Prihatin Tenaga Kesehatan Kekurangan APD saat Corona, Leony & Aming Beri Pesan Telak!


Beritaterheboh.com - Pandemi virus corona telah menjadi perhatian masyarakat Indonesia.

Semakin hari, indeks angka terinfeksi makin tinggi.

Hal ini membuat tingkat waspada masyarakat makin meningkat.

Akibatnya, permintaan alat yang bisa memproteksi diri seperti sarung tangan, cairan pembersih, alkohol, hingga masker juga naik.

Padahal, tak semua barang tersebut benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat umum.

Di sisi lain, ada pihak yang lebih membutuhkan alat proteksi diri dalam perang melawan corona ini.

Garda terdepan alias tenaga medis dan kesehatan yang merawat pasien corona secara langsung faktanya lebih membutuhkan alat-alat proteksi tersebut.

Namun sayangnya tenaga kesehatan malah tak mendapatkan Alat Perlindungan Diri (APD) selayaknya.

Minggu (22/3/2020) sore, sudah dilaporkan beberapa tenaga medis mulai tumbang.

Kabar kurangnya APD untuk garda terdepan ini pun membuat Leony dan Aming prihatin.

Awalnya, hal ini disampaikan Leony dalam Instagram Story-nya.

Karena mendapat banyak respon, Leony pun mengunggahnya kembali di feeds. 

"Saya tuh sedih loh baca RS dimana-mana di seluruh daerah minta sumbangan APD

Harusnya gak begini kondisinya..

Sesak nafas rasanya bayangin mereka yang berjuang di garda terdepan virus Covid-19 tapi gak punya perlengkapan sama sekali

Korban tenaga medis udah banyak yang berguguran, sedangkan ini masih masa awal perjuangan…

Sampe kapan krisis Alat Perlindungan Diri buat tenaga kesehatan ini berakhir?

Soalnya serius deh, di online store itu kelihatannya masih banyak lho..

Harganya ampun mahalll…

Serius deh, ini saya pengen tahu jawabannya? Apa yang harus dilakukan biar APD kembali normal gak krisis kaya sekarang??

Saya stress sendiri lihat kondisi sekarang ini, tapi gak bisa berbuat banyak kecuali bantu menyebarkan awarness untuk TIDAK USAH BELI YANG TIDAK KITA PERLU!" tulis Leony dalam unggahannya tersebut.


Menindaklanjuti unggahannya, Leony memberi 4 pesan tegas untuk masyarakat Indonesia.

"Ini hanya sedikit cerita dari banyaknya kisah perjuangan teman-teman tenaga kesehatan yg kesulitan mendapatkan APD (Alat Perlindungan Diri)

Kita sebagai masyarakat gak bisa berbuat banyak.. yang bisa kita lakukan :

1. Stop MEMBELI perlengkapan medis yang TIDAK KITA BUTUHKAN

2. Bantu memberi tahu kalo ada kenalan kita yg menjual ato membeli APD berlebihan, Rapid Test, dll. Mungkin mereka belum tau.

3. Bantu menyebarkan awareness di sekitar kita bahwa Covid19 ini NO JOKE, THIS IS SERIOUS DUDE!

4. dan terakhir, plis YANG BISA stay di rumah aja, plis plis plis di rumah aja ..
Karena banyak yang harus tetep bekerja di luar rumah demi kelangsungan hidup keluarganya, jadi dengan #dirumahaja kamu uda berkontribusi menekan penyebaran virus corona..

#FlattenTheCurve itu penting banget biar gak terjadi lonjakan pasien yang menyebabkan sistem kesehatan bisa collapse

THIS TOO SHALL PASS! WE CAN DO IT! #katalele," tulis Leony di kolom caption.

"Mulai lihat banyak yang jual dan beli medical latex gloves… Alcohol swabs, dll (emoji)

Heyyy, kalian tuh yaaa.. Yang butuh medical gloves itu para tenaga kesehatan.. Bukan buat kalian pake belanja ke supermarket!

Alcohol swabs tuh buat jarum suntik, bukan buat bersihin HP kalian… Apalagi lap meja (emoji)

Please, please, please, jangan bikin tenaga kesehatan kita makin kekurangan APD (Alat Pelindung Diri)!!!"


Ini capture dari IG Story saya yg paling banyak responnya..

Sebenernya tadinya gak mau bahas ini karena bukan ranah saya, jadi saya takut salah ngomong. Tapi saya uda gerah liat kondisinya.

Ok, skr saya mau nanya aja ya karena beneran gak paham.. Kenapa APD sampe Rapid Test buat tes Covid19 bisa beredar luas dimana2 ? Dijual berkali2 lipat harganya, barangnya ada dimana2 tapi para petugas RS semua kekurangan APD?

Baru liat story kak @melaniesubono dia mau swab test aja karena uda ODP gak dibolehin RS, sampe akhirnya RSnya bilang kalo mereka kehabisan alat tes

Tapi ini di WA group ato online-online bisa beli alat Rapid Test sendiri?

Dan ini kondisi RS di Jakarta, trus yg di daerah2 gimana???

Ok, banyak yg galang dana untuk bantu beli APD bagi para tenaga kesehatan (salut buat solidaritas masyarakat) tapi pertanyaan besarnya,

KENAPA SAMPE APD AJA HARUS MASYARAKAT YG DONASI? itu kan bukan solusi?

Bukannya harusnya negara punya anggaran untuk situasi lg bencana kaya gini? Bukannya banyak dana-dana yg belum dibutuhkan sekarang bisa di alokasikan ke kebutuhan urgent saat ini?

Saya bertanya loh ya ini.. karena saya gak ngerti soal anggaran, soal pemerintah, apalagi soal politik..

Saya sebagai masyarakat awam mencoba mencari jawaban knp situasinya sampe begini?

Yang pasti, sekarang sebagai masyarakat yang bisa kita lakukan adalah "JANGAN BELI YANG TIDAK KITA BUTUHKAN, APALAGI SAMPAI MENIMBUN YANG TIDAK KITA BUTUHKAN" #katalele

#MedisperluAPD #jangantimbunAPD #kendalikanHargaAPD #pastikanAPDtersedia #APDjanganlangka

Unggahan Leony ini juga disetujui oleh Aming.

Aming menebarkan pesan dan imbauan yang sama di Instagramnya.


Well, selain tak menimbun makanan, masker, dan hand sanitizer, kita tentunya juga harus bijak dalam situasi genting seperti ini.

Melindungi diri dan waspada tentunya sangat penting, namun jangan sampai menjadi pribadi egois.

Tak perlu membeli hal yang tak diperlukan karena ada yang lebih membutuhkannya di luar sana.

Untuk perlindungan diri sehari-hari, kita perlu mencuci tangan sering-sering dengan sabun. 

Selain itu, jangan lupa social disctancing dan tetaplah di rumah untuk kamu yang tak perlu bekerja di luar. (TribunStyle.com/ Suli Hanna)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Prihatin Tenaga Kesehatan Kekurangan APD saat Corona, Leony & Aming Beri Pesan Telak!"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.