Putri Lolowah dari Saudi Jadi Korban Penipuan Setengah Triliun di Bali

Beritaterheboh.com - Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menyelidiki kasus penipuan terhadap putri Arab, Princess Lolowah binti Mohammed bin Abdullah Al-Saud yang diduga dilakukan oleh warga negara Indonesia (WNI) inisial EMC alias Evie dan EAH alias Eka. Princes Lolwah ditaksir mengalami kerugian sekitar USD 36 Juta atau Rp 512 miliar lebih.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo menjelaskan kasus penipuan ini terkait pembelian tanah. Dalam kasus ini, lanjut Sambo, Princess Lolowah tepatnya telah mengirimkan uang sebesar USD 36.106.574,84 atau Rp 505.492.047.760 yang dikirim sejak 27 April 2011 sampai 16 September 2018.

"Kerugian ditaksir Rp 512 miliar atau setengah triliun lebih," Kata Sambo dalam keterangannya, Selasa (28/1/2020).

"Uang itu untuk pembelian tanah dan pembangunan villa Kama dan Amrita Tedja di Jalan Pura Dalem, Banjar Sala, Desa Pejeng Kawan, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali," imbuhnya.

Baca juga:
Polisi Sebut Donny Saragih Diduga Gelapkan Denda Operasional TransJ Rp 1,4 M
Namun, kata Sambo, pembangunan belum selesai sampai tahun 2018. Berdasarkan perhitungan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Ni Made Tjandra Kasih, telah melakukan penilaian atas nilai bangunan villa Kama dan Amrita Tedja sesuai kondisi fisik bangunan.

"Dan didapatkan nilai bangunan yang telah dibangun tidak sesuai dengan yang dijanjikan," ujarnya.

Sambo mengatakan tanah dan villa tersebut dijanjikan pelaku akan dibalik nama atas nama perusahaan PT Eastern Kayan. Namun, sampai sekarang tanah dan villa masih atas nama tersangka.(detik.com)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Putri Lolowah dari Saudi Jadi Korban Penipuan Setengah Triliun di Bali"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.