Jelang Vonis Ahok, Alumni Harvard: Tegakkan Keadilan Meski Langit Runtuh. Ahok tidak Menista Agama




Beritaterheboh.com – Terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mendapat dukungan dari 26 alumni Harvard University di Indonesia. Mereka menyatakan bahwa Ahok tidak melakukan penistaan agama saat berpidato di Kepulauan Seribu.

Dilansir dari Tempo.co, Selasa (5/3/2017), salah satu alumni Harvard, Dini Shanti Purwono berharap agar majelis hakim bisa berpegangan pada asas ‘fiat justitia et pereat mundus’.

“Menegakkan keadilan meski langit runtuh,” tutur Dini.

Dini merupakan salah satu inisiator dari petisi ‘Ahok Tidak Menista Agama’. Selain Dini, ada nama sastrawan Goenawan Mohamad, Yenny Wahid serta parktisi hukum Todung Mulya Lubis.

“Petisi ini dapat menjadi dukungan moral bagi hakim untuk menegakkan supremasi hukum di Indonesia,” jelasnya.

Dini yakin, petisi yang diinisasi bersama teman-temannya bisa memantapkan dan menegaskan majelis hakim untuk tidak terpengaruh oleh intimidasi yang mengandalkan massa atau mobokrasi.

Sekadar informasi, 26 alumni Harvard University di Indonesia membuat petisi yang menyatakan bahwa Ahok tidak melakukan penistaan agama.

Petisi ‘Ahok Tidak Menista Agama’ itu dibuat melalui laman www.change.org pada 25 April 2017 yang lalu. Hingga saat ini, sudah 12.813 yang mendukung petisi.

Para inisiator petisi ‘Ahok Tidak Menista Agama’ adalah:

1. Bambang Harymurti, Mason Fellow, Fulbright Scholar, Harvard Kennedy School, MPA 1991
2. Goenawan Mohamad, Nieman Fellow 1990, Harvard University
3. Yenny Wahid, Mason Fellow, Harvard Kennedy School, MPA 2003
4. Todung Mulya Lubis, Harvard Law School, LLM 1988
5. Dini Purwono, Fulbright Scholar, Harvard Law School, LLM 2002
6. Melli Darsa, Harvard Law School: LLM 1994, East Asian Legal Studies Visiting Scholar 2010
7. Nona Pooroe Utomo, Fulbright Scholar, Harvard Graduate School of Education, Ed.M 1992
8. Ali Kusno Fusin, Harvard Business School, OPM 2016
9. Gatot Soemartono, Harvard Law School, LLM 1997
10. Nugroho Budi Satrio Sukamdani, Post Graduate Harvard Business School PGL1, 1998
11. Ludi Mahadi, Harvard Kennedy School, MPA 2010
12. MSM Ondi Panggabean, Harvard Law School, LLM 1991
13. Philip S. Purnama, Harvard Business School, MBA 1997
14. Endy Bayuni, Nieman Fellow 2004, Harvard University
15. Danny I. Yatim, Fulbright Scholar, Harvard Graduate School of Education, Ed.M 1992
16. Togi Pangaribuan, Harvard Law School, LLM 2011
17. Zenin Adrian, Harvard Graduate School of Design, M.Arch 2007
18. Darwin Silalahi, Harvard Business School, AMP 2003
19. Wawan Mulyawan, Harvard Business School, OPM28 1999
20. Brigitta Aryanti, Harvard Kennedy School, MPAID 2014
21. Wahyu Dhyatmika, Nieman Fellow 2015, Harvard University
22. Junaidi, Harvard Business School, MBA 2008
23. Johannes Ardiant, Harvard Kennedy School, MPP 2015
24. Paul W. Broto, Harvard Business School, OPM43 2008
25. Rudy Setiawan, Harvard Business School, MBA 1996
26. Adrianus Waworuntu, Fulbright Scholar, Harvard Graduate School of Arts and Sciences, MA 1992

(tempo.co)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jelang Vonis Ahok, Alumni Harvard: Tegakkan Keadilan Meski Langit Runtuh. Ahok tidak Menista Agama"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.