Sebut Memahami Asmat Cukup Dengan Membaca, Zaadit Taqwa Kena Skakmatt Adian Napitupulu. Lihat Videonya!


Beritaterheboh.com - Apakah kartu kuning kepada Presiden Jokowi melanggar etika?

Lebih menonjol mana antara unsur dugaan pelanggaran etika dengan substansi aksi dan itikad serta kebebasan berekspresi mengritik kepala negara?

Yang pasti Ketua BEM UI Zaadit Taqwa mendadak menjadi bintang sorotan setelah aksi 'kartu kuning' nya kepada presiden.

Sebagian mendukung aksinya sebagai sebuah ungkapan kritik anak bangsa terhadap presidennya.

Mahasiswa ingin percepatan permasalahan gizi buruk di Asmat, Papua, segera dibereskan!

Tentu itikadnya baik.

Baca juga: 

Sebut Jalan Tol Hanya Dinikmati Oleh Orang Bermobil, Zaadit Taqwa Kena Skakmat Warganet


Sayangnya di sisi lain, tak sedikit melihat ada dugaan pelanggaran etika dari mahasiswa dalam menyampaikan ungkapannya kepada presiden yang notabene simbol kehormatan negara.

Apalagi, di acara Dies Natalis Kampus UI tersebut konon, sudah dialokasikan waktu khusus bagi para aktivis BEM UI untuk bertemu dan ngobrol gayeng dengan presiden.

Lantas mengapa Zaadit Taqwa memilih 'mencuri start' dengan menyodorkan 'kartu kuning'?


Bahkan Zaadit mengatakan bahwa memahami soal Asmat cukup dengan membaca buku dan artikel saja. Pendapat ini pun langsung dikoreksi oleh Adian Napitupulu. Berikut videonya:



Beritaterheboh.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sebut Memahami Asmat Cukup Dengan Membaca, Zaadit Taqwa Kena Skakmatt Adian Napitupulu. Lihat Videonya!"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.