Fatwa MUI Dibacakan di Kampanye Prabowo, TKN: Itu Ajakan Pilih Jokowi


Beritaterheboh.com -  Ketua Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Al-Khaththath membacakan fatwa MUI soal kewajiban memilih di pemilu. Bagi TKN Jokowi, fatwa yang dibacakan itu bagai ajakan memilih Jokowi.


Berikut bunyi fatwa MUI yang dibacakan Al-Khaththath:

Bismillahirahmanirrahim, empat penggunaan hak pilih dalam pemilihan umum, 

Satu, pemilihan umum dalam pandangan Islam adalah upaya untuk memilih pemimpin atau wakil yang memenuhi syarat-syarat ideal bagi terwujudnya cita-cita bersama. Sesuai dengan aspirasi umat, dan kepentingan bangsa. 

Dua, memilih pemimpin dalam Islam adalah kewajiban untuk menegakkaan imamah, dan imaroh dalam kehidupan bersama. 

Ketiga,imamah dan imaroh dalam Islam mengajarkan syarat-syarat sesuai ketentuan agama agar terwujud kemaslahatan dalam masyarakat. 

Keempat, memilih pemimpin yang beriman, dan bertaqwa, jujur atau sidiq, terpercaya, atau amanah, aktif dan aspiratif, atau tablig. Mempunyai kemampuan atau fathanah, dan memperjuangkan kepentingan umat Islam, hukumnya adalah wajib. 

Kelima, memilih pemimpin yang tidak memenuhi syarat-syarat sebagaimana disebut dalam butir 4, yaitu tidak beriman, tidak bertaqwa, tidak jujur, tidak amanah, tidak aspiratif, tidak fathanah, alias planga-plongo dan tidak memperjuangkan kepentingan umat Islam, hukumnya haram.



Jubir TKN Ace Hasan Syadzily menganggap Jokowi memenuhi semua syarat-syarat pemimpin di fatwa MUI itu. Bagi Ace, pembacaan fatwa itu di kampanye Prabowo seolah jadi ajakan untuk memilih Jokowi.

"Dalam fatwa itu mengatakan bahwa memilih pemimpin harus yang ideal bagi kepentingan umat dan bangsa. Kita tahu selama 4,5 tahun bagaimana Presiden Jokowi sangat memperjuangkan kepentingan umat, memajukan ekonomi pesantren, mendirikan Komite Nasional Ekonomi Syariah, bahkan hingga merangkul tokoh ulama, Ketua Umum MUI Kyai Ma'ruf Amin sebagai cawapres. Itu bahkan tidak dilakukan sama sekali oleh 02," kata Ace kepada wartawan, Minggu (7/4/2019).

Ace mengatakan fatwa MUI itu juga menganjurkan umat Islam memimpin pemilih yang jujur, amanah, bertakwa, aspiratif, dan memperjuangkan kepentingan umat Islam. Jokowi, kata Ace, terbukti jujur dan amanah. 

"Apakah pernah mendengar Presiden Jokowi dan keluarganya korupsi? Bahkan mantan hakim MK Mahfud MD menyatakan, lawan politik Jokowi selalu berusaha mencari celah di mana Jokowi dan keluarganya melakukan korupsi, namun hingga kini tidak menemukannya, tentu saja karena Jokowi sosok yang bersih. Jokowi juga terbukti amanah, ingat janji kampaye Jokowi di KIS, KIP? Semua masyarakat kini sudah merasakan bagaimana berobat gratis dan sekolah gratis bahkan diberi bantuan bagi yang tidak mampu. Ketaqwaan Jokowi pun tidak perlu diragukan, kesaksian Ustad Yusuf Mansyur beliau sering sekali puasa Sunnah Senin-Kamis dan tidak pernah meninggalkan salat 5 waktu meskipun sedang sibuk seperti rapat kabinet," ulas Ace.

"Apakah Pak Jokowi memperjuangkan kepentingan umat Islam? Jokowi serius betul dengan kepentingan umat, memberikan pelatihan ekonomi di pesantren agar santri bisa bersaing di dunia kerja, memberikan sertifikat wakaf, dan merangkul ketua MUI sebagai wakilnya, masih ragu seorang Ketua MUI akan memperjuangkan kepentingan umat Islam? itulah sebabnya mengapa Jokowi-Kyai Ma'ruf paling pas jika kita membahas fatwa MUI di Padang tahun 2009," imbuhnya.


Bagi Ace, fatwa MUI itu secara tersirat menganjurkan untuk tidak memilih Prabowo-Sandi. Prabowo-Sandi, kata Ace, bukan pemimpin yang jujur, keduanya masuk radar internasional sebagai orang yg melarikan investasinya ke Panama dan Paradise Papers untuk menghindari membayar kewajiban pajak di Indonesia.

"Bahkan Sandi adalah pemimpin yang tidak amanah, saat maju jadi Wagub Jakarta ia berjanji akan memberikan modal di program Oke Oce, saat sudah terpilih ia tidak memberikan modal bahkan saat ditanya rakyat ia menjawab 'sejak awal Oke Oce tidak memberikan modal'. Prabowo dan Sandi adalah tipe pemimpin yang tidak amanah," pungkas Ace.(detik.com)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Fatwa MUI Dibacakan di Kampanye Prabowo, TKN: Itu Ajakan Pilih Jokowi"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.