Kambing Hamil Mati Setelah 'Digoyang' 8 Pria: Kelainan Libatkan Hewan Terjadi Sejak Anak-anak, Waspadalah!


Beritaterheboh.com - Terdapat beberapa perilaku  menyimpang yang menjadi sorotan dunia.

Salah satunya adalah pengidap kelainan  berupa rasa tertarik dengan hewan, ketimbang manusia.

Pengidapnya digambarkan punya perasaan atau perilaku  yang menggebu-gebu terhadap hewan.

Pada Juli 2018 lalu, terdapat insiden tragis berupa seekor kambing hamil yang 'digoyang' beramai-ramai oleh 8 pria.


Kejadian mengerikan itu terjadi di Haryana Nuh, Mewat, India.

Para pelaku dituding telah melakukan hal tidak sepantasnya kepada kambing malang tersebut secara brutal.

Kambing milik Aslu tersebut tewas dengan beberapa luka di tubuhnya.

Aslu yang tidak terima kambingnya dianiaya kemudian melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian.


Aslu melaporkan bahwa kambingnya telah 'digauli'  hingga tewas oleh pria bernama Savakar, Haroon, Jaffar, dan lima orang pria yang belum diketahui identitasnya.

Pihak kepolisian telah mengategorikan kasus ini dalam kasus pelanggaran tak wajar dan kejahatan melukai atau membunuh ternak.

Tahukah Anda, ternyata penyimpangan terhadap hewan ada dua jenis, yaitu zoofilia dan beastiality.

Zoofilia merupakan penyimpangan berupa pelaku memiliki kepuasan usai melakukan aktivitas  dengan hewan.

Namun, hubungan pelaku dan hewan tersebut bukan hanya sebatas kontak fisik, tapi juga melibatkan emosi.

Artinya, pelaku memiliki rasa cinta atau ketertarikan secara emosi terhadap hewan tersebut.

Sedangkan beastiality merupakan penyimpangan dengan ciri pelaku mendapat kepuasan hanya ketika berhubungan dengan binatang.

Pelaku tidak melibatkan emosi atau rasa cinta, ia hanya menumpahkan hasratnya terhadap hewan.

Dikutip dari psychiatry.org, biasanya perilaku menyimpang  ini terbentuk sejak masa kanak-kanak.


Terbentuknya penyimpangan ini kemungkinan karena adanya trauma atau kekerasan yang dialami semasa kecil.

Selain itu, ada juga beberapa faktor lain yang dituding menjadi pemicu penyimpangan ini, seperti faktor genetik, faktor lingkungan, serta masalah pengembangan diri.

Biasanya, pelaku penyimpangan kepada hewan ini memiliki ciri berupa kesulitan membangun hubungan asmara dengan lawan jenis.

Alhasil, hasrat yang begitu besar tak bisa tersalurkan dan baru terpuaskan dengan cara menggauli hewan.

Perlu Anda waspadai bahwa penyembuhan penyimpangan  ini tergolong sulit dan mahal.

Selain itu, dari sejarah penanganan gangguan dan penyimpanganl, terapi yang dilakukan dapat dikatakan tidak manusiawi.

Banyak penderita penyimpanganyang diterapi dengan disetrum.

Oleh karena itu, pendidikan yang memadai dan jelas dari orangtua kepada anak-anaknya dapat membantu mencegah munculnya kelainan  di masa depan.

Lakukan pengawasan secara tepat untuk anak agar ila ada indikasi penyimpangan  bisa segera dikonsultasikan kepada ahlinya sebelum terlambat.

Pencegahan selalu lebih baik daripada mengobati, kan?

(Kirana Riyantika/grid.id)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kambing Hamil Mati Setelah 'Digoyang' 8 Pria: Kelainan Libatkan Hewan Terjadi Sejak Anak-anak, Waspadalah!"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.