Temannya Meninggal Dunia saat Beraksi, Akun Terduga Komplotan Begal Ini Malah Posting


Beritaterheboh.com - Pada hari Sabtu (13/1/2018) kemarin, seorang begal sadis bernama Krisna alias Odet (19) berhasil diringkus petugas di depan pemakaman umum Jalan Cipondoh, Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru, Karawang, Jawa Barat.

Warga Dusun Sukasenang, RT 001 RW 002, Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru itu beserta komplotannya memang terkenal sadis saat melancarkan aksinya.

Beberapa korbannya mengalami patah tulang, koma, hingga meninggal dunia.

Pada hari Minggu (14/1/2018) pukul 03.00 WIB dini hari, polisi meminta Odet menunjukkan pelaku dan barang bukti lainnya.

Odet pun menunjukkan tempat tinggalnya beserta rumah MK dan MH yang saling berdekatan di Kampung Babakan Laksana (Balak) yang juga dikenal di Karawang sebagai Kampung Begal.

Namun, Odet kemudian berusaha merebut senjata petugas.

Dia bahkan sampai berteriak minta tolong untuk mendatangkan warga kampung agar mau membantunya.

Tribunstyle melansir dari Kompas.com (16/1/2018), "Sehingga, petugas melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak bagian dada sebanyak dua kali dan menyebabkan Odet tewas," kata Kapolres Karawang AKPB Hendy Febrianto Kurniawan.

Sementara rekan Odet, MAH dan MP saat ini masih buron.

Pihak kapolres Karawang terus melakukan pengembangan sindikat begal tersebut.

Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Maradona Armin Mappaseng mengungkapkan saat beraksi, komplotan itu terdiri dari 4 hingga 6 orang.

Sementara Odet berperan sebagai kapten yang turut melakukan perencanaan.

Komplotan sadis yang lama beraksi di wilayah Cikampek ini kerap menjual motor hasil begal di Karawang, salah satunya Rengasdengklok.

Sementara telepon seluler biasa dijual di grup jejaring sosial Facebook "Forum Jual Beli Handphone".

"Dan aksi-aksi mereka kerap menjadi viral di media sosial. Dari situlah kami melakukan penyelidikan," katanya.

Wakapolres Karawang Kompol M Rano Handiyanto menjelaskan bahwa Odet sudah beraksi di 80 tempat kejadian perkara (TKP).

Namun, Odet hanya mengingat 26 TKP, yakni di Fly Over Cikampek, Jalan Sudirman Center, Jalan Babakan Maja, Jalan Kaliasin, Jalan Baru Karawang, Jalan Raya Klari, Jalan Raya Jatisari, dan Cilodong, Purwakarta.

"Modus operandinya, Odet bersama komplotannya memberhentikan korbannya, kemudian merampas sepeda motor atau HP. Jika korbannya melawan, maka pelaku akan membacok dengan menggunakan golok," katanya.

Saat polisi hendak mencari komplotan begal Odet, salah satu akun yang mengaku sebagai sahabatnya pun mengunggah sebuah foto dan ucapan belasungkawa.

Sontak warganet pun langsung berasumsi bahwa akun tersebut merupakan komplotan begal Odet yang sedang dicari polisi.

Screenshot unggahan dan foto yang diduga akun komplotan begal tersebut diunggah oleh akun Facebook @YuniRusmini.

"Fb oh fb. ….

Begal zaman now……

Di saat hanya satu orang yang kena tangkap Dan tewas sedangkan Yang lainnya masih DPO.. eeeh ternyata ada salah satu komplotan nya memosting foto para komplotan tsb dgn ucapan doa Dan perpisahan (manusiawi)….

Jadi gak usah capek nyariin… Pak polisinya…. tinggal nangkap.TERCYDUK
#yunirusmini fb
#bravo polisi bersama netizen berantas kriminal
#mari belajar dari kisah Ini….

Ternyata begal-begal Itu masih punya Rasa kemanusiaan dikala berduka.

Bahkan masih sempat mendoakan begal yg lain utk diterima di sisiNya, hingga perasaan kejujuran nya melupakan keselamatan sendiri klu dia akhirnya jadi tertangkap.

Disaat mereka dalam glamour nya kesenangan.

Mereka Hilang Rasa kemanusiaan, yaitu pd saat membegal.

Tidak segan melakukan kesadisan menghilangkan nyawa korbannya.

Inilah yg disebut manusia tempatnya salah dan khilaf," tulis Yuni dalam keterangan fotonya.

Sementara akun Facebook yang diduga merupakan komplotan begal Odet adalah @AndricokerAndricoker.

Namun, saat Tribunstyle mencoba mencarinya di Facebook, akun itu sudah tidak ada.

Sembari mengunggah sebuah foto, Andricoker juga mengucapkan salam perpisahan pada Odet.

"Selamat jalan teman semoga kau tenang canda tawamu akan selalu kukenang
pasukan 5 berduka ditinggal sang pang5 besar untuk selamanya

Semoga amal ibadah lo di terima di isi allah ya det
#RipOdet"

Baru beberapa jam diunggah, status ini langsung ditanggapi oleh akun Satreskrim Polres Ngawi, @BudiSantoso.

Kemungkinan besar keempat remaja yang ada di foto tersebut sudah diproses oleh petugas mengingat akun Facebook Andricoker sudah tidak ada lagi.

Namun, belum diketahui secara pasti apakah mereka termasuk komplotan begal Odet atau bukan.(*)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Temannya Meninggal Dunia saat Beraksi, Akun Terduga Komplotan Begal Ini Malah Posting"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.