Tim Kampaye Laporkan Sejumlah Akun Medsos Penyebar Fitnah Jokowi ke Polda Jabar


Beritaterheboh.com - Satgas Anti Hoaks Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma'ruf Amin Provinsi Jawa Barat melaporkan sejumlah akun di media sosial ke polisi. Laporan dilakukan karena akun tersebut diduga menyebarkan hoaks dan fitnah terhadap Jokowi dan Ma'ruf Amin.

Sekretaris TKD Jokowi-Ma'ruf Jabar Abdi Yuhana menyatakan laporan disampaikan ke Polda Jabar. Laporan disertai bukti tangkapan layar sejumlah akun di media sosial yang diduga menyebar kabar bohong. 

Laporan itu dikumpulkan pihaknya selama dua hari belakangan. "Masa kampanye ini kan harusnya diisi dengan hal yang sifatnya mendidik. Bukan dengan fitnah, hoaks," kata Abdi Rabu (27/3).


Dalam laporannya, total terdapat 30 konten hoaks yang tersebar di media sosial seperti Facebook, Instagram dan aplikasi percakapan Whatsapp. 


"Kemudian kami juga menyampaikan ke Polda terkait beberapa akun Facebook di beberapa daerah seperti di Banjar, yang menyebutkan jika Jokowi menang, pesantren ditutup dan suara azan dilarang," ujarnya.

Selain penyebaran informasi hoaks, pihaknya juga melaporkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga aktif berkampanye untuk salah satu calon presiden."Ini di Banjar, sudah kami tindak lanjuti, sudah kami laporkan terkait dengan ASN dan satgas di Banjar juga sudah periksa," katanya.

Satgas juga melaporkan perusakan baligo di Sukabumi. "Kemarin malam, saya dapat info ada gambar Jokowi-Ma'ruf dirusak di Sukabumi. Meskipun orangnya sudah datang, tapi kami tetap menjalankan hukum yang sudah ada," ucapnya.

Abdy mengatakan, satgas yang dibentuk pihaknya akan terus memantau perkembangan informasi palsu di berbagai media sosial dan media massa.



"Sepanjang unsur hoaks, fitnah dan menyangkut harkat martabat Pak Jokowi, akan kami laporkan," tegasnya.

Abdy mengakui belum memastikan seberapa besar pengaruh hokas dan fitnah terhadap elektabilitas calon yang diusung pihaknya. Namun ia tak menampik beredarnya kabar bohong dapat menggerus suara Jokowi-Ma'ruf.

"Pertama, hoaks itu tidak memiliki aspek politik, lalu tidak sesuai dengan kaidah kampanye. Ketiga, tentunya bagi masyarakat awam yang tanpa filter informasi, ini akan berdampak pada elektabilitas Jokowi. Sejak awal kampanye kami itu harus berisi program, bukan hoaks," ucapnya. (CNNIndonesia.com)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tim Kampaye Laporkan Sejumlah Akun Medsos Penyebar Fitnah Jokowi ke Polda Jabar"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.