Ungkap Modus Investasi Bodong Ticketing di Bogor, Korban Rugi Ratusan Juta hingga 9,7 Miliar Rupiah


Hj Lili saat mendatangi mapolresta bogor kota. (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)


Beritaterheboh.com - Hj Lili warga Jakarta yang juga menjadi korban dugaan penipuan investasi bodong investasi ticketing ikut mendatangi kantor Mapolresta Bogor Kota.

Hj Llili jadi korban penipuan investasi bodong yang dilakukan oleh RM.

Kedatangannya bersama dengan beberapa korban lainnya untuk memastikan informasi bahwa RM sudah diamankan di Polresta Bogor Kota.


Hj Lili mengatakan bahwa awal mula dirinya kenal dengan RM melalui jaring sosial Facebook

"Kenal di facebook, saya kan di facebook aktif share share kegiatan sosial, dia masuk dari situ, waktu itu dia ikut kedalam kegiatan sosial, jadi dia yang mendekatkan diri," katanya Kamis (28/11/2019) di Mako Polresta Bogor Kota.

Sejak saat itu RM pun intens mengikuti kegiatan sosial, bahkan RM pun intens melakukan komunikasi dengan Hj Lili menggunakan WhatsApp.

Setelah persahabatan dan kedekatan mulai terjalin, RM pun sering menceritakan keluh kesahnya kepada lili.

"Kenal di fb dia selalu cerita yang sedih sedih, yang kasihan, jadi modusnya keluh kesah gitu, dia seperti berusaha mencari simpatik makanya kita sebagai teman membantu teman kita fikir gitu," katanya.

Setelah itu RM pun mulai menawarkan investasi ticketing.

Investasi ticketing tersebut merupakan investasi ticket kunjungan keluar negeri dari beberapa instansi pemerintahan.

Namun setelah berinvestasi hingga Rp300 juta, keuntungan pun tak pernah didapat.

Hj Lili pun kemudian berinisiatif melaporkan RM ke Polda Metro.

"Iya saya inisiatif melaporkan, dan pas saya buat konferensipers juga banyak teman yang bilang dia (RM) itu begini begini pernah begini," ujarnya.

Saat ini pun Ia tak berharap uangnya kembali, namun Ia ingin RM menerima proses hukum dari perbuatannya.

"Saya pikir ini harus berhenti saya tidak berfikir lagi uang saya harus kembali tapi dia dapat ganjaran," katanya.

Hal yang sama juga dialami Korban penipuan investasi bodong investasi ticketing, Roosman Koeshendarto menceritakan awal mula dirinya tergiur dengan investasi yang ditawarkan RM tersangka kasus penipuan yang sudah diamankan oleh Satreskrim Polresta Bogor Kota.

Roosman Koeshebdarto mengatakan bahwa awal mula dirinya mengebal RM ketika dikenalkan oleh saudaranya.

Ketika itu kata Roosman Koeshendarto saudaranya sudah lebih dulu mengenal RM.

Saat itu RM pun mulai membujuk dan mengiming-imingi dirinya untuk melakukan investasi.

Alih-alih menawarkan keuntungan, namun RM malah terus membujuk agar keuntungan tersebut kembali diinvestasikan.

"Saudara saya melepaskan perjanjiannya diakhir ternyata ketawan pada saat dana berlipat menggulung ketika ada provit malah ditawarkan lagi kemudian ada provit ditawarkan lagi hingga dana itu menggulung pembayaran mulai terhambat," katanya.

Korban pun kemudian mencari tau tentang RM dan biro perjalanan yang sering-sering disebut RM sebagai tempatnya bekerja

"kemudian kita mencari tau bisnis ini benar atau tidak terus saya berbagi tugas dengan saudara saya mencari tau ke biro biro ternyata tidak ada nama RM sebagai karyawan atau agen, jadi memang modusnya dari awal penipuan," katanya.

Bahkan untuk melancarkan modusnya RM mengaku sudah mendapatkan kerjasama tiket dengan perjalanan keluar negeri dari berbagai koperasi di Jakarta dan di Skk Migas.

Roosman Koeshendarto menceritakan bahwa nilai investasinya saat ini mencapai sekitar Rp9,7 miliar.

"Iya kita anggap bisa percaya karena dia mengaku berhasil dengan kerjasama tiketing dia, biro agen dia mendapat kontrak dari koperasi di jakarta dari skk migas dan lainnya," katanya.

Sementara itu tim Kuasa Hukum korban Khusnul Naim mengatakan bahwa kedatangan kliennya ke Mapolresta Bogor Kota untuk memastikan proses hukum dugaan kasus penipuan yang sudah dilaporkan pada November 2018 lalu.

"Kita dapat informasi ditahan (Tersangka) oleh pihak polresta, tentu kita sounding ternyata memang betul, jadi kita apresiasi kepada Kapolresta karena penanganan perkara yang kita laporkan pada 2018 sudah ditangani dengan baik," katanya saat ditemui di kantor Polresta Bogor Kota.

Tak hanya itu kedatangan para korban juga untuk mensuport dan mengawal kasus tersebut.

Karena menurutnya tindak pidana yang dilakukan tidak hanya penipuan melainkan juha kasus tindak pidana pencucian uang

"Harapan kami sebagai kuasa hukum terlapor tetap ingin memberikan suport kepada pihak Polresta Bogor Kota agar tetap melakukan proses Tppu-nya (tindak pidana pencucian uang) karena perkara ini kan korbannya tidak sedikit mencapai miliaran bahkan ratusan miliaran rupiah hingga pada saat ini kami sebagai kuasa hukum mengapresiasikan kepada polresta Bogor Kota dan kedua kita tetap mensuport dan mengawal," katanya.(Tribunnnewsbogor.com)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ungkap Modus Investasi Bodong Ticketing di Bogor, Korban Rugi Ratusan Juta hingga 9,7 Miliar Rupiah"

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.