Bikin Haru! Kisah Habibie dan Jilbab Putih Gading Peninggalan Ainun


Beritaterheboh.com - Indonesia berduka. Salah satu putra terbaik bangsa yang juga Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie berpulang. Habibie wafat dalam usia 83 tahun di RSPAD Gatot Soebroto pada Rabu (11/9) sekitar pukul 18.05 WIB.

Habibie akan dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, tepat bersebelahan dengan pusara mendiang istrinya, Hasri Ainun Habibie, Kamis (12/9) siang.

Keduanya memang bagai pasangan yang tak terpisahkan. Kepergian Ainun pada Mei 2010 lalu, menjadi kehilangan yang amat mendalam bagi Habibie. Dalam berbagai kesempatan, Habibie sering menyampaikan kerinduannya akan sosok Ainun.

"Oh ya setiap detik saya kehilangan. Saya berdoa, saya baca Yasin tiap malam untuk dua orang, yaitu untuk Ibu Ainun dan ibu yang melahirkan saya," ujar Habibie, di kediamannya, Jalan Patra Kuningan XIII, Jakarta Selatan, Selasa, 22 Mei 2018 lalu.

Tak hanya itu, Habibie mengaku ada satu benda peninggalan Ainun yang selalu berada di dekatnya. Benda itu adalah syal berwana putih gading yang kerap dikenakan Habibie di lehernya.


Menurut Habibie, syal itu merupakan jilbab terakhir yang digunakan oleh Ainun sebelum meninggal dan penutup wajah Ainun saat meninggal. Habibie mengaku selalu mengenang sosok Ainun melalui jilbab tersebut.

"Ini tiap malam di bawah bantal saya. Ini jilbab dia (Ainun) pakai dan waktu dia meninggal di transport (ambulans) ini penutup wajahnya dan (sekarang) selalu saya pakai," kenang Habibie suatu waktu.

Habibie juga selalu mengenang saat-saat Ainun marah kepada dirinya sebagai bentuk perhatian lebih istri kepada suami. Menurutnya, momen tersebut adalah momen yang berharga dan sangat dirindukan oleh Habibie dari Ainun.

"Kalau dia marah, (benar-benar) marah ke saya. Dulu waktu saya muda bersama Ibu Ainun sering diskusi. Saya enggak pernah berantem," jelasnya.

Meski demikian, selama 48 tahun mengarungi bahtera rumah tangga, Habibie mengaku selalu menjadi imam yang baik bagi istri dan anak-anaknya.

"Saya berusaha menjadi orang baik," aku Habibie.
Kini keduanya telah tiada. Sembilan tahun setelah kepergian Ainun, Habibie menyusul kekasihnya bertemu sang Khalik. Meski Habibie-Ainun telah tiada, namun kisah cinta mereka akan selalu abadi dalam ingatan.(kumparan.com)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bikin Haru! Kisah Habibie dan Jilbab Putih Gading Peninggalan Ainun"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.