Mobil Terbakar dan Meledak di SPBU, Ternyata Pengemudi Ngecas HP dan Main Game saat Isi Bensin

Beritaterheboh.com - Mobil terbakar dan meledak di SPBU, ternyata pengemudi ngecas HP dan main game saat isi bensin.

Mobil Daihatsu Sigra warna putih BN 1505 WE terbakar di depan SPBU Jalan Pilang, Desa Dukong, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Jumat (24/1/2020).

Selain terbakar mobil tersebut juga mengeluarkan suara ledakan.


Kejadian tersebut mengakibatkan dua korban terluka.

Dilansir oleh Posbelitung.co, mobil mengalami kerusakan parah akibat terbakar.

Kerusakan tersebut ada di bagian luar mobil maupun di bagian dalam mobil hangus terbakar.

Pegawai SPBU Jalan Pilang, Desa Dukong Junaidi mengatakan, kejadian terjadi sekitar jam 10.45 WIB sesudah mobil mengisi BBM jenis premium sebanyak 40 liter.



Setelah mengisi BBM dan mau keluar dari SPBU mobil tersebut menimbul percikan api.

Saat itu juga langsung terdengar suara dentuman tidak jauh dari stasiun pompa nosel pengisian BBM.

Warga disekitar SPBU langsung menyuruh pengemudi keluar dan langsung mendorong mobil tersebut keluar dari halaman SPBU.

Timbulkan Kemacetan

Satu persatu pengemudi yang lewat berhenti sehingga membuat kemacetan di ruas jalan.

Selain itu juga terlihat anggota Satlantas Polres Belitung melaksanakan pengaturan lalu lintas guna mengurangi kemacetan.

Dari peristiwa kebakaran kendaraan tersebut mengakibatkan pengemudi mobil mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Wakil komandan regu II pemadam kebakaran (Damkar) dan logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung Hairudin mengatakan, pihaknya menurunkan dua armada mobil damkar dan sembilan personel guna memadamkan mobil tersebut.

"Kami mendapat telpon sekitar pukul 11.00 WIB dan langsung berangkat, dua mobil stand by," kata Hairudin.

Menurutnya, dugaan sementara penyebab terbakarnya mobil tersebut akibat korsleting listrik dikabel pengapian mobil sehingga menimbulkan percikan api.

"Tidak ada korban jiwa yang meninggal, tapi pengemudi mobil dibawa kerumah sakit akibat luka bakar," ungkap Hairudin.

Dua Korban Dilarikan Ke Rumah Sakit Berbeda

Dua korban kebakaran mobil di SPBU Jalan Pilang, Jumat (24/1/2020), Ahmad Suntar (21) dan anaknya yang masih balita Askara dilarikan ke rumah sakit yang berbeda.

Ahmad Suntar warga Desa Juru Sebrang, Kecamatan Tanjungpandan, dilarikan ke RSUD Marsidi Judono. Sedangkan anaknya Askara dibawa ke RS Utama.


Kakak ipar korban Ifan (24) mengatakan menurut pengakuan adik iparnya (Ahmad Suntar) mobilnya terbakar dikarenakan korsleting listrik pada pengapian mobil.

Selain itu pada saat mengisi BBM di SPBU anaknya, Askara sedang bermain handphone dengan menonton youtube.

Lanjutnya, sesaat sesudah mengisi BBM dan mau keluar tiba-tiba keluar api dan handphone yang dimainkan anaknya pun panas dan langsung meledak.

"Kami saja terkejut mendapat kabar setelah sholat jumat tadi," kata Ifan (24) kepada Posbelitung.co, Jumat (24/1/2020) sore di RSUD Marsidi Judono.

Ia mengungkapkan, adapun luka bakar yang diderita adik iparnya tersebut di bagian leher, wajah, dan tangan sebelah kanan.

Sedangkan anaknya AP (1) ia tidak tahu pasti sebab disana ada keluarga yang menjaga.

Lebih lanjut, ia mengatakan adik iparnya memang sengaja mengisi BBM untuk jalan-jalan. Adapun mobil tersebut masih terbilang baru dibeli beberapa bulan.

Sementara itu kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Marsidi Judono, dr Gusnur mengatakan, pada saat dibawa ke rumah sakit korban AS (21) sudah mengalami luka dibagian wajah, leher, lengan kanan hampir semuanya, dan lengan kiri sebagian, jadi apabila dihitung secara medis sekitar 19-20 persen luka bakarnya,

"Saat ini pihak rumah sakit sudah melakukan penanganan dan memberikan terapis," kata dr.Gusnur kepada Posbelitung.co, Jumat (24/1/2020).

Ia mengungkapkan, terkait kesembuhan korban pihaknya tidak bisa memprediksi, sebab respon tubuh setiap orang mempunyai perbedaan.


"Diprediksi kemungkinan 2-3 hari, tergantung dokter penanggung jawab pelayanannya, itu juga belum pasti," ungkap d .Gusnur.

Lebih jauh, ia menambahkan adapun obat yang diberikan seperti anti biotik, salep, dan yang terpenting adalah cairan, sebab luka bakar gampang menguap dan menyebabkan dehidrasi pada kulit sehingga mengelupas.

"Jadi apabila tidak diberikan cairan takutnya menimbulkan rasa sakit dan nyeri yang tidak tertahankan," jelas dr Gusnur

Petugas Damkar bersama warga dan babinsa mendorong mobil yang terbakar di depan SPBU Jalan Pilang, Desa Dukong, Jumat (24/1/2020) 
Petugas Damkar bersama warga dan babinsa mendorong mobil yang terbakar di depan SPBU Jalan Pilang, Desa Dukong, Jumat (24/1/2020) (Posbelitung.co/Ferdi Aditiawan)
Penyebab Kebakaran

Mobil Daihatsu Sigra warna putih BN 1505 WE yang terbakar di depan SPBU Jalan Pilang, Desa Dukong, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Jumat (24/1/2020) mengakibatkan dua korban terluka.

Sementara mobil mengalami kerusakan parah akibat terbakar. Baik di bagian luar mobil maupun di bagian dalam mobil hangus terbakar.

"Akibat kejadian ini pengemudi dan anaknya mengalami luka bakar dan dilarikan ke rumah sakit," kata Kapolsek Tanjungpandan AKP Poltak ST Purba.

Untuk mengungkap penyebab kebakaran, Polsek Tanjungpandan sudah memeriksa saksi-saksi yang mengetahui kejadian.

Kemudian polisi juga mengecek rekaman CCTV yang ada di SPBU.

"Tim identifikasi dari Polres Belitung sudah melakukan pemeriksaan terhadap mobil tersebut," ujar Kapolsek Tanjungpandan AKP Poltak S.T Purba.

Poltak ST Purba mengatakan kebakaran mobil tersebut diperkirakan disebabkan oleh korsleting listrik pada pengapian mobil.

Selain itu juga diduga disebabkan oleh pancaran radiasi handphone, karena pada saat mengisi BBM sang anak pengemudi sedang bermain handphone.

Sementara itu untuk total kerugian akibat kebakaran belum bisa dipastikan. Pemilik mobil masih trauma dan belum bisa diambil keterangan.

Korsleting Listrik

Babinsa Desa Dukong Suprianto mengatakan, kejadian kebakaran mobil tersebut terjadi sekitar pukul 10.45 WIB, lalu masyarakat menelpon babinsa sekitar pukul 11.00 WIB.

"Kami dari pihak babinsa langsung menelpon pemadam kebakaran (Damkar) dan pihak kepolisian," kata Suprianto kepada Posbelitung.co, Jumat (24/1/2020)

Menurutnya, kebakaran mobil tersebut diakibatkan oleh korsleting kabel pada mobil sehingga menimbulkan percikan api lantaran pada saat mengisi BBM jenis premium anak sang pengemudi bermain handphone.

"Setelah mau keluar sesudah mengisi BBM, timbul percikan dan langsung didorong masyarakat ke pinggir jalan keluar dari halaman SPBU," ungkap Suprianto. (BangkaPos) 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mobil Terbakar dan Meledak di SPBU, Ternyata Pengemudi Ngecas HP dan Main Game saat Isi Bensin"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.