Viral Kurang dari 24 Jam Pengantin Wanita Ini Meninggal Dunia Usai Ijab Kabul, Jadi Kado Terakhir


Beritaterheboh.com - Ajal maut dan jodoh memang rahasia Tuhan, tapi hal tersebut berlaku pada pasangan pengantin baru yang mana mempelai perempuannya meninggal dunia kurang dari 24 jam selepas ijab kabul.


Baru saja sah bergelar suami istri pada Jumat (3/8/2018) pagi, namun pada Sabtu (4/8/2018) subuh pengantin perempuan harus meninggal dunia akibat kanker sarkoma stadium empat.

Pasangan suami istri yang mengalami hal menyakitkan ini berasal dari Malaysia, bernama Fatin Nursyahirah dan Azzam.

Kabar menyedihkan ini pertama kali terungkap usai sang adik bernama Shukur Yusuf mengunggah postingan 'Coretan Buat Kakak' di laman Facebooknya, Sabtu (4/8/2018) yang menyatakan bahwa menikah adalah keinginan terakhir sang Kakak.

“Selepas buat acara ijab kabul, kami sangat bersyukur dapat menunaikan keinginan terakhir dari mendiang Fatin, yakni dapat menyatukan mereka sebagai suami isteri,” kata Shukur Yusuf.

Dalam unggahan tersebut, sebenarnya Shukur Yusuf ini adalah kakaknya Fatin Nursyahirah, akan tetapi, ia memanggil nama sang adik ini dengan sebutan Kakak.

“Sehabis solat Jumat, Kakak harus dilarikan ke rumah sakit. Pernafasan Kakak semakin merosot. Mama terus menjadi teman setia. Di samping Abah yang terus berusaha serta keluarga yang terus mendoakan kesembuhan Kakak.

Namun Allah lebih sayang pada Kakak dan saat itu tiba juga. Kakak pergi meninggalkan kami pada Sabtu subuh, 4 Agustus 2018. Alhamdulillah ditemani Mama, Abah, suaminya, Mak Besah serta saya,” tulis sang adik, Shukur Yusuf di halaman Facebooknya.

Azzam dan Fatin Nursyahirah melaksanakan ijab kabul pada pagi Jumat (3/8/2018).

Meneruskan tulisan menyayat hati yang viral tersebut, Shukur Yusuf memberitahu bahwa Kakaknya yang berusia 24 tahun itu menghidap kanker karsinoma stadium empat.

Melansir dari mStar Online, Shukur Yusuf menjelaskan bahwa Fatin Nursyahirah ini merupakan anak keempat dari lima bersaudara.

Awal sang Kakak ketahuan mengidap kanker sarkoma ini adalah pada tahun 2017, yang ternyata sudah berada pada stadium tiga.

Sekeluarga tentunya sangat syok mendengar kabar tersebut.



“Ketika itulah pertama kali saya melihat Kakak menangis terisak. Saya sendiri menangis sambil coba memberikan kata-kata positif buat Kakak,” ujarnya.

Namun akhirnya pihak keluarga pun berusaha penuh untuk menyembuhkan Fatin Nursyahirah.

Sang Kakak ini sudah menjalani 2 kali operasi dan sesi radioterapi pada September 2017 hingga bulan April 2018.

Akan tetapi, rupanya kanker yang diidap Fatin Nursyahirah ini sudah menyebar ke organ tubuh yang lain.


Di bulan Juni 2018, seorang pemuda bernama Azzam yang juga kekasih Fatin Nursyahirah ini beserta keluarganya mendatangi keluarga Fatin Nursyahirah untuk meminang sang pujaan hati menjadi istrinya.

Pihak keluarga Fatin pun kaget luar biasa mendengar pernyataan Azzam yang memang menerima apa adanya Fatin sekarang.

Bahkan keluarga Azzam juga banyak membantu dalam proses mencari penawar dan obat buat Kakak dari awal hingga sekarang.

"Mama dan Abah sangat bersyukur disebabkan keluarga pihak lelaki yang begitu bersungguh-sungguh menerima Kakak walaupun dalam keadaan kanker yang sudah stadium empat," tulis Shukur Yusuf.

Pada Juli 2018, Kakak lumpuh mulai dari pinggang ke bawah. Sekeluarga pun terkejut. Tidak menyangka bahwa perkembangan kanker Fatin Nursyahirah ini akan secepat ini.

Namun, rupanya sang Kakak seperti biasa lebih banyak berdiam diri tentang sakitnya, sambil terus berdoa.

Pada awal Agustus 2018, Azzam pun semakin yakin untuk menihaki Fatin Nursyahirah.

Bahkan ketika malam hari sebelum prosesi ijab kabul, pihak keluarga Azzam pun tetap meyakinkan kelurga Fatin Nusyahirah untuk tetap meneruskan pernikahan.

Tentu, keputusan Azzam ini menuai haru pihak keluarga Fatin Nursyahirah.

“Kami terharu dan tak sangka masih ada keluarga dan lelaki di dunia ini yang sudi menerima orang yang sedang sakit menjadi sebagian dari hidup mereka," tutur Shukur Yusuf mewakili pihak keluarga Fatin Nursyahirah.

Pada Jumat (3/8/2018) pagi sekira pukul 9 waktu Malaysia pun Azzam meminang Fatin Nursyahirah untuk menjadi istrinya.

Tiada pelaminan tanda raja sehari. Yang ada hanyalah pihak keluarga perempuan, pihak keluarga lelaki, penghulu bersama saksi.

Ketika ijab kabul sedang dilafalkan, isak tangis keluarga justru menjadi musik latar, menyaksikan penyatuan dua hati murni ini.

Mengenai sosok Fatin Nursyahirah, Shukur Yusuf pun mengungkapkan bahwa Kakaknya ini adalah orang yang ceria.

Saking ingin terlihat bahagia di depan orang lain, ketika ada masalah sakit kanker sarkoma pun Fatin Nursyahirah ini pun tak menceritakannya pada keluarga.

Pasalnya, ia tak ingin pihak keluarga sakit.

Keluarga baru tahu perihal kanker sarkoma yang diderita Fatin Nursyahirah ini pasca sudah ada di stadium tiga.

“Kakak seorang yang ceria dan happy go-lucky.  Tapi kalau dia ada masalah, dia akan simpan. Dia paling tidak mau menyusahkan orang lain, terutama keluarga. Itulah Kakak,” ujarnya.

Shukur Yusuf beserta keluarga pun mengucapkan syukur kerana permintaan terakhir adiknya untuk bergelar seorang isteri dipenuhi meskipun hanya dalam waktu yang sangat singkat.

Menerusi coretan Shukur Yusuf di Facebook, ia pun mengucapkan berterima kasih di atas segala pengorbanan dan kasih sayang yang diberikan Azzam sekeluarga kepada adiknya.

“Alhamdulillah, Kakak nampak berseri masa hari pernikahannya. Hanya Allah yang dapat membalas budi baik Azzam dan keluarganya. Semoga Kakak ditempatkan dalam kalangan orang yang beriman. Amin,” katanya.

Unggahan Shukur Yusuf hingga hari ini sudah menuai 17 ribu Komentar, 34 ribu Kali dibagikan, dan 66 ribu tanggapan.

Pernikahan yang kurang dari 24 jam ini pun menjadi permintaan dan kado terakhir Azzam untuk Fatin Nursyahirah.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Viral Kurang dari 24 Jam Pengantin Wanita Ini Meninggal Dunia Usai Ijab Kabul, Jadi Kado Terakhir"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.