Sebelum Raih Emas ke-29, Hanifan Yudani Kusumah Tiba-tiba Ditampar Pelatih di Sela Laga Asian Games 2018


Beritaterheboh.com - PESILAT asal Indonesia, Hanifan Yudani Kusumah, maju ke final bersama tujuh temannya diajang Asian Games 2018.

Di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Hanifan Yudani Kusumah menyingkirkan Adilan Chemaeng asal Thailand dikelas C 55 - 60 kilogram pria dengan skor 5 - 0 dari lima juri yaitu 32 - 28, 36 - 34, 38 - 31, 39 - 29 dan 34 - 26, Minggu (26/8/2018).

Hanif, sapaan Hanifan Yudani Kusumah, mengaku panik saat pertama kali masuk ke arena sehingga pada ronde pertama pertahananmya sedikit goyang.

Uniknya disela-sela jeda ia menghampiri pelatihnya dan meminta pipinya ditampar agar tidak panik lagi.


"Tadi agak lepas kontrol, panik sedikit. Makanya minta digampar sekeras-kerasnya sama pelatih agar sadar kembali," kata Hanif.

Terlebih ada keluarga yang mendukung di pinggir lapangan membuat semangatnya kembali membara.

"Pokoknya saya selalu lihat mamah terus, jadi ketika saya kendor langsung inget itu ada mamah didepan saya jadi enggak boleh kendor. Insyaallah besok enggak akan terulang lagi. Satu langkah lagi menuju juara, doakan," kata Hanif.

Akan bertemu dengan Vietnam di babak final, Hanifan Yudani Kusumah mengatakan, Vietnam adalah negara yang cukup dipertimbangkan.

Namun Hanif berjanji untuk lebih tenang menghadapi lawannya esok.


"Besok ketemu Vietnam, insyaallah bisa. Dia pernah kalah sama saya sekali dan dia pernah mengalahkan saya juga sekali jadi satu sama. Semoga besok saya bisa lebih apik lagi, lebih tenang lagi, tambah istighfar dan tawakal saja," kata Hanifan Yudani Kusumah

Persiapan besok sudah dipastikan 100 persen. Tak ada evaluasi dari sang pelatih, Hanif hanya dipesan untuk belajar lebih tenang dan jangan panik.


"Pesan dari pelatih paling belajar tenang lagi, jangan pernah panik karena ketika panik akan menghancurkan semuanya. Kalau kata pelatih 'Wedus kamu ya, enggak usah panik-panikan lagi, hajar aja'," kata Hanif.

Ia meminta dukungan dan doa kepada seluruh masyarakat agar bisa lolos dibabak final dan mengharumkan nama bangsa.


'Insyaallah. Masyarakat Indonesia doain ya, mohon doanya semoga saya bisa memberikan yang terbaik di final besok. Saya janji akan berikan kado untuk Indonesia," kata Hanif.

Ada delapan pesilat Indonesia yang terdiri dari lima pria dan tiga wanita melanjutkan perjuangannya merebut medali emas dibabak final Senin 27 Agustus 2018. 

Yaitu Komang Harik Adi Putra, Iqbal Chandra Pratama, Abdul Malik, Aji Bangkit Pamungkas, Hanifan Yudani Kusumah, Wewey Wita, Pipiet Kamelia, dan Sarah Tria Monita. 

Namun ternyata hasilnya tidak sia-sia ditampar pelatih.

Jaid memacu semangat hanif. Medali emas Indonesia bertambah. Pesilat Hanifan Yudani Kusumah berhasil meraih medali emas setelah mengalahkan pesilat Vietnam Nguyen Thai Linh. 

Setelah dinyatakan menang dalam final kelas C (50-55 kg), Hanifan langsung berkeliling sambil membawa bendera Merah Putih. Hanifan kemudian menyambangi area kursi VVIP.

Pesilat Hanifan menyalami dan memeluk Prabowo Subianto, yang merupakan Ketum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dan Presiden Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa (Persilat). Setelah itu, Hanifan bersalaman dengan Jokowi.



Hanifan langsung memeluk secara bersamaan Prabowo dan Jokowi. Tepuk tangan riuh di dalam venue. 


 (Warta Kota.com/detik.com)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sebelum Raih Emas ke-29, Hanifan Yudani Kusumah Tiba-tiba Ditampar Pelatih di Sela Laga Asian Games 2018"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.