Ibu Ini Bayar Rp 5 Juta ke Oknum, tapi Anaknya Tetap Tidak Masuk SMP Negeri yang Diidamkan


WARGA Serpong, Tangerang Selatan, harus rela kehilangan jutaan rupiah secara cuma-cuma, lantaran anaknya gagal masuk ke sekolah yang dituju.

Mimi, salah satu orangtua murid, memilih jalan pintas dengan memberikan uang Rp 5 juta ke seorang oknum, demi memasukkan anaknya ke SMP negeri yang diidamkan. Mimi mengenal oknum tersebut dari temannya. Ia terbuai janji manis sang oknum.

“Saya percaya karena dikenali lewat teman. Dia ngeyakinin bisa membawa anak saya bersekolah di SMP negeri,” kata Mimi di SMP 11 Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (14/7/2018).


Mimi kemudian menyetorkan duit Rp 5 juta ke seorang pria yang mengaku menjadi suruhan sang oknum pada Minggu (8/7/2018) pekan lalu.

Setelah masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) selesai dan masuk masa pengumuman pada 12 Juli, Mimi mulai resah sebab nama anaknya ternyata tidak ada di sekolah yang ia tuju.

Dirinya kemudian berusaha memastikan kembali dengan datang ke SMP 11 yang menjadi posko pengumuman PPDB Tangsel pada Sabtu kemarin. Akan tetapi hasilnya tetap nihil, nama putranya tetap tidak ada di sekolah yang dijanjikan.

Baca: Kemunculan Buaya Gegerkan Cipayung, Ternyata Peliharaan Warga yang Diwariskan

“Saya dijanjikan pasti masuk, saya datangi posko. Ternyata juga tak ada nama anak saya," keluh Mimi.

Berdasarkan keterangannya, ia tidak pernah bertemu sama sekali dengan oknum terkait, semua komunikasinya hanya melalui telepon genggam. Mimi bertambah panik ketika nomor handphone oknum tersebut tiba-tiba tidak bisa dihubungi.

"Tadi masih bisa, sekarang enggak aktif," kata Mimi, yang mulai mengeluarkan air mata.

Baca: Meski Kalah 1-2, Timnas Indonesia U-19 Sukses Bobol Keperawanan Gawang Thailand

Kekhawatiran dirinya pun semakin menjadi-menjadi, lantaran sang anak sudah mengikuti masa orientasi siswa di sekolah yang dituju.


Ia juga sudah membelikan seragam sekolah seharga Rp 450 ribu, karena sangat yakin anaknya akan dimasukkan oleh oknum tersebut.

"Dia udah masuk, saya takut dia kenapa-kenapa, malu atau gimana kalau ternyata enggak masuk. Saya udah beli seragam juga Rp 450 ribu," ungkapnya.

Baca: Cari Jalan Tengah, Partai Gerindra Pertimbangkan Anies Baswedan Jadi Cawapres Prabowo Subianto

Mimi memilih melakukan hal ini karena ingin membahagiakan anaknya, ia hanya ingin anaknya yang memiliki nilai Ujian Nasional pas-pasan, bisa bersekolah di SMP yang difavoritkan.

"Saya cuma pengin anak saya sekolah di situ," ucapnya.

Menurut pengakuannya, banyak orangtua lain juga mengalami hal serupa, memilih jalan pintas dengan menyetorkan uang jutaan rupiah ke seseorang. Hasilnya pun sama, nama anaknya tidak ada di sekolah yang dituju.

“Ada juga yang katanya sudah bayar Rp 8 juta dan Rp 10 juta, tadi mereka cerita," bebernya. (*)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ibu Ini Bayar Rp 5 Juta ke Oknum, tapi Anaknya Tetap Tidak Masuk SMP Negeri yang Diidamkan"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.