Bacaan Cerdas! Surat Terbuka buat Prabowo Subianto yang Gagah yang Hendak Calonkan Jadi Presiden 2019

 


Yth Bp. Prabowo Subianto.

Semogalah sepenerima srt ini Bpk dlm keadaan sehat lahir bathin dan berpikir positif utk kebaikan Indonesia yg lg sedikit masuk angin, kt berdoa smg ini bkn angin duduk yg bs membuat jantung stag.

Pak Prabowo yg gagah berani, sbg mantan jendral dan pernah dijuluki the rising star krn karir Bpk moncer saat itu, dibantu dan tidak bs dipungkiri bhw imbas krn Bpk mantu P Harto pastilah menolong semua perjalanan karir Bpk. Ada istilah kawan sy bhw apa saja yg dimaui P Harto hrs jadi, asbak rokokpun kalau mau dijadikan Bupati bisa saat itu, siapa yg bs melawan, ujud bs selesai, partai saja di tritunggalkan, ada Golkar, PDIP dan PPP cuma warna dan logo saja berbeda nmn sejatinya adalah Golkar Kuning, Merah dan Hijau, bhkn kantor Koramil di Jateng saat itu di cat kuning, mujur Tuhan msh baik, Soeharto lengser kl tdk bedera Indonesia bisa Kuning Putih. 

Hiruk pikuk kejadian 98 menyeret nama Bpk sbg Pangkostrad yg dicopot, krn ada isu pengerahan pasukan menuju Jkt dan ditengarai Bpk akan mengkudeta, P Wiranto tanggap, dan Bpk dijinakkan oleh P Sintong, kalau tdk entah apa yg akan terjadi saat itu, trm kasih juga krn Bpk msh belum kesetanan melabrak kondisi yg sdg panas dingin saat itu. Sebagai jendral moncer namun punya catatan atas hilangnya bbrp aktivis yg sll ditepis bhw Bpk tdk tau akan hal itu tapi halayak tdk bs percaya atas tepisan yg menyisakan kecurigaan krn bangsa ini tdk bisa dibuat sulapan dan begitu saja melupakan, bak kata Wiji Tukul, Engkau bs membungkam mulutku tp bukan pikiranku.

P Prabowo yang gagah berani, sepulang Bpk dari Yordania Bpk mendirikan Gerindra, sy msh ingat disetiap provinsi lgsg kelihatan keberadaan partai baru besutan Bpk dgn kenderaan putih double cabin seliweran bak tikus putih yg mendadak hadir, mengejutkan? tidak juga krn siapa tdk kenal Bpk apalagi bau cendana masih memenuhi udara Indonesia, walau tdk sewangi pd zamannya nmn msh menyisakan aroma yg terasa, shg orang msh percaya langitpun bisa dibayar utk turunkan hujan.

Bapak kembali ke negeri ini dgn niat menjadi presiden, upaya ini syah2 saja krn Bpk punya kapasitas dan pantas hanya saja gayanya kurang pas. Bpk dikelilingi orang2 yg tdk punya kapasitas, mrk hanya menjelma sbg manusia buas yg menghisap kekayaan Bpk dan mngkn saja cendana, nmn mereka diuntungkan oleh sikap Bpk yg suka disanjung dan mutung saat dikritik, hal ini menjadi kekurangan Bpk, apalagi skrg Bpk dibandingkan dgn rival Bpk, Jokowi yg low profile dan bersahaja dibanding Bpk yg penuh gaya dgn naik kuda dan membuat istana lengkap dgn perangkat seolah di Hambalang ada istana tandingan dan presiden kelas dua, seperti Farurozhi Gubernur DKI dari FPI yg memaksakan diri jadi tontonan seantero negeri.

Bpk Prabowo yg bijak, km tau sbg rakyat Indonesia yg ingin pemimpinnya bijak bkn pemalak, km tau sakitnya Bpk yg melakukan sujud syukur dlm pilres 2014, sayang Bpk dikerjai teman seatap khususnya PKS yg sll mendua dlm hal kerjasama. Ambisi Bpk utk tampil dan ikut pilpres 2019 akan menjadi ruang tarung dipenghujung usia Bpk yg memasuki usia uzur, walau penampilan Bpk masih syur, tp umur ttp hrs diukur.

Perjalanan utk menapaki ambisi itu tlh Bpk mulai, meletakkan anies pd pilkada DKI sbg test case sdh berhasil, statement Bpk dlm pidato diawal pengusungan anies " kalau mau saya jadi presiden, menangkan anies " sayang perjalanan pilkada Jkt banyak menimbulkan luka menganga, khususnya persoalan agama dan sara yg hrsnya Bpk jaga bkn malah dijadikan bara membakar pikiran beragam dipaksa seragam.

Kemenangan culas dgn bgt banyak energi yg dipaksakan dari mulai pelemahan Ahok dgn isu penistaan agama sampai rmh ibadah sijadikan panggung fitnah sumpah serapah, menang dengan pongah seolah cara biadab itu syah dan bs dijadikan model yg bisa merambah keseantero Indonesia dgn cara yg salah dan parah. Bpk lupa Jkt memang Ibu Kota tp suara pemilih tdk sampai 10% mewakili Indonesia, shg Bpk tdk harus berbunga hati dulu utk bermimpi bhw Jokowi bs dgn mudah dihabisi, jinakkan dulu piaraan Bpk yg selama ini makin liar dgn mulut kasar serta tindakan brutal, bayangkan bunga indah utk kedamaian disasar dan dibakar, alasan apapun dlm tindakan itu tdk bs diterima nalar, Bpk lupa semua tindakan angkara murka akan bermuara kpd Bpk sbg orang yg bersinggahsana menunggu hari dimana Bpk bisa berkuasa, jaya seperti cendana jaman dimana mulut dibungkam, kritik ditekan, sampai vagina Marsinahpun jadi sasaran kebuasan rezim yg menamakan dirinya orde baru, sebuah rezim yg begitu brutal bertopeng kedamaian krn negeri dihidupi oleh hutang luar negeri yg makin tinggi.

Pak Prabowo, panjang cerita bila membahas Bpk dan Cendana, nmn sbg putra bangsa Bpk punya hak utk dipilih sbg presiden bagi yg mau memilih, maaf sy tdk akan memilih Bpk krn style Bpk bkn pilihan kami krn kami sdh punya Jokowi yg bgt merasuk dihati dan sumsum tulang kami, cinta kami tdk bs dibeli dan beralih kelain hati krn org seperti Jokowi adalah jenis manusia berbudi dan berakhlak tinggi, bkn manusia yg suka menunggang kuda dimana kelak kamipun bs dianggap seperti kuda bkn warga negara Indonesia.

Selamat datang pada pilpres yad, smg Bpk bisa lebih tenang sbg penantang tdk berprilaku seperti zaman perang, krn menjadi presiden bkn seperti menjaga kuda dikandang, presiden tdk cukup dgn gaya dan raut muka, presiden hrs bijak hrs mengayomi bkn dikotomi.

# Indonesia memasuki masa transisi antar akhlak sejati dan niat mencuri.

(fb. Iyyas Subiakto)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bacaan Cerdas! Surat Terbuka buat Prabowo Subianto yang Gagah yang Hendak Calonkan Jadi Presiden 2019"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.