Diangkat Ahok Dicopot Anies Usai Sukses Bawa Transjakarta Capai Target 500 Ribu Penumpang


Beritaterheboh.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencopot Budi Kaliwono sebagai Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).

Budi bukan orang baru yang berkecimpung di dunia transportasi, meski sebagian besar karier profesionalnya banyak dihabiskan di bagian keuangan.

Sebelum ditunjuk sebagai Dirut Transjakarta, Budi menjabat Wakil Presiden Direktur PT Citra Maharlika Nusantara Corpora yang menjalankan layanan bus dan taksi Cipaganti.

Semasa menjabat gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, memilih Budi sebagai orang nomor satu di PT Transjakarta.

"Saya di Cipaganti itu sejak Juli 2015. Sebelumnya di sebuah dealer di Surabaya. Sebelumnya lagi, saya 22 tahun di financing," ujar Budi setelah serah terima jabatan di Kantor PT Transjakarta, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (7/1/2016).

Budi menggantikan pejabat sebelumnya, Antonius Kosasih, yang dinilai Ahok telah gagal mengadakan bus.

Oleh karena itu, Budi dituntut untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Alasan Ahok pilih Budi

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bersama Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono saat naik bus transjakarta dari Pantai Mutiara ke Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (2/9/2016). Ahok menggunakan transjakarta dengan spesifikasi baru.


Ahok mengungkapkan alasan di balik digantinya Antonius Steve Kosasih dengan Budi Kaliwono.

Menurut dia pergantian kepemimpinan tak lain untuk meningkatkan kinerja PT Transjakarta agar lebih baik, terutama merealisasikan pembelian bus, perbaikan armada, dan sterilisasi jalur bus.

Ahok tertarik dengan rekam jejak Budi menangani Cipaganti, maupun pada perusahaan-perusahan lain sebelumnya. 

Ia mengaku senang dengan jawaban Budi ketika ditawari menjadi Dirut Transjakarta.

"Selalu pertanyaan orang itu kalau bapak nggak jadi gubernur lagi gimana? Kalau ganti gubernur lagi gimana? Ketika ada yang ditawari jadi Dirut. Nah, kalau yang ini enggak," kata Ahok.

"Saya bilang kamu takut enggak kalau aku enggak jadi gubernur lagi? Gak kepilih lagi? Mungkin ganti gubernur gak baik dan enggak suka kamu, kamu kemungkinan diganti?" tanya Ahok saat itu.

"Dia bilang, 'enggak pak, kita mah profesional Pak. Kalau saya kerja baik, enggak mungkin diganti Pak. Trus kalau saya diganti pun, oleh gubernur enggak bener pun, saya kerja di mana pun diterima orang. Karena saya memang profesional. Makanya, saya yang seneng ini,'" kata Ahok menirukan jawaban Budi.

"Kenapa pilihan jatuh kepada Pak Budi, karena ketika Cipaganti itu ada masalah internal, duit, masalah kacau balau, lalu akhirnya Cipaganti diambil alih oleh investor dari luar negeri dan berganti nama perusahaan baru. Nah, investor baru ini memilih dia untuk menangani perusahaannya karena pengalamannya," kata Ahok.

"Logika saya sederhana. Orang asing saja membajak dia, ini berarti dia profesional kerjanya, jadi ngapain aku seleksi? Aku coba bajak aja dia balik," tutur dia pada Kamis (7/1/2016).

Anies bersyukur TransJakarta capai target
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Direktur PT Transjakarta Budi Kaliwono, dan jajaran staf pemerintahan serta petugas Transjakarta, sujud syukur di Balairung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (20/3/2018). 

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Direktur PT Transjakarta Budi Kaliwono, dan jajaran staf  pemerintahan serta petugas Transjakarta, sujud syukur di Balairung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (20/3/2018).

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Direktur PT Transjakarta Budi Kaliwono, dan jajaran staf pemerintahan serta petugas Transjakarta, sujud syukur di Balairung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (20/3/2018). 

Gubernur dan Wakil Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sujud syukur bersama para pegawai PT Transjakarta. 

Sujud syukur tersebut dalam rangka tercapaianya target penumpang Transjakarta yang mencapai 522 ribu penumpang per hari-nya. 

Anies menyampaikan kegembiraannya terkait pencapaian tersebut dan berharap pelayanan Transjakarta terus dapat ditingkatkan. 

"Pasti mengalami hectic, cobaan tetap ada tapi tetap tersenyum di kala lelah," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (20/3/2018). 

Anies mengatakan ide sujud syukur tersebut merupakan usulan wakilnya, Sandiaga Uno. 


"Ini usulan saya, mudah-mudahan semakin berkah," ujar Sandi. 

Tak lama berselang bersama karyawan Transjakarta, Anies-Sandi melakukan sujud syukur dibarengi dengan lantunan doa. 

Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Anies dan Sandiaga lalu diberikan ke Direktur PT TransJakarta, Budi Kaliwono dan karyawan terpilih TransJakarta. 

Di tempat yang sama Direktur PT TransJakarta, Budi Kaliwono, menyampaikan pihaknya kini menargetkan 1 juta penumpang pada November 2018 mendatang. 

"Kalau sampai 1 juta tercapai, semua hadir dibotakin kita pernah lakukan saat mencapai 10 Juta di tahun 2016 lalu," ujar Budi.

Diganti Agung Wicaksono

Mantan Direktur Operasi dan Maintenance PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta Agung Wicaksono kini resmi menjabat Direktur Utama PT Transjakarta menggantikan Budi Kaliwono.


Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) Provinsi DKI Jakarta, Yurianto, mengatakan penggantian pengurus PT Transjakarta untuk penyegaran direksi agar BUMD dapat melayani masyarakat lebih efektif dan efisien.


"Dalam RUPS LB kali ini untuk PT Transportasi Jakarta dilakukan pemberhentian, penggantian dan pengisian pengurus Perseroan baru," ujar Yurianto, Senin (29/10/2018).

Yurianto berharap pergantian ini bisa membuat sinergi yang lebih baik dalam pengintegrasian antar moda berbasis jalan dan berbasis rel.

Selain itu untuk memperkuat sinergi antar BUMD dan menciptakan motivasi para pegawai agar memiliki kinerja lebih baik lagi ke depan.

“Saya berterima kasih kepada pak Budi Kaliwono dalam mengelola PT Transjakarta dari 2016 sampai dengan sekarang. Sehingga, transportasi di Jakarta semakin baik dan terintegrasi," katanya.

"Untuk direksi yang baru, saya harapkan dapat menyelesaikan pekerjaan rumah (PR), seperti pembinaan pegawai dan pengelolaan asset,” tambah Yurianto.

Ia pun berpesan kepada Agung agar PT Transjakarta bisa mewujudkan transportasi yang aman, nyaman serta terjangkau.

Dengan begitu, masyarakat Jakarta dapat melakukan perjalanan secara tepat waktu dan dapat mendukung peningkatan perekonomian Jakarta.

"Selain itu PT Transportasi Jakarta juga dapat melaksanakan penugasan-penugasan yang diberikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang digariskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017 – 2022," kata Yurianto.

Sementara jabatan Agung di PT MRT Jakarta kini digantikan oleh Muhammad Effendi.


"Penyegaran Direksi pada PT MRT Jakarta guna melengkapi pengurus yang sudah ada agar dapat segera menyiapkan diri dalam rangka mengoperasionalkan MRT tepat pada waktunya," kata Yurianto. (KOMPAS.COM/TRIBUNJAKARTA.COM/WARTAKOTA)



Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Diangkat Ahok Dicopot Anies, Pria Ini Sukses Bawa Transjakarta Capai Target 500 Ribu Penumpang, 


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Diangkat Ahok Dicopot Anies Usai Sukses Bawa Transjakarta Capai Target 500 Ribu Penumpang"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.