Kunjungan Besuk Mulan Over Time, Ini Penjelasan Karutan Medaeng


Beritaterheboh.com - Kepala Rutan Klas I Medaeng Surabaya Teguh Pamuji menegaskan tidak ada pemberlakuan khusus atau keistimewaan terhadap Mulan Jameela saat mengunjungi Ahmad Dhani. Padahal diketahui kunjungan pelantun Wonder Woman itu melampaui batas waktu besuk.

"Ndak ada. Jadi ini dia (Mulan) kan pakai pengacara. Itu sekaligus menemani pengacara, ada beberapa yang disampaikan di sana. Sehingga dia mengikuti jadwalnya pengacara, kalau dia sebetulnya dari siang tadi sudah selesai dia," kata Teguh saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (11/2/2019).

Kalapas menambahkan, dia juga tidak memperhatikan detil kapan pengacaranya masuk ke dalam rutan. Namun dari pengamatan CCTC rutan, pengacara Ahmad Dhani diketahui masuk berbarengan dengan Mulan atau sekitar pukul 09.30 WIB.


"Saya tidak ngitung dia, masuknya jam berapa tadi mas yang saya lihat, karena saya kan kerja di atas, tapi kalau keterangan yang di sampaikan tadi yang saya lihat di CCTV tadi sama pengacaranya itu masuknya itu," terang Teguh.

Dari pantauan detikcom di rutan, dalam papan peraturan SOP Kunjungan Rumah Tahanan Negara Klas I Surabaya di depan rutan tertulis 'Kunjungan Setiap Hari Senin-Sabtu Kecuali Hari Libur Mulai Jam 08.30 - 11. Jumat Dari Jam 08.30 - 10.30'.

Sedangkan untuk jam besuk pengacara ke rutan tertulis 'Pukul 09.00 - 15.00 yang mana tercantum dalam peraturan pemerintah nomor 27 tahun 1983'.


Sebelumnya, hampir 3,5 jam Mulan Jameela menjenguk Ahmad Dhani Prasetyo di Rutan Klas I Medaeng, Surabaya. Padahal jam besuk harusnya sudah selesai pukul 11.00 WIB.

Salah satu kuasa hukum Ahmad Dhani bernama Syahid mengatakan lamanya waktu (over time) besuk Mulan karena ada dispensasi. Hal itu karena selain Mulan, beberapa teman dan pengacara Dhani juga ikut membesuk.

"Karena banyak temannya juga (yang besuk) namanya lama juga dikasih batas juga," kata Syahid.(detik.com)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kunjungan Besuk Mulan Over Time, Ini Penjelasan Karutan Medaeng"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.