Andi Arief Ditangkap Kasus Narkoba, Gibran Jokowi Cuitkan Kalimat Bijak hingga Tertawa


Beritaterheboh.com - Gibran Rakabuming, sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencuitkan kalimat bijak dan tertawa dalam dua akun twitter usahanya.

Melalui akun twitternya @Chilli_Pari dan @markobar1996, Gibran Rakabuming menuliskan kalimat bijak sindiran terhadap penyalahgunaan narkoba.


Dirinya juga tertawa menanggapi warganet yang bercanda mengabarkan ditangkapnya Andi Arief, Wasekjen Partai Demokrat, oleh kepolisian atas kasus penyalahgunaan narkoba.



Seperti diberitakan. politisi Partai Demokrat, Andi Arief ditangkap polisi di sebuah hotel di Slipi, Jakarta Barat, pada Minggu (3/3/2019).

Wasekjen Partai Demokrat tersebut ditangkap karena diduga mengonsumsi narkoba.

Gibran yang aktif di dua akun twitter usahanya @Chilli_Pari dan @markobar1996 itu pun berbicara soal penyalahgunaan narkoba.

Namun awalnya kakak kandung Kaesang Pangarep sempat menanyakan kabar yang menghebohkan jagat media sosial itu.


Pertanyaannya tersebut lantas dijawab warganet yang merupakan pengikutnya di twitter dengan kabar ditangkapnya Andi Arief.

Dia lalu membalas cuitan warganet dengan kata-kata bijak soal galau pendidikan dan nakroba.


Tak hanya itu, ia menambahkan kalimat bijak yang mengisyaratkan bahwa mengkonsumsi Markobar (produk usaha Gibran) lebih baik dari mengkonsumsi barang haram seperti narkoba.

"Markobar ya, bukan narkoba.

Walau sama-sama bikin ketagihan tapi Markobar aman dikonsumsi.

Kalo narkoba auto ditangkap polisi," tulis Gibran di akun @markobar1996.


Bahkan di akun usaha kateringnya @Chilli_Pari, Gibran tertawa membalas cuitan warganet soal cuitan lawas Andi Arief berencana melaporkan anak presiden saat itu.

Seperti ini cuitan balasannya.



. .

. .

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Andi Arief Ditangkap Kasus Narkoba, Gibran Jokowi Cuitkan Kalimat Bijak hingga Tertawa,

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Andi Arief Ditangkap Kasus Narkoba, Gibran Jokowi Cuitkan Kalimat Bijak hingga Tertawa"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.