Akhir Penipuan Umrah di Banyumas, Uang Jemaah untuk Modal Bisnis Tokek dan Barang Antik hingga Ditangkap di Blitar

Beritaterheboh.com - Belasan calon jemaah umrah menggeruduk sebuah pondok pesantren yang sekaligus merupakan kantor biro perjalanan umra...



Beritaterheboh.com - Belasan calon jemaah umrah menggeruduk sebuah pondok pesantren yang sekaligus merupakan kantor biro perjalanan umrah di Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden, Banyumas, Jawa Tengah.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu (15/12/2019) itu menjadi awal mencuatnya kasus penipuan umrah dengan ratusan korban di Banyumas dan sekitarnya.

Saat digeruduk, pemilik biro perjalanan umrah yang sekaligus adalah pengasuh pondok pesantren menghilang.

Hampir dua pekan, polisi akhirnya menangkap pelaku di Blitar, Jawa Timur.

Berikut rentetan cerita penipuan umrah di Banyumas yang dirangkum oleh Kompas.com:

1. Pemilik biro umrah menghilang
Belasan warga yang menggeruduk pondok pesantren meminta pertanggungjawaban pada pemilik biro umrah.

Pemilik biro umrah adalah pasangan suami istri, NR dan suaminya, RD. Mereka juga mengasuh pondok pesantren.

Saat digeruduk, NR dan RD menghilang. Mereka telah melarikan diri.

Salah satu calon jemaah umrah Suwito mengatakan, telah menyerahkan uang sebesar Rp 50 juta untuk biaya umrah bersama istrinya.

"Dulu mendaftar sebelum puasa, awalnya dijanjikan berangkat bulan puasa, tapi mundur-mundur terus, terakhir tanggal 26 November, tapi batal," kata Suwito.

Ia mengatakan, telah mendaftar sembilan bulan lalu.

Namun pemilik NR dan RD hanya memberikan janji dan tak kunjung memberangkatkan mereka.


2. Korban 127 orang, total kerugian hampir Rp1 miliar
Saat dikonfirmasi, Polresta Banyumas mengaku telah menerima satu laporan dari calon jemaah umrah yang menjadi korban.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Banyumas AKP Agung Yudhiawan laporan tersebut masuk pada Rabu (11/12/2019).

"Baru satu yang membuat laporan," katanya.

Meski demikian, dari penyelidikan polisi, jumlah calon jemaah umrah yang menjadi korban mencapai 127 orang dengan total kerugian hampir Rp1 miliar.

Baca juga: Kasus Penipuan Biro Umrah di Banyumas, Baru 1 yang Melapor hingga Polisi Belum Pastikan Jumlah Korban dan Kerugian

3. Promosi menggiurkan
RD dan NR rupanya memberikan promosi menggiurkan berupa kemudahan pembayaran.

Menurut Kapolresta Banyumas AKBP Whisnu Caraka, mereka memperbolehkan calon jemaah membayar 50 persen biaya.

Dari total 127 calon jemaah umrah, 50 orang telah menyetor uang antara Rp 10 juta hingga Rp 35 juta pada RD dan NR.

"Dia (pelaku) menjanjikan, 50 persen bisa berangkat, makanya berbondong-bondong mendaftar," kata Whisnu.

Polisi terus mendalami keterangan saksi dan mengumpulkan bukti-bukti dari para korban penipuan.


4. Ditetapkan tersangka, polisi buru NR dan RD
Polresta Banyumas akhirnya menetapkan NR sebagai tersangka dalam kasus penipuan umrah di Banyumas.

Penetapan tersebut salah satunya didasarkan pada pengakuan calon jemaah umrah yang menjadi korban.

Sedangkan suami NR, RD menyusul ditetapkan sebagai tersangka setelah berlangsungnya gelar perkara.

Polisi mulai melacak keberadaan keduanya dan melakukan pengejaran.

Baca juga: Penipuan Calon Jemaah Umrah di Banyumas, Polisi Tetapkan 1 Tersangka

5. Ditangkap di Blitar
Sekitar dua pekan setelah menerima laporan korban, polisi menangkap pasangan suami istri NR dan RD.

Dalam hal ini, Polres Banyumas bekerja sama dengan Polres Blitar, Jawa Timur.

Whisnu mengatakan, polisi awalnya mengalami kesulitan melacak mereka sebab ponsel mereka tidak aktif.

"Sehingga kami melacak secara manual. Kami urut dari bawah kemudian terdeteksi di Blitar," katanya.

Usai ditangkap di Blitar, NR dan RD kemudian dibawa oleh Kasat Reskrim Blitar ke Banyumas.

Baca juga: Pasutri Pengasuh Ponpes yang Tipu 127 Calon Jemaah Umrah Ditangkap

6. Uang jemaah digunakan modal bisnis tokek dan barang antik
50 orang calon peserta umrah yang menjadi korban penipuan diketahui telah menyetor Rp 10 juta hingga Rp 35 juta.

Kapolres menerangkan, uang jemaah yang terkumpul, digunakan tersangka untuk modal bisnis.

Keduanya diketahui memiliki bisnis tokek dan barang antik. Namun bisnis tersebut tidak berjalan sesuai rencana.

"Suami (RD) memperkirakan akan mendapat untung besar, sehingga menjanjikan 77 orang umrah gratis, dari situ siapa yang tidak tertarik. Tapi karena bisnis tidak terlaksana, mereka melarikan diri," jelas Whisnu.
Name

ABDUL AZIZ,1,abu tours,10,agus,1,ahmad dhani,62,Ahok,396,ahoker,1,amien rais,4,Anies,16,AniYudhoyono,13,anti virus,1,asian games 2018,2,bahar smith,3,bbm,1,Bela Islam,4,Berita,3429,Berita Islam,14,bom bunuh diri,1,bom medan,12,bom surabaya 13 Mei,29,bpjs,4,corona,278,Daerah,72,data corona,59,debat capres,8,deddy,2,demo,1,demokrat,3,djarot saiful hidayat,21,dki,736,dpr,1,DPR/DPRD,19,Ekonomi,17,enter,1,entertainment,1787,erick tohir,1,fadli zon,42,fahri hamzah,17,farhat,5,first travel,8,FPI,189,ganti presiden,12,garuda,66,gempa bumi,1,gempa palu,6,gerindra,2,Gibran,44,guru honorer,1,habib bahar,1,habib rizieq,4,hatespeech,13,Hukum,239,ILC,17,intermezzo,3,Internasional,207,investasi bodong,2,Iriana Jokowi,4,Isu,1,Jakarta,119,jogja,1,Jokowi,197,jonru,2,Jusuf Kalla,8,Kaesang,49,Kahiyang,9,kampanye akbar Jokowi,1,kasus 22 mei,10,kasus ektp,3,kasus jessica,1,kasus sepakbola,6,kecelakaan,8,keraton agung sejagat,26,Kesehatan,1,Kontroversi,26,korban,1,KPK,1,Kriminal,16,leasing,1,lina sule,82,lion air,62,lucinta luna,71,mafia bola,1,Mario Teguh,3,mata najwa,13,mca,13,menteri susi,10,mudik,1,MUI,12,mulan jameela,1,mustafa nahra,1,najwa,1,nas,1,nasiona,4,Nasional,1018,News,3,Novel Baswedan,19,NU,46,NUSRON WAHID,3,ojol,3,Olahraga,13,Opini,245,PAN,1,papua,1,Partai,15,pdip,1,pemilu2019,1,Pendidikan,8,Peristiwa,44,Pilgub DKI,203,pilgub sumut,1,pilkada,5,pilkada2018,10,pilpres2019,48,PKB,1,pks,10,polit,1,politi,3,Politik,5522,poliyik,1,POLRI,17,prabowo,2,pssi,1,Ragam,70,ratna sarumpaet,103,realcount,2,Revisi UU,1,ridwan kamik,1,ridwan kamil,1,risma,6,s,1,sandiaga uno,11,saracen,1,SBY,39,sejarah,1,sele,1,Seleb,320,serba serbi,1,setnov,2,sidang MK 2019,35,sinovac,2,SJ182,18,sport,1,sunda empire,14,surat ahmad dhani,4,syilviana,2,T,1,telkomsel,1,Teror,9,teroris riau,2,Tips,2,TNI,10,tol cipularang,8,topic netizen,758,tragedi 9 mei 2018,22,tre,1,trending topik,1850,UAS,27,UN,1,Unik,1,vaksin,2,
ltr
item
Berita Heboh: Akhir Penipuan Umrah di Banyumas, Uang Jemaah untuk Modal Bisnis Tokek dan Barang Antik hingga Ditangkap di Blitar
Akhir Penipuan Umrah di Banyumas, Uang Jemaah untuk Modal Bisnis Tokek dan Barang Antik hingga Ditangkap di Blitar
https://1.bp.blogspot.com/-Sy1UJRDS3SE/XgVNcfKd_eI/AAAAAAAAmis/SM73kLP5Cpo6UtMITY5Qgzjp1rcyECZUQCLcBGAsYHQ/s1600/blitar.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-Sy1UJRDS3SE/XgVNcfKd_eI/AAAAAAAAmis/SM73kLP5Cpo6UtMITY5Qgzjp1rcyECZUQCLcBGAsYHQ/s72-c/blitar.jpg
Berita Heboh
http://www.beritaterheboh.com/2019/12/akhir-penipuan-umrah-di-banyumas-uang.html
http://www.beritaterheboh.com/
http://www.beritaterheboh.com/
http://www.beritaterheboh.com/2019/12/akhir-penipuan-umrah-di-banyumas-uang.html
true
5276501411807228324
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content