Polisi Beberkan Cerita Soal Salah Tangkap Teuku Yazhid & Penangkapan M Fahri Di Palu


Beritaterheboh.com - Polda Metro Jaya akhirnya menangkap Muhammad Fahri, sosok asli pria berserban hijau yang mengancam Presiden Joko Widodo. Ancaman itu viral di media sosial saat kerusuhan 22 Mei terjadi di Petamburan, Jakarta Barat.

Sebelum sosok Fahri terkuak, lini masa sempat dihebohkan dengan tertangkapnya Teuku Yazhid karena mirip dengan sosok pria berserban hijau. Namun belakangan terbukti bahwa Teuku Yazhid bukanlah pelaku tersebut.

Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Sapta Maulana menepis dugaan salah tangkap Teuku Yazid. Sapta menyebut bahwa Teuku Yazhid diantar oleh orang tuanya ke Polda Metro Jaya setelah polisi mendatangi rumahnya.


"Karena ada kemiripan (dengan pelaku), kita datangi rumahnya. Kemudian ibunya yang mengantarkan ke kami," kata AKBP Sapta saat dihubungi detikcom, Senin (10/6/2019).


Sapta mengatakan, saat mendatangi kediaman Teuku, penyidik sempat memperlihatkan video viral pria berserban hijau itu kepada ibunda Teuku. Namun ibunda Teuku yakin sosok di video itu bukan Teuku, sehingga dia mengantarkan Teuku ke Polda Metro Jaya untuk memberikan klarifikasi.

"Karena ibunya merasa (pelaku) bukan anaknya, kita tunjukkin video itu dan ibunya merasa punya beban moril sehingga diantarkan ke Polda," jelasnya.

Sesampai di Polda Metro Jaya, Teuku diinterogasi. Dia juga diminta menuturkan kata-kata seperti yang diucapkan pria berserban hijau (pelaku) untuk memastikan apakah Teuku adalah pelaku tersebut atau bukan.

Setelah diinterogasi, ternyata profil Teuku tidak cocok dengan pelaku yang dimaksud. Polisi kemudian memulangkan Teuku.

Selang beberapa hari kemudian, polisi berhasil menangkap sosok asli dalam video tersebut yang diketahui bernama Muhammad Fahri. Fahri ditangkap di rumah orang tuanya di Palu, Sulawesi Tengah pada 1 Juni 2019.

Kali ini, polisi yakin betul bahwa Fahri adalah pelaku yang dimaksud. Fahri, sebut Sapta, juga telah mengakui sosok yang ada di video tersebut adalah dirinya.

"Kalau ini sudah diakui dan keluarganya juga sudah mengakui dan pelaku juga mengakui," sambung Sapta.

Fahri pun sudah ditahan polisi. Dia mengaku mengancam Jokowi karena tidak puas dengan hasil Pemilu 2019. Fahri juga disebut ikut dalam aksi 22 Mei 2019 yang berakhir rusuh.



"Ditahan," ujar Sapta lagi.

Siapa sebenarnya sosok Fahri ini? 

"Dia sering kasih ceramah. Dia datang ke Jakarta karena ada perkumpulan pengajian," pungkas Sapta.(detik.com)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Polisi Beberkan Cerita Soal Salah Tangkap Teuku Yazhid & Penangkapan M Fahri Di Palu"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.