan, serikat buruh dan Dewan Pengupahan Kabupaten Morowali gagal mencapai kesepakatan atas tuntutan kenaikan UMSK itu.

Aksi mogok itu sempat membuat jalan Trans Sulawesi kawasan IMIP macet dan jalan Utama perusahaan diblokade massa.

Aksi itu sempat viral di media sosial. Dalam sebuah video di media sosial berdurasi 2 menit 5 detik, terdengar suara yang menarasikan bahwa aksi tersebut didominasi oleh pekerja asing asal China. Ada juga video yang menyebut demo itu menolak dominasi pekerja asing.

Beritaterheboh.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Fitnah Lagi, Sebut Musibah Banjir Gowa Bikin Ketahuan Ada TKA. Ternyata Begini Faktanya"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.